Bupati Meranti Tampil Sebagai Pembicara Seminar Nasional PAD di MEP FE UGM Jogyakarta
Minggu, 15-07-2018 - 16:04:21 WIB 👁 16609

TERKAIT:
 
  • Bupati Meranti Tampil Sebagai Pembicara Seminar Nasional PAD di MEP FE UGM Jogyakarta
  •  

    SERGAPONLINE.COM YOGYAKARTA-Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si menjadi pembicara dalam Seminar Nasional dan Workshop Perencanaan Pengelolaan Aset Daerah Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Pembiayaan Pembangunan, Bertempat di Auditorium Sukadji Ranuwiharjo MM FEB UGM , Yogyakarta, Sabtu (14/7/2018).

    Kegiatan yang digelar dalam rangka Dies Natalis Ke-23 Program Study Magister (Ekonomi Pembangunan MEP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu, membahas peran PAD dalam pembiayaan pembangunan daerah, dan pembahasan strategi pengelolaan aset secara tepat dan berdaya guna.

    Hadir sebagai pembicara Walikota Bandar Baru Nadjmi Adhani, S.Sos, M.Si, Subdirektorat Pengelolaan Kekayaan Negara II Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Soeparjanto SH, M. Ec.Dev, Akademisi FH UGM Prof. Sudjito, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir SE M.Si, Bupati Tambrauw Gabriel Asem SE, M.Si.

    Juga dihadiri Ketua Panitia Gunawan B.Sc, MSc, Dipt. Stat. Ec, Ketua Program Study FEB MM UGM Dr. Ahmad Makhfatih MA.

    Turut mendampingi Bupati Irwan, Kepala BPKAD Kabupaten Meranti Bambang Supriyanto SE MM, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Kabid Aset BPKAD Meranti Alamsyah Mubarak S. Sos M. Si, Kasi Akuntansi Eko Haryadi SE MAk.

    Acara diawali dengan mendengarkan sambutan Pimpinan Fakultas Ekonomi Eko Suwardi M.Sc Ph.D, yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang dinilainya cukup strategis dalam pengelolaan Managemen Aset yang meliputi Perencanan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, penyaluran, penghapusan, pemindah tanganan dan lainnya. Dikatakannya dengan Managemen Aset Daerah yang baik diyakini akan memberikan kontribusi khususnya bagi peningkatan PAD Untuk Pembiayaan Pembangunan.

    Dalam pemaparannya sebagai Narasumber Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, yang merupakan Alumni MEP FE UGM angkatan 12, memaparkan upayanya dalam rangka menekan angka kemiskinan di Meranti yang diawal pemekaran mencapai 43 persen.

    Diantara terobosan (Best Practise), yang dilakukan oleh Irwan, adalah dengan membuka isolasi daerah Meranti yang berpulau-pulau, melalui pengadaan Transportasi Laut Tradisional Kempang menggantikan Pompong yang dinilai tidak Efisien dari segi daya angkut, daya tempuh, biaya dan lainnya.

    Dana APBD digunakan oleh Pemkab. Meranti untuk membangun Kempang yang menjadi Aset Daerah, Selanjutnya dihibahkan kepada Pemerintah Desa untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai alat transportasi penghubung antar pulau. Hasilnya sangat signifkan dimana dengan adanya Kempang lalu lintas orang dan barang dapat dilakukan dengan cepat, dimana daya angkut, daya tempuh, biaya tarif dan bingkar muat menjadi lebih murah dan efisien.

    Dampaknya bagi masyarakat yakni dapat memudahkan akses, masyarakat lebih mudah membawa hasil pertanian ke Kota sehingga mampu mendongkrak tingkat ekonomi masyarakat.

    Lebih jauh dikatakan Ketua Asosiasi Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bidang Keuangan Daerah itu, menjelaskan Best Praktis selanjutnya, adalah menyediakan transportasi laut untuk membantu mengatasi masyarakat yang sakit seperti melahirkan atau sakit berat, dengan mengadakan banyak ambulan laut, fasilitas ini juga sebagai pertolongan pertama bagi masyarakat yang sakit.

    Aset Daerah berupa Ambulan Laut itu, sejauh ini telah berjumlah 7 unit, saat awal pengelolaan Ambulan Laut ditangani oleh Dinas Kesehatan namun dinilai kurang efisien karena biaya BBM sangat besar, dan jika masyarakat membutuhkan malam hari tidak bisa karena waktu kerja PNS hanya sampai sore, dengan alasan itu, Pemkab. Meranti mencari solusi dengan melakukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) dalam pengelolaanya.

    "Berkat kerjasam pengelolaan dengan Baznas, Ambulan Laut bisa beroperasi 24 Jam satu hari, dan 7 hari dalam seminggu, selain itu pungutan tidak sulit karena tidak membutuhkan payung hukum. Alhasil biaya operasional bisa ditekan hampir 100 persen," jelas Bupati Irwan.

    Best Practise yang selanjutnya adalah, pengelolaan Pelabuhan Laut dengan menggunakan aset tanah Pemda, sebelumnya keluar masuk barang menggunakan Pelabuhan Pelindo dimana dari segi pelayanan serta peralatan bongkar muat sangat terbatas.

    Sejak adanya pelabuhan milik Pemda terjadi dampak yang signifikan yakni efisiensi waktu serta biaya bongkar muat, masyarakat dapat lebih mudah melakukan bongkar muat barang dan hasil pertaniannya, sehingga mampu mengurangi angka kemiskinan yang awalnya mencapai 43 persen, menjadi 28 persen.

    Dan terakhir, disampaikan Mantan Kabag Keuangan Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau itu adalah berupaya memanfaatkan space atau lahan yang ada didaerah sehingga lebih berdaya guna, salah satunya melakukan kerjasama dengan PT. Pelindo dalam memanfaatkan tanah sekitar pelabuhan milik Pwlindo yang tidak termanfaatkan untuk membangun Pasar Modern. Namun terobosan yang cerdas dan strategis itu harus terhenti akibat tidak berjalannya komitmen kerjasama sebelumnya dimana PT. Pelindo melanjutkan pengajuan HGU kawasan pelabuhan itu, sehingga Pemda tidak bisa melanjutkan pembangunan.

    Diakhir pemaparannya, Bupati Irwan, mengucapkan terima kasih kepada para Dosen dan Profesor yang telah mendidik dan mengajarnya saat menimba ilmu di bangku kuliah karena berkat ilmu yang diperolehnya itulah dirinya bisa menjadi Bupati yang mampu menekan angka kemiskinan dengan memanfaatkan seluruh potensi dan aset yang dimiliki daerah.

    Selain itu berkat pengelolaan aset daerah yang Akuntabel dan Transparan, Pemkab. Meranti yang baru berumur 9 Tahun telah berhasil meraih Predikat WTP 6 kali berturut-turut dan berhasil meraih nilai SAKIP B dari Kementrian PAN RB.

    Menyikapi masukan dan pengalaman yang dipaparkan oleh Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si dan para Narasumber lainnya,mengucapkan apresiasinya kepada para Alumni MEP FE UGM yang berkenan hadir, kembali kekampus dalam rangka Reuni atau Dies Natalis UGM. Seperti diketahui banyak Alumni MEP FE UGM yang berhasil berkiprah dibidangnya masing masing, Seperti Gubernur, Bupati, Walikota dan Pejabat Kementrian, serta disektor Profesional Bisnis.

    Ia berharap, para Alumni dapat berbagi ilmu dan pengalamanya saat berkiprah di Pemerintahan, maupun sektor swasta sesuai bidang masing masing bagi perbaikan proses pendidikan di UGM khususnya MEP FE UGM.

    "Saat kembali ke kampus kami juga meminta masukan dari pengalaman para Alumni yang telah berhasil terjun di Pemerintahan, Swasta maupun dibidangnya maaing masing, dimana banyak hal dan ide yang bisa disumbangkan bagi perbaikan proses pendidikan UGM khususnya MEP FE UGM. Dalam memberikan kontribusi lagi bagi kemajuan Indonesia," ucap Eko Suwardi.

    Selain itu juga dukungan Alumni dalam membantu mahasiswa yang ingin mengadakan riset di Pemda yang dipimpin maupun disektor swasta sehingga riset di MEP bisa berjalan dengan baik.

    Narasumber lainnya yang berkesempatan melakukan pemaparan adalah Prof. Sudjito yang menjelaskan potensi dan masalah pertanahan dalam manajemen aset mendukung pembangunan daerah. Menurutnya Pelaksanaan Managemen Aset Daerah Wajib dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku baik pusat maupun daerah, wajib memperhatikan etika dan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi, keterbukaan, efisien, akuntabilitas, dan kepastian nilai.

    Dengan Managemen Aset Tanah Daerah akan tercipta Kepastian Efektifitas dan Efisiensi Aset, Optimalisasi Aset, serta berkontribusi terhadap pembangunan.

    Akademisi dari FH UGM itu juga menjelaskan Managemen Aset Daerah akan berhasil jika didukung SDM yang unggul yang mampu mendayagunakan tanah daerah UK untuk peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat.  Pemda perlu kreatif, progresif dan futuristik dalam managemen aset pertanahan,  dalam pengelolaannya Pemda harus paham dan taat pada kebijakan hukum pertanahan Pusat, Aset tanah daerah perlu diselenggarakan dengan hati hati terutama dengan pihak ketiga agar produktif dan bebas sengketa.(Humas Pemkab. Meranti).



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
  • Ketua PWMOI Pekanbaru Lulus Ujian Advokat PERADI 2026, Keluarga Besar PWMOI Pekanbaru Ucapkan Selamat
  • Awali Tugas, Ka. KPLP Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa Bersama Warga Binaan
  • Dengan Semangat Polri Untuk Masayakat Menuju Indonesia Maju Polres Siak Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
    03 Ketua PWMOI Pekanbaru Lulus Ujian Advokat PERADI 2026, Keluarga Besar PWMOI Pekanbaru Ucapkan Selamat
    04 Awali Tugas, Ka. KPLP Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa Bersama Warga Binaan
    05 Dengan Semangat Polri Untuk Masayakat Menuju Indonesia Maju Polres Siak Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026
    06 Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas,Satlantas Polres Siak Gencar Lakukan Kegiatan Preemtif dan Edukasi
    07 Ungkap Kasus Perdagangan Emas Ilegal Lintas Negara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Tangkap WNA India di Solok
    08 Polresta Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Sembako dan Stabilitas Harga di Pasar Sail
    09 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    10 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    11 Dirlantas Polda Riau Berikan Dari Helm SNI Hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Tebar Berkah Bersama Ojol Pekanbaru
    12 Semangat Pengabdian Membara, Kapolres Kampar Pimpin Khidmat Upacara Hari Juang Polri: Tingkatkan Profesionalisme Demi Masyarakat
    13 Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis Bagi Masyarakat Pesisir
    14 Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
    15 Pejabat Baru Dilantik, Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau Diperkuat
    16 Polantas Karib Sambangi SD Muhammadiyah 3, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
    17 Polantas Karib Disambut Senyum Anak-Anak, Ditlantas Polda Riau Tanamkan Keselamatan dan Cinta Lingkungan Sejak Dini
    18 Wakapolda Riau Hadiri Pembukaan Pacu Jalur Kuansing 2026, PLT GUBRI SF Hariyanto Tekankan Kelestarian Sungai Kuantan
    19 Pemasyarakatan Berdampak Melalui Kolaborasi, Kakanwil Ditjenpas Riau Audiensi dengan Plt Bupati Kuantan Singingi
    20 Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT RI Ke-81 Kepala Desa Sialang Sakti Hadir Acara Kemeriahan Tahun 2026 Ini
    21 Ditresnarkoba Polda Sumbar Ungkap 43 Kasus Narkotika, Amankan 51 Tersangka
    22 838 Peserta Terdaftar Hingga H-3, Tour de Bintan 2026 Pertemukan Pebalap Sepeda dari 4 Benua
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com