Proses Belajar Tatap Muka Kadisdik Kota Tanjungpinang Adma Dinata Ingatkan Jangan Gegabah
Rabu, 02-12-2020 - 06:56:58 WIB 👁 28584

TERKAIT:
 
  • Proses Belajar Tatap Muka Kadisdik Kota Tanjungpinang Adma Dinata Ingatkan Jangan Gegabah
  •  

    SERGAPONLINE.COM TANJUNGPINANG - Meski awal Januari 2021 mendatang, proses ngajar belajar tatap muka akan diberlakukan kembali seperti semula, Kepala Dinas Pendidikan kota Tanjungpinang, Adma Dinata S.pd Msi. mengingatkan, kita tak boleh gegabah membuka proses ngajar belajar tatap muka ini, karena wabah covid-19 yang terus terjadi ditengah-tengah masyarakat, tentunya akan berdampak pada lingkungan sekitar kita, demikian disampaikan Admadinata melalui sambungan whatsapp. Selasa (1/12/2020).

    Untuk itu, lanjut Adma. Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, masih terus melihat dengan kondisi, pada saat masa libur panjang di pertengahan bulan Desember ini, dan pada awal januari mendatang.

    "Saat ini, Dinas Pendidikan sudah mengeluarkan surat edaran di seluruh sekolah, untuk diberlakukan sesuai dengan mekanisme  Standar Operasional Sekolah (SOP) yang kita terapkan.

    Sehingga kondisi Pandemi covid-19 yang kita rasakan diseluruh daerah, cepat menurun dan segera reda, agar belajar tatap muka nantinya dapat kembali berjalan normal seperti biasanya," harap Adma.

    Memang Kemendikbud sudah merilis SKB 4 Mentri terbaru, bahwa SKB 4 Mentri terbaru itu, kalau kita bandingkan dengan SKB 4 Mentri yang lama, tentang hal yang sama, pertama.

    Menyerahkan sepenuhnya, belajar tatap muka itu kepada, masing-Masing daerah.

    Dan SKB 4 Mentri juga, tidak mencatumkan lagi bagaimana tentang Rambu-rambu masuk sekolah itu bagaimana, sedangkan dulu Rambu-rambu nya masuk sekolah itu, zona hijau atau zona kuning dan untuk zona orange atau merah itu dilarang. Pokoknya terserah daerahnya saja.

    Selanjutnya, khusus Tanjungpinang , Januari nanti, pada semester genap menurut kalender, mulai belajar tatap muka dimulai tanggal 4 Januari , akan tetap Tanjungpinang tidak akan serta merta, juga tidak gegabah untuk menentukan masuk sekolah itu.

    Apalagi kita tentukan sekarang yang masih ada libur panjang satu bulan lebih, dengan artian Dinas Pendidikan harus menyesuaikan dengan kondisi tingkat ketertularan Covid-19 di Kota Tanjungpinang .

    Kenapa Dinas Pendidikan harus melihat kondisi seperti itu, karena keselamatan dan kesehatan warga sekolah itu yang utama.

    "Benar, belajar itu hak anak, tetapi anak-anak juga berhak untuk selamat dan berhak untuk hidup sehat bahkan Presiden Republik Indonesia Jokowidodo, sudah beberapa kali menyampaikan, bahwa keselamatan rakyat itu adalah hukum tertinggi, maka Dinas Pendidikan sendiri tidak gegabah menentukan dan membuka belajar tatap muka.

    ,"Apabila nantinya kondisi  yang terinfeksi Covid-19 di Tanjungpinang sudah menurun, maka Dinas Pendidikan akan segera membuka, karena siswa, wali murid dan gurupun sudah rindu juga belajar tatap muka.

    Terkait hal tersebut, yang tak ingin gegabah dari Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang sendiri, karena tanggal 23 Desembar itu libur panjang sampai tanggal 3 Januari mendatang.

    Berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, libur Idul Fitri itu ada korelasinya dengan penambahan jumlah yang tertular Covid-19, bahkan pada saat libur Maulid Nabi ada juga korelasinya dengan yang tertular, namun tidak menutup kemungkinan dengan pengalaman yang sudah  masa libur panjang tersebut akan terjadi kembali, jika kita langsung masuk tatap muka pada tanggal 4 Januari.

    Tiba-tiba baru masuk tatap muka, ada yang tertular, dan kata orang, itu karena kembali sekolah tatap mukanya, padahal bisa jadi, kenaknya itu, pada musim libur panjang," terang Adma.

    Dan apabila, keadaan Covid-19 sendiri sudah menurun, maka sekolah tatap muka akan segera dibuka melalui protokol kesehatan yang exrta ketat.

    Bahkan, di setiap sekolah-sekolah akan mengatur ruang belajar tatap muka, bahkan SOP setiap sekolah itu sudah siap dan sudah diterima oleh sekolah masing-masing, bahkan westafel tempat cuci tangan sudah disiapkan dan dibagikan bahkan mesin semprot di sinfektan sudah disiapkan," tutup Adma melalui telepon WhatsApp.

    (Dd)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
  • Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
  • Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
  • Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Cegah Peredaran Narkoba, Polsek Perhentian Raja Gelar Razia di Desa Hangtuah
    03 Green Policing Hadir di Desa Gema: Polri & Warga Bersama Lestarikan Alam Kampar Kiri Hulu
    04 Green Policing Yang Dikembangkan di Riau Masuk Commander Wish Kapolri
    05 Pemkab Pelalawan Apresiasi Kontribusi RAPP dalam Pemberdayaan UMKM dan Penanganan Karhutla
    06 63 Pengunjung MP Club Positif Narkoba, Pemko Pekanbaru Buka Opsi Penutupan
    07 Kabut Asap Pekat Lagi, Siswa PAUD, SD-SMP di Pekanbaru Kembali PJJ 14–15 Oktober 2026
    08 Kabut Asap Picu 11.707 Kasus Gangguan Kesehatan di Pekanbaru, ISPA Mendominasi
    09 Pemkab Meranti Siapkan Lahan Hampir 1 Hektare untuk Rusun Polres
    10 Bupati Kampar Hadiri Workshop Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon
    11 Bupati Kasmarni Hadiri Porseni IGTKI Riau 2026
    12 Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Terima Penghargaan Kepemimpinan Digital Terbaik 2026
    13 Pemkab Siak Matangkan Persiapan Siak Run dan Half Marathon 2026
    14 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    15 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    16 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    17 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    18 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    19 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    20 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    21 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    22 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com