Terkait Aksi Demonstrasi Yang Menghebohkan, Hambali Angkat Bicara
Selasa, 17-07-2018 - 15:44:31 WIB ð 22190
SERGAPONLINE.COM KAMPAR-Kabupaten Kampar memanas dan dihebohkan dengan bentroknya para aksi demonstrasi yang memperjuangkan hak-hak para RTK dengan petugas keamanan Kantor Bupati Kampar.
Berdasarkakan video yang beredar di Media Sosial, Senin (16/7/2018), tampak Satpol PP Kampar ââ¬Ëmembabi butaââ¬â¢ menghalau massa demonstrasi.
Didapatkan kabar, akibat dari kejadian dan peristiwa tersebut, 2 orang demonstran dilarikan ke RSUD Bangkinang karena pingsan.
Pemberitaan yang beredar, Petugas Satpol PP disebut telah menganiaya para massa aksi dengan menendang dan menginjak-injak massa.
Kepada nusapos.com Lewat telpon Seluler Kasatpol PP Kampar Hambali, membatah dengan keras dan memaparkan kronologis yang terjadi.
ââ¬ÅDitambahkannya Kami tidak ada menendang dan menginjak-injak para demonstran. Memang, saya bubar paksa para demonstran,ââ¬Â Tegas Hambali.
Diuraikannya, para aksi demonstrasi terpaksa dibubarkan karena sudah tidak tertib dan terkesan memaksa.
ââ¬ÅPada Awalnya, mereka ingin menjumpai bupati dan kebetulan pak bupati tidak ditempat akhirnya perwakilan mereka tiga orang dipertemukan dengan pak sekda,ââ¬Â ungkap Hambali.
ââ¬ÅEntah kenapa, usai berdialog dengan Sekda, mereka turun kebawah langsung ingin menyegel Kantor Bupati. Melihat hal itu, tentunya sebagai pimpinan keamanan kantor Bupati, saya perintahkan anggota untuk membubarkan paksa para demonstrasi,ââ¬Â tutur Hambali.
Tentunya, bentrok tak terelakkan.
ââ¬ÅAtas nama satpol PP kampar kami terpaksa membubarkan massa dikarenakan masa tidak dapat di kendalikan dan terkesan memaksaââ¬Â cetusnya.
Hambali tambahkan, usai peristiwa itu pihaknya telah membuat laporan pengrusakan dikepolisian.ââ¬ÂBiarlah hukum yang menentukan siapa yang bersalah,ââ¬Â tutup Hambali. (so/nspc)
Komentar Anda :