Wabuk Bengkalis Datangi Pakar Madu Dari Magelang
Minggu, 04-04-2021 - 15:52:46 WIB 👁 28200

TERKAIT:
 
  • Wabuk Bengkalis Datangi Pakar Madu Dari Magelang
  •  

    SERGAPONLINE.COM BENGKALIS - Pemkab Bengkalis berkomitmen melakukan pembinaan dan pelatihan-pelatihan kepada pelaku usaha.

    Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendorong para pelaku usaha di sektor pertanian serta berbagai sektor lainnya untuk terus mengembangkan usahanya.

    Seperti yang terlihat pada panen usaha budi daya madu lebah di Desa Kembung Luar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Sabtu kemaren (03/04/21), Pemkab Bengkalis langsung mendatangkan pakar madu lebah dari Magelang Jawa Tengah dan juga menghadirkan pengusaha asal Pekanbaru yang sukses membudidaya madu lebah di sejumlah lokasi di Provinsi Riau.

    “Sengaja kita datangkan pakar madu lebah dari Magelang Jawa Tengah, mbah Hadi Utomo untuk mentransfer ilmunya kepada para pembudidaya madu lebah yang ada di Kabupaten Bengkalis,” kata Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso yang turun langsung pada panen tersebut

    Selain Hadi Utomo, H Agus, pengusaha sukses asal Pekanbaru yang juga diundang oleh orang nomor dua Negeri Junjungan itu tujuannya adalah untuk memotivasi para peternak lebah madu agar lebih semangat dalam menjalankan usaha merekam

    ”Mas Agus ini pengusaha sukses dari Pekanbaru. Tentunya kita berharap ada kerjasama yang bisa kita tindaklanjuti dengan orang-orang ‘kuat’ seperti mas Agus ini, karena kita tidak bisa selamanya mengandalkan APBD kita,” ucap Wabup

    H. Bagus melihat potensi budidaya madu lebah yang sangat luar biasa di Kabupaten Bengkalis terutama di Kembung Luar, dirinya berharap budidaya madu lebah tetap dipertahankan dan dijaga kelestariannya.

    "Untuk para peternak lebah madu harus menjaga keaslian kandungan madunya. Jangan dicampur dengan unsur lain karena berbahaya bagi kesehatan konsumen, juga akan menjejaskan nilai jual,”ungkapnya

    Karena potensinya yang luar biasa, mantan wartawan yang juga membudidaya lebah madu jenis Mellifera di sejumlah lokasi di Provinsi Riau ini, bertekad menjadikan Bengkalis sebagai penghasi madu terbesar di Riau bahkan di Indonsia.

    “Di Jawa sana lebah madu baru bisa dibudidaya ketika musim tanam jagung, tebu dan lainnya, sementara di daerah kita bile-bile mase bisa budidaya dan panen madu, karena sumber makanan lebah yang melimpah. Mari jadikan Bengkalis sebagai produsen terbesar di Riau bahkan di Indonesia,” ucap Bagus dengan logat melayu

    Diakui, nilai ekonomi madu saat ini sangat menjanjikan, bahkan menurut Subari, Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat (PKS) Provinsi Riau, keuntungan jual madu tiga kali lipat dari hasil karet.

    ”Potensinya luar biasa, apalagi nanti kita kombinasikan dengan sentuhan-sentuhan teknologi atau cara modern, insyaallah hasilnya akan bertambah baik,” ungkap Bagus Santoso.

    Sependapat dengan wakil bupati, pakar lebah madu asal Magelang, Hadi Utomo mengakui potensi budidaya di Desa Kembung Luar cukup bagus dan harus tetap dipertahankan. Alasannya kata mbah Hadi, sumber daya alam sebagai sumber pakan bagi lebah melimpah, selaim itu madu yang dihasilkan juga cukup berkualitas.

    “Budidaya sesuai kearifan lokal yang dilakukan selama ini tetap kita pertahankan, jangan pernah dirubah, kita sangat hormati itu dan tidak akan merubah pola yang sudah ada. Saya hanya sharing dengan pengalaman dan ilmu yang ada,” kata Hadi Utomo.

    Melalui beberapa teknik yang disampaikan, mulai dari pembuatan rumah lebah dengan frem dan cara panen serta teknik mentiriskan madunya, mbah Hadi yakin panen bisa dilakukan lebih sering dibanding dengan yang ada saat ini.

    Zaidir, salah seorang pemilik budidaya madu lebah di Desa Kembung Luar mengatakan, budidaya lebah madu yang dilakukan selama ini cukup sederhana dan tradisional, dengan masa panen setahun sekali,

    “Kami hanya menggunakan tong-tong kecil tanpa frem untuk sarang lebah. Memang kalau menggunakan frem bisa panen berkali-kali tapi kami tak punya modal,” ungkap Zaidir.

    Kelompok budidaya madu di Kembung Luar berharap bantuan Pemkab Bengkalis terutama untuk pembuatan tong-tong lebah dengan frem serta alat untuk mentiriskan madu.

    Usai panen madu lebah di Kembung Luar, wabup Bagus Santoso bersama rombongan langsung nyeberang ke Desa Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana. Masih di misi yang sama, kali ini rombongan wabup menjajaki potens budidaya lebah madu jenis Mellifera di lokasi perusahaan akasia milik PT Sakato Pratama Makmur (PT SPM).

    Didampingi pejabat PT SPM, wabup bersama mbah Hadi dan rombongan berkeliling di areal perusahaan mencari lokasi yang pas untuk budidaya lebah madu,”Potensi di areal perkebunan ini juga luar biasa, ada mangium (akasia) dan pohon sawit sebagai sumber utama makanan lebah madu,” ucap Hadi Utomo.(fa)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
  • Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
  • Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
  • Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Dirlantas Polda Sumbar Tegaskan Semangat "Polantas Menyapa", Personel PJR Sigap Bantu Pengendara Mogok
    03 Libur Sekolah Berakhir, Ditlantas Polda Riau Siaga Penuh Amankan Arus Lalu Lintas
    04 Polantas Sapa Warga di Car Free Day, Ditlantas Polda Riau Gaungkan Budaya Tertib Berlalu Lintas
    05 Dalami Temuan BPK dan Laporan Masyarakat, Polda Sumbar Selidiki Dugaan Korupsi PLTU Ombilin
    06 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    07 Hadiri Musda MUI, Polda Sumbar Tegaskan Komitmen Dukung Peran Ulama Dalam Menjaga Stabilitas Daerah
    08 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    09 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    10 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    11 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    12 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    13 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    14 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    15 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    16 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    17 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    18 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    19 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    20 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    21 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    22 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com