FAKSI : Bupati Rocky Patut Dicurigai, Bila Ditemukan Penggunaan Dana Desa Secara Massif
Minggu, 23-08-2020 - 20:02:26 WIB 👁 51314

TERKAIT:
 
  • FAKSI : Bupati Rocky Patut Dicurigai, Bila Ditemukan Penggunaan Dana Desa Secara Massif
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial ( FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto, mengatakan bahwa penggunaan anggaran negara yang tidak sesuai peruntukannya adalah tindak pidana korupsi.

    Dia mengatakan, bahwa Bupati Aceh Timur, H.Hasballah M.Thaib, SH patut dicurigai, bila kerap beredar isu atau informasi penggunaan dana desa atau dana publik lainnya tidak tepat sasaran secara terstruktur, massif, dan sistemik.

    "Bupati patut dicurigai memberi persetujuan penggunaan dana desa atau anggaran publik lainnya secara massif, itu jika dirasa aneh dan tidak sesuai peruntukannya, apa mungkin dana dalam jumlah besar bisa digunakan serentak tanpa sepengetahuan bupati," kata Ronny, Minggu 23 Agustus 2020.

    Dia mencontohkan dan menduga, adanya tekanan pihak - pihak tertentu terhadap para kepala desa atau unsur bawahan di dalam tubuh pemerintahan Aceh Timur, terkait penggunaan anggaran dalam jumlah besar dan massif, yang dicurigai publik tidak sesuai peruntukannya.

    " Kita menduga ada tekanan terhadap para geuchik atau unsur bawahan, baik soal anggaran atau soal mengarahkan suatu proyek ke pihak tertentu misalnya, sehingga yang di bawah ini tidak berani menolak permintaan, ya itu cuma dugaan kita," ujarnya.

    Menurutnya, bupati harus bertanggungjawab atas setiap rupiah yang merupakan anggaran negara, yang dikeluarkan di Aceh Timur.

    "Harus ada penjelasan, dan bagaimanapun juga, meskipun bawahannya yang melaksanakannya, tentu ada persetujuan atau setidaknya sepengetahuan pimpinan, jadi mustahil bupati tidak tahu kalau ada anggaran besar dan massif di pemerintahannya digunakan, dan ini kita persoalkan, hanya jika ada indikasi penyimpangan di dalamnya," ujar Eks Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Provinsi Aceh tersebut.

    Ronny menghimbau masyarakat Aceh Timur serta elemen sipil lainnya bersatu dan bangkit, memprotes keras, bila ditemukan penggunaan dana publik yang dicurigai tidak sesuai peruntukannya atau berbau korupsi.

    " Masyarakat, mahasiswa, wartawan, ormas dan elemen sipil lainnya mesti bergerak melakukan protes, tanpa pandang bulu, bila ada kejanggalan dan aroma korupsi di tubuh pemerintahan, kritik atau protes itu adalah hak setiap warga negara, dan siapapun yang korup harus ditangkap," pungkas alumni Universitas Ekasakti itu menutup keterangannya. (Rls/Edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
  • Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
  • Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
  • Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kodam XIX Tuanku Tambusai Kebut Pembangunan Jembatan Garuda, Sinergi TNI dan Warga Makin Solid
    03 Perkuat Sinergitas, Polda Sumbar dan MUI Bahas Implementasi MoU Terkait Penanganan Perkara Keagamaan
    04 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    05 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    06 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    07 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    08 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    09 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    10 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    11 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    12 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    13 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    14 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    15 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    16 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
    17 Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
    18 Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polresta Pekanbaru Perkuat Akses Warga dan Wujudkan Polri Hadir untuk Masyarakat
    19 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur
    20 Polsek Kampar Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan – Tersangka Ditangkap Setelah Larikan Dari Atap
    21 PPK 1.4 Pastikan Pembongkaran Empat Jembatan CH Berjalan Sesuai Kontrak
    22 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com