FPII Riau Menyesalkan Pernyataan Pegawai Bea Cukai Pekanbaru
Kepala Bea Cukai Kurang Tegas Tertipkan Rokok Ilegal
Minggu, 07-06-2020 - 09:46:34 WIB 👁 68272

TERKAIT:
 
  • Kepala Bea Cukai Kurang Tegas Tertipkan Rokok Ilegal
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU/RIAU - Kurang lebih 3 bulan, upaya mencari fakta dan kebenaran terkait bebasnya peredaran rokok ilegal di Provinsi Riau khususnya di kota Pekanbaru menjadi agemda khusus keluarga besar Forum Pers Independent Indonesia " FPII " Provinsi Riau, Bekerjasama dengan pengurus Korwil FPII kota Pekanbaru penelusuran Fakta rokok Ilegal di kota Pekanbaru.

    Dari hasil pantauan dilapangan ter fokus  di kota Pekanbaru FPII  Setwil Riau dan korwil Pekanbaru menemukan banyaknya kiso-kios dan toko-toko yang memperjual belikan rokok ilegal ( tanpa cukai resmi ).


    Informasi dari masyarakat keluarga besar FPII Riau menemukan diduga agen rokok ilegal di beberapa lokasi di kota Pekanbaru.


     Jumat 05/06/2020, FPII Riau berkordinasi ke kantor Pelayanan Bea Cukai Pekanbaru yang berada dijalan Jenderal Sudirman No 24 Kampung Dalam kecamatan Senapelan, kota Pekanbaru-Riau


    Menunggu kurang lebih setengah jam, salah satu staf Bea Cukai menerima kunjungan FPII Riau,  namun sangat disayangkan setelah bincang-bincang ringan maksud dan tujuan kunjungan FPII  staf Bea Cukai tidak dapat memberikan penjelasan terkait kinerja Bea Cukai yang diduga sangat lamban dan diduga terkesan tidak profesional dalam Tugas.
    Merasa kelabakan atas beberapa item pertanyaan yang disampaikan FPII, staff Bea Cukai pamit untuk menyampaikan kepada atasannya .


    Staff ke 2 Bea Cukai yang bernama Kurnia Kholis pun tiba, lagi - lagi dengan pertanyaan sama  terkait lamban nya dan diduga kinerja Bea Cukai yang lamban , Kurnia kholis menepis semua penyampaian FPII, bahkan ia juga berusaha membela diri dan mengatakan," Selama ini Bea Cukai Pekanbaru telah melakukan upaya penindakan tegas dikota Pekanbaru." katanya dalam penyampiannya, Kurnia Kholis menyampaikan,"Sampai saat ini pihak Bea Cukai telah melakukan sidak kelapangan dan menertibkan ratusan kios rokok pengecer." imbuhnya lagi.

    Ironisnya saat FPII mempertanyakan seperti apa upaya Bea Cukai untuk memutus mata rantai bandar / pengedar rokok ilegal, Kurnia Kholis langsung izin pamit untuk menemui atasannya yang lain.

    Perdebatan dengan 2 staff Bea Cukai selama 1 jam, tidak membuahkan hasil,sehingga, instruksi pun berubah FPII  harus ketemu lagi dengan kepala seksi yang bernama Hengki.

    Diruang kerjanya Hengki memaparkan selama ini Bea Cukai Pekanbaru secara kontiniwu mengawasi peredaran rokok ilegal dan mengamankan barang bukti yang bersifat penyitaan ratusan ribu bungkus rokok ilegal yang ditangkap dibeberapa titik.
    Ditegaskan Hengki dengan semangat, Bea Cukai Pekanbaru selama tahun 2019 sampai 2020 aktif melakukan sweeping rutinitas mulai di kios-kios pedagang kecil sampai pemain yang mengunakan truk untuk mengangkut rokok ilegal tersebut.

    Ditanya tentang upaya pemutusan mata rantai kejahatan yang ter organisir yang diperankan oleh mafia- mafia rokok ilegal Hengki menjawab dengan santainya,

    "selama ini kita telah melakukan upaya kerja keras kita untuk melakukan operasi pengawasan, bahkan dari tahun 2019 -2020 ribuan kardus rokok ilegal telah diamankan dan dimusnahkan, namun terkait ketegasan untuk menindak penyidikan kepada mobil pembawa rokok, Bea Cukai tidak memiliki kuat 2 alat bukti untuk proses pidana selanjutnya, pasalnya angkutan yang digunakan selama ini hanya memakai jasa espedisi dan bus angkutan luar kota." tegas Hengki.

    Ditempat terpisah ketua FPII Korwil kota Pekanbaru Sabam Tanjung,"Dari pernyataan yang disampaikan ke 3 pegawai kantor Bea Cukai jelas kita duga banyak menyimpang dan indikasi yang tidak sesuai, mulai dari sistim pengawasan, penindakan bahkan memutus mata rantai peredaran rokok ilegal di Provinsi Riau khususnya di kota Pekanbaru patut kita sesalkan dan Jelas tertuang dalam Undang undang No 39 tentang Cukai pasal 54 dan pasal 56 yang isinya
    - Pasal 56" Barang siapa yang menjual atau menyediakan untuk dijual barang , kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya dipidana dengan pidana penjara paling singkat setahun dan paling lama lima tahun penjara atau pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling  banyak 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.
    Pasal 56,setiap orang yang menimbun, menyimpan, memiliki, menjual, menukar, memperoleh atau memberikan barang kena cukai yang diketahuinya atau patut diduga, tindak pidana di permainkan sebab, berdasarkan undang undang ini dipidana dengan pidana penjara paling singkat setahun dan paling lama lima tahun , serta pidana denda paling sedikit dua kali nilai cukai dan paling banyak 10 kali nilai cukai, Jelas dari uraian pasal diatas menyimpulkan bahwa distributor, pengedar, penjual yang dengan sengaja malekukan kegiatan tersebut dikenakan sangsi pidana kurungan badan atau denda." Tegas Sabam Tanjung.


    Hal senada juga disampaikan wakil ketua FPII Setwil Riau Daniel Gultom," dari beberapa pernyataan yang disampaikan Hengki seharusnya kantor pelayanan Bea Cukai Pekanbaru harus mengigat komitmen yang disampaikan Dirjen kementrian Bea Cukai yaitu memberi fasilitas perdagangan,diantaranya melaksanakan tugas titipan dari instansi lain,
    Melindungi industri dalam negeri dari persaingan yang tidak sehat dengan industri sejenis dari luar negeri, Melindungi masyarakat dari masuknya barang  barang berbahaya,
    Memungut bea masuk dan bea keluar serta cukai secara maksimal." tuturnya.

    "Untuk membuktikan komitmennya sebagai comunity protector sekaligus revenue collector, seharusnya Bea Cukai secara Nasional serentak dan terpadu melakukan operasi pengawasan barang kena cukai dengan call sign “Gempur” untuk menurunkan tingkat peredaran rokok ilegal sampai keakar-akarnya dan tidak memberikan sedikitpun ruang gerak bagi pengusaha rokok ilegal, dan harus di pidana pelaku pelakunya untuk efek jera." imbuh pak Daniel Kembali.

    "Selain berpotensi mengurangi penerimaan Negara, peredaran rokok illegal juga dapat menghambat pembangunan sarana prasarana dan penyediaan fasilitas umum sehingga berfotensi merugikan masyarakat."tegasnya mengakhiri.




    Sumber FPII Setwil Riau
    No, 0812-7709-1112
    No, 0823-8872-9254
    No, 0896-2757-3761



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kakanwil Resmikan PRIMKOPASINDO, Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Keamanan Lapas Bengkalis
  • Turun Langsung Ke Lapangan, Kapolda Riau Tinjau Progres Jembatan Merah Putih Presisi Di Dumai
  • Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Perkarangan Taman Bergizi Warga
  • Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi Anggota, Polresta Pekanbaru Anugerahkan Kenaikan Pangkat kepada 116 Personel
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kakanwil Resmikan PRIMKOPASINDO, Perkuat Pembinaan, Pengawasan, dan Keamanan Lapas Bengkalis
    03 Turun Langsung Ke Lapangan, Kapolda Riau Tinjau Progres Jembatan Merah Putih Presisi Di Dumai
    04 Sukseskan Program Presiden RI, Kapolsek Singingi Tinjau Perkarangan Taman Bergizi Warga
    05 Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi Anggota, Polresta Pekanbaru Anugerahkan Kenaikan Pangkat kepada 116 Personel
    06 Terima Kasih Kapolda dan Dirlantas Polda Sumbar, Ibu Iche Kini Miliki Rumah Layak Huni
    07 Dirlantas Polda Sumbar Resmikan Rumah Hasil Bedah Rumah dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
    08 Kapolsek Ranah Batahan Tegaskan Komitmen Polri Presisi: Penegakan Hukum Humanis, Profesional, dan Berkeadilan
    09 Ketua DPW GMPK Riau Ucapkan Selamat Atas Kenaikan Pangkat Putra Adin Mardeka Menjadi AKP
    10 Kakanwil Ajak Jajaran Lapas Bagansiapiapi Wujudkan IMIPAS PRIMA Berbasis Integritas
    11 APJI dan MPP Kawal Ketat SPMB Riau, Tegaskan Stop Praktik “Jual Bangku” di Sekolah
    12 Luar Biasa Mantap Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
    13 3 Gelar Juara! Polres Kampar Bersinar Di Hari Bhayangkara Ke-80
    14 Kepedulian Hingga Hari Ini, Dirlantas Polda Riau Sukses Salurkan 7.075 Paket Bansos di Seluruh Kota dan Kabupaten di Riau
    15 Ketua PEKAT IB Riau Edwin Aditya Nugraha Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri
    16 Prosesi Sertijab dan Kenal Pamit Lima Pejabat Polres Dumai Berlangsung Khidmat
    17 Wakapolda Sumbar Pimpin Rilis Capaian Semester I 2026: 705 Kasus Diungkap, 41 Kg Sabu dan 586 Kg Ganja Disita
    18 Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80
    19 Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
    20 Tim Pemeriksa Kanwil Ditjenpas Riau Lakukan Pemeriksaan atas Dugaan Pelanggaran di Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai
    21 Wakapolda Sumbar Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Bersinergi Berantas Peredaran Narkoba
    22 Luar Biasa Polsek Kampar Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba, Sita 24 Paket Sabu-sabu
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com