Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasa" />
 
 
Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
Senin, 15-07-2019 - 18:21:12 WIB 👁 58761

TERKAIT:
 
  • Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sangat meresahkan warga
  •  


    SERGAPONLINE.COM BANTAN - Abrasi yang menerjang pantai timur Pulau Bengkalis, sudah sejak lama berlangsung, tetapi dalam dalam dua tahun terakhir ini dampak dirasakan semakin membesar. Ratusan meter daratan yang dulunya perkebunan warga kini telah berubah menjadi hamparan pantai. Salah satu Desa yang terkena dampak tersebut adalah Desa Pambang Pesisir yang kini abrasinya sudah hampir mendekati pemukiman warga.

    "Abrasi sudah sangat dekat sekali hanya hitungan puluhan meter saja ke  pemukiman warga," ungkap Kades Pambang Pesisir Pasla saat ditemui media ini. Senin (15/07/19).

    Dikatakan oleh orang nomor satu Desa Pambang Pesisir itu bahwa saat ini yang paling dikhawatirkan oleh masyarakatnya adalah belum maksimalnya penanganan dari pemerintah untuk meredam abrasi di Desanya itu dan mengakibatkan banyak perkebunan warga yang sudah hilang dan sudah menjadi hamparan pantai hingga abrasi itu sudah semakin dekat dengan pemukiman warga.

    "Baru-baru ini sudah ada tinjauan langsung dari team Menko Kemaritiman untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di bagian timur pulau Bengkalis tersebut, ini merupakan angin segar bagi kami dan mudah-mudahan tidak sekedar wacana tapi benar akan terlaksana," ungkap Pasla.

    Lebih lanjut Pasla menceritakan saat ini yang menjadi fokus bagi desanya adalah menyelamatkan Lapangan Bola yang kini telah mulai terkikis oleh amukan gelombang yang terus menerpa wilayah tersebut.

    "Untuk saat ini masyarakat secara bergotong royong untuk membuat pemecah gelombang dengan bahan seadanya untuk menyelamatkan Lapangan bola kaki di Desa kami, karena lapangan bola tersebut merupakan tempat dimana aktifitas bagi masyarakat khususnya pemuda dalam melakukan kegiatan olah raga yang merupakan kegiatan positif bagi para generasi muda di desa kami, jadi ini penting bagi kami untuk menyelamatkannya terlebih dahulu," jelas mantan aktifis itu.

    Pasla juga menjelaskan bahwa dari Pemerintah Daerah memang pernah membuat tanggul pemecah gelombang namun itu sudah hancur akibat gelombang yang terus menerus menerpa bibir pantai tersebut.

    "Pemecah gelombang memang pernah dibangun pada tahun 2013 lalu, namun kini sudah rusak dan selanjutnya dibangun lagi pada tahun 2016 dan kini masih bertahan dan hasilnya pun bagus pantai yang dulu terkikis kini pelahan-lahan tertimbun dengan sendirinya, namun pembangunannya hanya sebagian kecil saja, jika pembangunan ini dilanjut mudah-mudahan abrasi yang mengancam di Desa kami bisa segera dicegah," ungkap Kades Pambang Pesisir itu penuh harap.

    "Semoga apa yang akan dijanjikan pemerintah bisa segera terlaksana, karena jika ini berlarut bukan tidak mungkin 2 atau 3 tahun mendatang pemukiman warga yang ada saat ini bisa sirna akibat abrasi,"tutup Pasla.(fa)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bupati Bintan Instruksikan Sekolah Libur Tiga Hari Antisipasi Dampak Kabut Asap
  • Bupati Roby Sampaikan Ranperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027
  • Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah
  • PWMOI Pekanbaru Kirimkan Pemain Terbaik Bilyard dalam Turnamen Bilyard PWI Tingkat Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Bupati Bintan Instruksikan Sekolah Libur Tiga Hari Antisipasi Dampak Kabut Asap
    03 Bupati Roby Sampaikan Ranperda Perubahan APBD 2026 dan APBD 2027
    04 Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Donor Darah Ditlantas Polda Riau Kumpulkan 350 Kantong Darah
    05 PWMOI Pekanbaru Kirimkan Pemain Terbaik Bilyard dalam Turnamen Bilyard PWI Tingkat Nasional
    06 Unit PPA Polres Kampar Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tapung, Pelaku 18 Tahun Ditangkap
    07 Sat PJR Gerak Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
    08 Harapan kami usulan pertama tetap terlaksana. Perbaikan Jalan Purnama RT 03 RW 01 harus jalan, tegas warga.
    09 Polresta Pekanbaru Gelar Razia THM, 17 Pengunjung Jalani Tes Urine
    10 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla
    11 Polres Siak Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkotika Seberat Satu Kilo Di Kecamatan Tualang
    12 Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Kasat Lantas ResPasbar AKP Nanin Aprilia Fitriani Turun Ke Jalan Bagikan Masker
    13 Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Kapolres Pasaman Barat Turun ke Jalan Bagikan Masker
    14 ?Berantas Tambang Ilegal, Polres Dharmasraya Musnahkan Lokasi PETI di Sungai Kambut
    15 Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan
    16 Polsek Kampar Kiri Tangkap Dua Pelaku Narkoba, Diduga Ingin Transaksi Narkoba
    17 Hingga Agustus 2026, Program Cek Kesehatan Gratis di Bintan Sasar 63.540 Jiwa
    18 Keberhasilan Program Asta-Cita Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Tampil di Garda Terdepan, Kawal 3 Ton Jagung Petani Hingga ke Bulog
    19 Satreskrim Polres Siak Sigap Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Lubuk Dalam
    20 Tak Kenal Lelah, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar Pimpin Langsung Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Dayun
    21 Ketua Bhayangkari Cabang Padang Kunjungi Ranting Padang Selatan, Sinergi dan Dukungan Nyata
    22 Srikandi Polres Kampar di Garis Depan Karhutla: Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Pimpin Langsung Pemadaman Api di Rimbo Panjang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com