Wakil Bupati Bengkalis Panen Raya Ubi di Desa Pambang Baru
Rabu, 02-06-2021 - 07:29:28 WIB 👁 24970

TERKAIT:
 
  • Wakil Bupati Bengkalis Panen Raya Ubi di Desa Pambang Baru
  •  

    SERGAPONLINE.COMBENGKALIS - Untuk mendorong ekonomi masyarakat dari hasil tani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melakukan panen raya ubi bersama kelompok tani Pambang Maju di Dusun Mandiri Jaya Desa Pambang Baru Kecamatan Bantan, Selasa, (01/06/21).

    Bupati Kasmarni yang diwakili Wabup Bagus Santoso dalam kesempatan tersebut mendorong masyarakat untuk mencintai kembali profesi bertani agar perekonomian masyarakat lebih baik lagi.

    “Bertani bukanlah persoalan kita ini pakai dasi atau tidak. Tapi bertani adalah mulia. Kita mengetahui rata-rata kita semuanya adalah anak petani maka ayo menjadi petani-petani yang hebat, disinilah peran pemerintah mesti hadir, membina dan membantu” ajak Wabup.

    Dikatakan Wabup sesuai Visi dan Misi Pemkab Bengkalis memiliki perhatian yang serius terhadap para petani. Hal itu tertuang dalam salah satu Visi pasangan Kasmarni Bagus Santoso (KBS) yakni pemberdayaan potensi daerah, yang didalamnya adalah pemberdayaan para petani.

    “Pasangan Kasmarni Bagus Santoso komitmen sebagaimana pada visi ke-8 yakni memberdayakan potensi yang dimilikibdaerah. Potensinya ternyata kembali lagi ke tanah menggarap pertanian. Tanam-tanam ubi kayu, jagung, cabe, talas, pisang dan lainnya. Covid ini ternyata yang menjadikan kita tertahan disini dan akhirnya membuat kreatif, ada yang nanam ubi, ada yang memelihara lebah madu, ada yang ternak dan lain sebagainya,” ucap Bagus Santoso.

    Lanjut Wabup inilah salah satu hikmah dari Covid dan berharap ada keberkahan dari tangan-tangan dingin petani yang memang selain hobi sekaligus menghargai tanah menjadi sumber kehidupan.

    "Kami sangat apresiasi kepada kelompok tani Pambang Maju dimana telah menjadi contoh bertani yang baik bagi masyarakat Negeri Junjungan ini agar memfaat kan lahan kosong untuk berkebun ,"ungkap Wabup lagi.

    Menjadi perhatian bersama, rata rata masyarakat di pulau Bengkalis terutama di pesisir utara selama ini banyak yang menggantungkan pekerjaan ke negeri jiran Malaysia. Namun sejak pàndemi Covid praktis terhenti. Maka mari tetap semangat kita garap kebun dan pekarangan kita dengan bercocok tanam sesuai dengan potensi desa masing masing.

    “Saya pribadi dan pemerintah Kabupaten Bengkalis mengapresiasi setinggi-tingginya apa yang sudah dibuat terobosan oleh kelompok tani. Membuat orang lain termotivasi sehingga akan menular ke tempat lain,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Pambang Baru Edi Zakri meminta petunjuk dan arahan dari Pemkab Bengkalis agar kelompok tani Pambang Baru bisa berkembang.

    “Kita memohon kepada pemerintah untuk hajat dan meningkatnya apa yang diusahakan petani, kelompok-kelompok pertanian itu kedepan bagaimana dengan waktu yang singkat, bisa menghasilkan dalam jumlah besar,”ungkap Kades.

    Kedepan harapan Kades Pambang Baru petani bisa menjadi suatu pekerjaan yang menghasilkan pendapatan yang signifikan dengan adanya bimbingan dari pemerintah.

    “Kelompok tani yang hari ini ada panen raya mengajak kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat agar patani berkembang di masa-masa yang datang,” harapnya.

    Sementara itu Wakil Ketua II DRPD Kabupaten Bengkalis Sofyan turut memberikan dukungan untuk menjadikan para petani di Negeri Junjungan unggul dibantu dengan teknologi terkini.

    “Kearifan lokal yang baik sudah ada, tinggal bagaimana memodifikasi dengan teknologi terkini. Kita dorong bagaimana bersama-sama kita bisa mewujudkan langsung ini dan jelaskan apa yang menjadi harapan para petani,” ucap Sofyan.

    Guna mendorong masyarakat untuk bertani, dalam kesempatan tersebut Pemkab Bengkalis menyerahkan bibit jagung dan talas meksiko secara simbolis kepada Kades dan kelompok tani.

    Dikatakan mantan Wakil Ketua DPRD ini, sebelumnya Pemkab Bengkalis telah memberikan contoh dengan menanam 22.000 batang talas meksiko yang ada di tanah pertanian bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan.

    “Saya yakin cocok ini jangankan untuk ekspor untuk konsumsi kita sendiri aja masih kekurangan.Walaupun mengambil bibitnya jauh tapi setelah 4 bulan akan tumbuh anakan dan 8 bulan sudah panen. Nanti kita secara serius akan kita kerjakan buat program kegiatan bagaimana kelompok-kelompok tani menanam jagung yang kita tahu harga jagung sampai Rp8.000,” terangnya.

    Terahir, Wabup turut memberikan ilmu yang didapat dari pengusaha pupuk terbesar di Indonesia, Saputra kepada para petani.

    “Untuk menjadi petani ada tiga faktor. Pertama adalah bibit yang teruji adalah yang sudah beradaptasi di lingkungan kita. Dan jika sudah tiga kali di adaptasikan maka sudah mapan. Kedua adalah lahan, kita diberikan lahan yang sangat subur namun kita yang berada di tanah gambut terkendala tidak adanya alat berat dan ketiga adalah nutrisi, yaitu pupuk tadi,” tutur Bagus Santoso.(fa)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
  • Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
  • Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
  • Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
    03 Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
    04 Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
    05 Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
    06 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    07 Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Tegaskan Komitmen Dukung Peran Ulama Dalam Menjaga Stabilitas Daerah
    08 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    09 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    10 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    11 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    12 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    13 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    14 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    15 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    16 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    17 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    18 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    19 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    20 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    21 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    22 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com