Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Paparan PUblik PT Victoria Insurance TBK
Jumat, 11-06-2021 - 20:00:00 WIB 👁 15003
SERGAPONLINE.COM JAKARTA - PT Victoria Insurance Tbk. (“Perseroanâ€) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Public Expose yang dilaksanakan di Graha BIP - Jakarta. Sejumlah agenda penting dibahas pada RUPST Persaroan yang antara lain membahas mengenai persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan tahun 2020 termasuk Laporan Pengawasan Dewan Komisaris, penetapan laba bersih tahun buku 2020 Jumat (11/6/21).
Pengesahan Laporan Realisasi Penggunaan Dana hasil penawaran umum Perseroan, pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris dan Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan untuk menetapkan honorarium & tunjangan anggota Dewan Komisaris & Direksi Perseroan, pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik untuk laporan keuangan tahun 2021 serta menentukan besarnya honorarium Akuntan Publik dan Perubahan dan Pemyataan kembali Anggaran Dasar Perseroan sehubungan Ketentuan POJK Nomor 15/POJK.04/2020, POJK Nomor 16/POJK.04/2020, dan peraturan terkait lainnya.
Selain itu, Perseroan juga menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan yang dilaksanakan setelah penyelenggaraan RUPST Perseroan. Pada Paparan Publik dimaksud, Perseroan memaparkan kinerja Perseroan selama tahun buku 2020.
Sekilas PT Victoria Insurance Tbk
Perseroan berkedudukan di Jakarta, menyediakan jasa asuransi umum, baik program standar maupun
khusus termasuk yang meliputi asuransi kebakaran, asuransi pengangkutan barang, asuransi rangka, asuransi kendaraan bermotor, asuransi alat berat, asuransi rekayasa, asuransi tanggung gugat, asuransi uang, asuransi kebongkaran, asuransi kecelakaan diri dan surety bond kepada pelanggan baik perorangan maupun badan hukum.
Pada tahun 2020 Aset Perusahaan bertumbuh sebesar 3.34 % menjadi sebesar Rp. 322.34 milyar dari tahun 2019 sebesar Rp. 284.17 milliar. Liabilitas perusahaan mengalami kenaikan sebesar 29,26 % dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 138,10 milyar, hal ini karena adanya hutang reasuransi yang jatuh tempo di bulan desember 2020. Modal tahun 2020 mengalami penurunan sebesar — 5,36 % menjadi sebesar Rp. 184,25 milyar dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 186,33 milyar, hal ini dikarenakan adanya pembayaran Dividen untuk tahun buku 2019, sebesar Rp. 13,87 milyar.
Perolehan laba tahun 2021 sebesar Rp. 6.21 miliar, turun sebesar (Rp. 15.59 miliar) atau - 71,51 4 dari tahun 2019 sebesar Rp. 21,81 Milliar.
Hal ini dikarenakan ada nya penurunan Suku bunga investasi dan adanya penurunan hasil Underwriting, yang disebabkan oleh ada nya akumulasi Klaim banjir pada awal tahun 2020 dan anomali
klaim dari risiko - risiko yang relatif rendah yang mengakibatkan besarnya klaim retensi sendiri. (AGS)
Komentar Anda :