Plh Kadisperindag Inhil Klaim Harga Kelapa Mulai Membaik
Selasa, 26-06-2018 - 21:22:28 WIB 👁 18121

TERKAIT:
 
  • Plh Kadisperindag Inhil Klaim Harga Kelapa Mulai Membaik
  •  

    SERGAPONLINE.COM INHIL- Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) Kabupaten INHIL,  RIAUKontraS.com - Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisperindag) Kabupaten Inhil, Azwar mengklaim harga kelapa di beberapa kawasan mulai membaik dengan adanya kenaikan, Selasa (26/6/2018) petang.

    Diketahui, harga kelapa saat ini sudah menyentuh level Rp. 1000 hingga Rp 1600 per butirnya setelah sebelumnya hanya berada pada kisaran Rp 600 sampai Rp 800 per butir.

    Di Kecamatan Reteh, dikatakan Azwar, salah seorang petani disana mengaku menjual kelapa dengan harga Rp. 1100. Sedangkan, dari informasi yang diterimanya, Kecamatan Batang Tuaka seorang pengumpul kelapa mengaku membeli kelapa dari petani dengan harga Rp. 1300.

    Untuk Kecamatan Enok, Azwar mengatakan, harga jual kelapa di tingkat petani berada pada level Rp 1200. Begitu pula oengambilan yang dilakukan oleh PT Pulau Sambu Guntung.

    "Harga Kelapa hari ini memang sudah naik. Kenaikan pun bervariasi. Kita akan pantau terus, semoga akan terus naik hingga mencapai level stabil," tukas Azwar saat dikonfirmasi.

    Azwar menuturkan, kenaikan harga terjadi karena dampak penawaran komoditas kelapa cenderung menurun pasca lebaran Idul Fitri. Sebab, di momen lebaran, masyarakat petani berbondong - bondong menjual hasil panen kelapanya dengan tingkat permintaan industri pengolahan kelapa yang tetap.

    Selain itu, dikatakan Azwar, kenaikan harga kelapa ini juga terjadi karena kepercayaan dari para pelaku usaha dalam momen Pilkada Serentak dan kembali masuknya Bupati Inhil, HM Wardan pasca cuti kampanye.

    "Hal ini lumrah terjadi dalam setiap penyelenggaraan pesta demokrasi bahkan dalam skala yang lebih besar Indonesia. Setiap ajang Pemilu ataupun Pilkada, harga - harga akan cenderung naik, tidak terkecuali harga kelapa di Inhil," Jelas Azwar.

    Yang paling konkret, dikatakan Azwar, kembali masuknya Bupati Inhil, HM Wardan pasca cuti kampanye memberikan respons positif di kalangan pengusaha kelapa dan pengumpul atau toke untuk kemudian membeli kelapa dengan harga yang lebih manusiawi.

    "Sebelumnya, sejak Beliau (HM Wardan, red) cuti. Tepatnya pada media Februari lalu, harga kelapa mulai turun dan akhirnya terjun bebas sebelum masuk Ramadhan. Tapi, Alhamdulillah, baru saja beliau masuk, harga sudah kembali naik," katanya.

    Selanjutnya, Azwar meyakini, harga kelapa akan kembali naik, jika Pilkada Serentak terselenggara dengan sukses dan lancar sebagaimana pengalaman, baik di Inhil sendiri maupun dari daerah - daerah lainnya di Indonesia.

    "Semoga pasca Pilkada, harga kelapa akan kembali naik dan mampu mencapai stabilitas harga karena kasihan masyarakat petani kita dengan anjloknya harga kelapa beberapa bulan ini," tandas Azwar.
    (Adv/San)

    , Azwar mengklaim harga kelapa di beberapa kawasan mulai membaik dengan adanya kenaikan, Selasa (26/6/2018) petang.

    Diketahui, harga kelapa saat ini sudah menyentuh level Rp. 1000 hingga Rp 1600 per butirnya setelah sebelumnya hanya berada pada kisaran Rp 600 sampai Rp 800 per butir.

    Di Kecamatan Reteh, dikatakan Azwar, salah seorang petani disana mengaku menjual kelapa dengan harga Rp. 1100. Sedangkan, dari informasi yang diterimanya, Kecamatan Batang Tuaka seorang pengumpul kelapa mengaku membeli kelapa dari petani dengan harga Rp. 1300.

    Untuk Kecamatan Enok, Azwar mengatakan, harga jual kelapa di tingkat petani berada pada level Rp 1200. Begitu pula oengambilan yang dilakukan oleh PT Pulau Sambu Guntung.

    "Harga Kelapa hari ini memang sudah naik. Kenaikan pun bervariasi. Kita akan pantau terus, semoga akan terus naik hingga mencapai level stabil," tukas Azwar saat dikonfirmasi.

    Azwar menuturkan, kenaikan harga terjadi karena dampak penawaran komoditas kelapa cenderung menurun pasca lebaran Idul Fitri. Sebab, di momen lebaran, masyarakat petani berbondong - bondong menjual hasil panen kelapanya dengan tingkat permintaan industri pengolahan kelapa yang tetap.

    Selain itu, dikatakan Azwar, kenaikan harga kelapa ini juga terjadi karena kepercayaan dari para pelaku usaha dalam momen Pilkada Serentak dan kembali masuknya Bupati Inhil, HM Wardan pasca cuti kampanye.

    "Hal ini lumrah terjadi dalam setiap penyelenggaraan pesta demokrasi bahkan dalam skala yang lebih besar Indonesia. Setiap ajang Pemilu ataupun Pilkada, harga - harga akan cenderung naik, tidak terkecuali harga kelapa di Inhil," Jelas Azwar.

    Yang paling konkret, dikatakan Azwar, kembali masuknya Bupati Inhil, HM Wardan pasca cuti kampanye memberikan respons positif di kalangan pengusaha kelapa dan pengumpul atau toke untuk kemudian membeli kelapa dengan harga yang lebih manusiawi.

    "Sebelumnya, sejak Beliau (HM Wardan, red) cuti. Tepatnya pada media Februari lalu, harga kelapa mulai turun dan akhirnya terjun bebas sebelum masuk Ramadhan. Tapi, Alhamdulillah, baru saja beliau masuk, harga sudah kembali naik," katanya.

    Selanjutnya, Azwar meyakini, harga kelapa akan kembali naik, jika Pilkada Serentak terselenggara dengan sukses dan lancar sebagaimana pengalaman, baik di Inhil sendiri maupun dari daerah - daerah lainnya di Indonesia.

    "Semoga pasca Pilkada, harga kelapa akan kembali naik dan mampu mencapai stabilitas harga karena kasihan masyarakat petani kita dengan anjloknya harga kelapa beberapa bulan ini," tandas Azwar.
    (Adv)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  • Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
  • Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    03 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    04 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    05 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    06 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    07 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    08 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    09 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    10 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    11 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    12 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    13 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    14 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    15 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    16 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    17 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    18 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    19 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    20 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    21 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    22 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com