Tenaga Medis Dinkes Siak,
Personel Koramil 03/Siak Siap Layani Warga Yang Terdampak Kabut Asap
Senin, 16-09-2019 - 16:13:54 WIB 👁 57158
SERGAPONLINE.COM SIAK - Kabut asap yang semakin pekat terjadi diwilayah Wilayah propinsi Riau, termasuk Kabupaten Siak disebabkan oleh Kebakaran Hutan dan Lahan yang belakangan terjadi di wilayah Sumatera.
Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat dan meminimalkan dampak kabut asap terhadap kesehatan, Dandim 0303 Bengkalis, Letkol Inf Timmy Prasetya Harmianto S. Sos mengintruksikan seluruh Danramil Jajaran kodim 0303/Bengkalis agar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membuat rumah singgah.
Koramil 03/Siak bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten bekerja sama dengan Instansi lainnya, hari ini Senin tanggal 16 September 2019, melaksanakan kegiatan pelayanan di Rumah Singgah Penanggulangan Bencana Asap akibat Karlahut terdiri dari 2 org Personil TNI, 3 org Personil RSUD, 2 org Personil PMI, 2 org Personil Satpol PP dan 1 org Dokter RSUD kab Siak.
Berkaitan dengan kegiatan tersebut Danramil 03/Siak Mayor Inf Suratno menyampaikan bahwa kita membuat posko Rumah singgah, dengan tujuan membantu masyarakat yang sakit akibat kabut asap.
Dinas kesehatan telah menyiapkan fasilitas yang ada diantaranya, Meja dan Kursi untuk Pemeriksaan Dokter, Tempat tidur Pasien, Kursi Pasien, Tabung Oksigen besar, Rebreathing Face Mask, Selang Oksigen, Troli Instrumentasi, Tensi Meter, dan Stetoskop serta obat obatan yang diperlukan.
Ditempat tersebut juga disiapkan unit ambulance untuk kegiatan evakuasi apabila diperlukan.
Rumah singgah yang digelar di gedung tengku Mahratu tersebut juga dilengkapi Unit AC untuk pelayanan udara bersih dan Perlengkapan mainan anak anak sebagai arena bermain untuk anak anak balita.
Secara umum dampak yang ditemukan dari terpapar kabut asap saat ini adalah iritasi pada mata dan saluran pernapasan atas. Masyarakat yang terpapar asap akibat kebakaran hutan akan mengalami perih pada mata karena iritasi dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).
Penekanan khusus pada pelayanan kelompok masyarakat rentan seperti ibu hamil, balita, dan lansia yang bisa lebih mudah terdampak asap karhutla.(fa)
Komentar Anda :