Jubir : Ini Langkah Penanganan ODP
Sabtu, 28-03-2020 - 13:55:06 WIB 👁 28231

TERKAIT:
 
  • Jubir : Ini Langkah Penanganan ODP
  •  

    SERGAPONLINE.COM ACEH TIMUR - Alat Pelindung Diri (APD) memang menjadi satu kebutuhan mutlak para tenaga medis yang menangani pasien positif virus Corona atau Covid-19, karena para medis berada di garda terdepan dalam menolong pasien. Tetapi, disaat belum ditemukan kasus yang positif Corona, maka para medis juga perlu meminimalisir penggunaan APD.

    "Saat ini tercatat 34 Orang Dalam Pengawasan (ODP) didaerah kita. Secara protokoler kesehatan, penanganannya bisa dilakukan secara jarak jauh, seperti menceritakan keluhan dan perkembangan kesehatan. Untuk mengambil obat ke puskesmas maka cukup keluarganya saja yang datang, karena ODP harus menjalani isolasi mandiri di rumah tanpa harus kontak dengan siapapun," urai Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas (Gugas) Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Aceh Timur, Dr. H. Edi Gunawan MARS, dalam Siaran Pers yang dikeluarkan Bagian Humas & Protokoler Setdakab Aceh Timur, Sabtu (28/3/2020).

    Dia mencontohkan, disaat kesehatan salah satu ODP memburuk dan perlu penanganan lebih lanjut, maka keluarganya yang harus menghubungi aparat desa atau bidan desa (bides) yang selanjutnya menghubungi petugas puskesmas guna dilakukan koordinasi dengan Tim Gugas Penanggulangan Covid-19 Aceh Timur, guna dilakukan penjemputan dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) guna diambil tindakan selanjutnya.

    "Saat penjemputan inilah, supir ambulans dan dokter pendamping yang harus menggunakan APD untuk meniminalisir kontak langsung dengan ODP. Begitu juga dengan ODP juga harus digunakan APD," terang Dr. Edi seraya menambahkan, petugas medis di puskesmas perlu membaca protokoler kesehatan dalam memantau dan penanganan ODP di wilayahnya.

    Dr. Edi kembali menghimbau, warga yang baru kembali dari luar negeri (LN) dan masyarakat yang baru kembali dari daerah terjangkit seperti Lhokseumawe, Aceh Utara, Banda Aceh atau daerah-daerah lain di Sumatera Utara dan Pulau Jawa agar melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta melaporkan riwayat perjalanan ke petugas kesehatan secara jujur.

    "Banyak cara yang bisa dilakukan dalam mencegah penularan Covid-19 ini, budaya hidup sehat dan bersih, makan makanan yang bergizi, minum air yang sudah dimasak, sering mencuci tangan, tidak keluar rumah dan perbanyak berolahraga," pinta Dr. Edi seraya meminta, petugas medis untuk istirahat yang cukup, tapi tetap siaga.

    Dr. Edi juga mengaku, ketersediaan APD yang dikirim Pemerintah Aceh ke RSUD Zubir Mahmud Aceh Timur masih terbatas. Ditengah-tengah keterbatasan APD yang ada, kesulitan mendapatkan APD, dan banyaknya masyarakat Aceh Timur yang baru datang dari daerah terjangkit, baik dalam negeri mapun luar negeri, maka perlu diambil langkah-langkah yang tepat dan strategis.

    "Ini tujuannya agar rantai penularan bisa kita putuskan dan petugas kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan kasus wabah Covid-19 tetap terlindungi dan menggunakan APD yang standart," demikian Dr. H. Edi Gunawan MARS. (rls/Edo)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
  • Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
  • Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polri Cinta Petani, Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
    03 Selidiki Dugaan Korupsi Batu Bara di PLTU Ombilin, Polda Sumbar Bakal Periksa Tiga Perusahaan Pemasok
    04 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    05 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    06 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    07 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    08 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    09 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    10 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    11 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    12 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    13 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Niño dan Prioritaskan Pencegahan
    14 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
    15 Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
    16 Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polresta Pekanbaru Perkuat Akses Warga dan Wujudkan Polri Hadir untuk Masyarakat
    17 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur
    18 Polsek Kampar Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan – Tersangka Ditangkap Setelah Larikan Dari Atap
    19 PPK 1.4 Pastikan Pembongkaran Empat Jembatan CH Berjalan Sesuai Kontrak
    20 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
    21 Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
    22 Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemko Pekanbaru Gelar Bimtek DTSEN Bagi Operator Puskessos
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com