Beginilah Perjalanan Singkat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Dalam Mengatasi Wabah Virus Corona
Kamis, 26-11-2020 - 12:33:03 WIB 👁 34310

TERKAIT:
 
  • Beginilah Perjalanan Singkat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Dalam Mengatasi Wabah Virus Corona
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Sejak mengganasnya Virus Corona (Covid19) hampir di seluruh dunia baik itu di Negara Indonesia yang dilaporkan masuk Virus Corona sejak Bulan Maret 2020 lalu, sudah terhitung sebanyak 506.302 ribu kasus, sembuh 425.313 ribu, meninggal  161.111 ribu orang, wilayah Aceh 8.160 ribu total kasus, Sembuh 6.410 ribu, Meninggal 306 orang, khusus wilayah Aceh Timur Yang terfonis meninggal sebanyak 5 orang, sembuh sebanyak 84 orang. Update Hari Selasa Tanggal 24 November 2020.

    Terfokus di Aceh Timur, berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat atau pun pemerintah daerah, seperti pembentukan Satgas Gugus Tugas yang terdiri dari Instansi Instansi Pemerintah, OKP, Dll, bahkan Lock Down atau Jam malam pun diberlakukan di Aceh.

    Semenjak diberlakukan Lock Down atau jam malam yang membatasi semua aktifitas warga dari Jam 20.30 WIB sampai Jam 05.30 WIB, yang diterapkan pada Tanggal 29 Maret 2020 sampai dengan 29 Mai 2020 sesuai surat edaran Gubernur Aceh, yang juga dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Aceh Timur, semenjak itu pula kota kota yang biasa nya ramai, berubah seketika seakan menjadi kota mati yang sangat menakutkan di Kabupaten Aceh Timur, baik Siang atau pun Malam kala itu. Namun hal tersebut terpaksa dilakukan oleh pemerintah Aceh Timur agar virus Corona (Covid19) tidak menyebar luas, juga sebagai upaya untuk memutuskan mata rantai penyebaran Virus mematikan tersebut.

    "Pengelola kegiatan usaha tidak membuka warung kopi/cafe, tempat makan dan minum, pasar, swalayan, mall, karoke, tempat wisata, tempat olahraga, dan angkutan umum pada penerapan jam malam. Kecuali bagi angkutan umum yang melayani kebutuhan pokok masyarakat, dilengkapi dengan surat tugas atau dokumen yang menjelaskan aktivitas kerja,” kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dalam keterangannya Waktu itu yang dilaksanakan juga oleh Pemerintah kabupaten Aceh Timur.

    Dan semenjak saat itu, berbagai program pun diluncurkan oleh pemerintah pusat, dan pemerintah Daerah baik itu program Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Sosial Beras (BSB), Kartu Prakerja (KP), Bantuan Presiden Untuk UMKM, dan lain lain,  guna membantu pemulihan perekonomian masyarakat yang sedang menghadapi masa Pandami.

    Setelah beberapa bulan akhirnya titik terang pun mulai terlihat ketika New Normal mulai diberlakukan pada Bulan Juni 2020 yang membuat masyarakat bisa beraktivitas kembali, tetapi tetap mematuhi protokoler Kesehatan. Sebagai mana yang disampaikan oleh presiden RI terkait pelaksaan New Normal ditengah masa Pandami saat itu dalam telekonferensi video bersama kepala daerah se-Indonesia langsung dari Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, pada Tanggal 10 Juni 2020 lalu.

    "Perlu dilakukan persiapan yang ketat untuk pelaksanaan New Normal, seperti sosialisasi yang masif dalam hal protokol kesehatan, Sehingga kalau kita masuk ke tatanan normal baru, masyarakat sudah siap," Kata Presiden.

    Sambungnya, dan harus memperhatikan penentuan waktu, Kalkulasi data dan fakta di lapangan harus tepat, Selain itu, manajemen pemerintah daerah harus dipersiapkan mulai dari pelacakan yang agresif hingga fasilitas kesehatan yang ada. Dan tidak semua sektor dibuka, Ada sektor dan aktivitas prioritas yang akan dibuka secara bertahap. Ujar Presiden RI

    "Yang paling pengting koordinasi pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota harus diperkuat". Kata Presiden Jokowi Dodo dalam telekonferensi video bersama kepala daerah se-Indonesia kala itu.

    Setelah tahap demi tahap dilakukan oleh pemerintah kabupaten Aceh Timur setelah Penerapan New Normal, pada tanggal 1 Oktober 2020 Pemerintah Kabupaten Aceh Timur membentuk satu kesatuan yang terdiri dari Satpol PP/WH, PPNS, TNI, POLRI, BPBD, Dishub, Dinas Kominfo, Kejaksaan Negeri Idi, Pengadilan Negeri Idi, dan Instansi Lainnya, yang dinamai Tim Peucrok, yang ditugaskan untuk mendisiplinkan masyarakat agar menjaga protokol kesehatan (prokes) dengan sandi 3M dan 3T seperti Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, sedangkan untuk 3T ( (Tracing, Testing, Treatment) ada di Petugasnya. Dan bagi yang kedapatan melakukan pelanggaran saat Tim peucrok melakukan Razia Protokol kesehatan (Protkes), masih diberikan sanksi hukuman ringan, baik itu bakti sosial, baca Al-qur'an, push up, dan sebagainya.

    "Harapan kami, "Tim Peucrok" pelanggar protkes mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protkes secara optimal, sehingga terciptanya kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh Timur,"  Begitulah kata Bupati Aceh Timur, H.Hasballah M Thaib SH, atau yang akrab disapa Bupati Rocky Saat peresmian Tim peucrok di Polres Aceh Timur pada Tanggal 6 Oktober 2020 lalu.

    Dan langkah selanjutnya, pemberian Vaksin anti virus Corona juga akan dilakukan oleh pemerintah yang sampai saat ini sedang dilakukan berbagai uji coba, bahkan sampai saat ini pemerintah belum menentukan veksin mana yang akan dipakai.

    Sebagai mana yang pernah disampaikan oleh Juru bicara (Jubir) Gugus Tugas Aceh Timur, juga sebagai direktur RS Zubir Mahmud Aceh Timur, Dr. Edi Gunawan, MARS dalam Webinar zoom metting dan Live Youtube, yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aceh Timur dengan tema “Vaksin Aman, Masyarakat Sehat, pada Tanggal 17 November 2020.

    "saat ini Pemerintah belum menentukan vaksin mana yang akan di pakai karena ada beberapa hal yang di pertimbangkan oleh Pemerintah untuk menentukan vaksin yang  terbaik, oleh karna itu masyarakat di himbau agar tidak cepat percaya berita hoax mengenai vaksin Covid-19, yang pastinya semua vaksin yang tersedia untuk masyarakat sudah diuji ketat secara klinis, sehingga ampuh dan aman digunakan" Kata Dr Edi dalam Webinar yang diikuti dari kalangan mahasiswa, ASN, Ormas Wanita, dan masyarakat umum lainnya  pada waktu itu secara virtual via Zoom Meeting dan Live Youtube.

    Dengan diadakannya Webinar ini masyarakat diharapkan dapat lebih memilih serta memilah informasi yang didapatkan di Internet, dan ia juga berharap agar Masyarakat dapat menjadi agen perubahan sehingga, penyebaran informasi tidak benar atau hoaks bisa dikurangi transmisinya. Harap kepala Dinas Kominfo Aceh Timur, Khairul Rijal, SE.Ak, M.Si, MBA. (Edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
  • Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
  • Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
  • Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    03 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    04 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    05 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    06 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    07 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    08 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    09 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    10 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    11 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    12 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    13 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    14 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    15 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    16 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
    17 Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
    18 Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polresta Pekanbaru Perkuat Akses Warga dan Wujudkan Polri Hadir untuk Masyarakat
    19 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur
    20 Polsek Kampar Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan – Tersangka Ditangkap Setelah Larikan Dari Atap
    21 PPK 1.4 Pastikan Pembongkaran Empat Jembatan CH Berjalan Sesuai Kontrak
    22 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com