SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Hari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), SMPN 26 Pekanbaru diserbu Untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru dan oleh ratusan orang tua dan calon murid. Hal ini karena SMPN 26 Pekanbaru termasuk salah satu sekolah favorit di Pekanbaru.
Sesuai pantauan Sergaponline.com, ratusan orangtua siswa mengantre sejak pagi subuh yaitu jam 05 sampai jam 7 pagi untuk mengambil nomor antrian dan formulir pendaftaran. Meski membludak, antrean terpantau tetap kondusif.
Salah seorang wali murid yang mendaftarkan anaknya ke SMPN 26 Pekanbaru, Deti Karmila sari mengatakan, bahwa pihaknya mendukung sistem zonasi yang saat ini diterapkan oleh pihak sekolah.
"Saya rasa bagus, Jadi siswa itu terbagi-bagi tidak hanya berkumpul di satu sekolah favorit, Selain itu setiap sekolah juga ada kuota untuk anak-anak berprestasi, itu bisa dimanfaatkan oleh anak-anak didik yang berprestasi," ujar Deti, Kamis (02/7/2020).

Kepala SMPN 26 Pekanbaru, Hj Hotting Rain M Pd, saat dikonfirmasi dihalaman sekolah SMPN 26 Pekanbaru, Kamis (02/7/2020) menjelaskan, bahwa panitia PPBD membuka posko pendaftaran beberapa pintu untuk melayani calon siswa-siswi yang mengambil formulir pendaftaran dengan syarat SKL dari asal satuan pendidik SD.
Setelah formulir diisi seluruhnya dan melengkapi semua berkas yang diminta, calon murid kembali mengantar formulir dan diserahkan ke panitia. Untuk selanjutnya pengambilan nomor urut untuk penginputan data sampai sore.

"Kami di sini sejak pagi, Alhamdulillah tak ada kendala dan ternyata bisa cepat, Kalaupun ada kendala sedikit ya mungkin karena ini kan sistem baru, Baru dijalankan tahun ini, jadi banyak orangtua yang belum tahu," jelasnya.
Dia menjelaskan, pihak sekolah kaget dengan membludaknya jumlah pendaftar di hari kedua. Padahal proses pendaftaran masih tersisa beberapa hari lagi.
Hotting Rain himbau, Untuk itu kita himbau kepada orangtua wali murid jangan panik dan risau, jika tidak terdaftar di hari kesatu dan kedua, karena masih ada waktu untuk mendaftar, seharusnya kita atur jarak satu orang harus satu meter, nanti ketika sampai nomor antrian 75 yang lain sudah bisa pulang, karena masih situasi corona, untuk itu kita memberi waktu selama 7 hari kalau sebelumnya hanya 3 hari itu karena tida ada virus corona. Tuturnya.
Target penerimaan siswa dan siswi di SMPN 26 Pekanbaru untuk tahun 2020, hanya 224, dan melalui jalur Zonasi berdasarkan jarak dari rumah ke sekolah, mana yang lebih dekat itulah yang diterima lebih duluan, kemudian kalau kuota sudah sampai sebanyak yang kami minta, maka sistem dari Telkomsel secara otoumatis tertutup.
Jadi untuk menentukan kelulusan disini atau diterima tidak diterimanya bukan pihak sekolah, tapi sudah diatur sistem dari Telkomsel.
Hotting Rain menjelaskan, pihaknya akan membuka pendaftaran hingga tanggal 01 sampai 7 Juli 2020 sesuai pentunjuk teknis dari Disdik, pungkasnya. (Hadi)