Terkait Kasus Penganiayaan Suami-Istri, Kinerja Polsek Tenayan Raya Pekanbaru Dipertanyakan
Jumat, 03-05-2019 - 18:25:21 WIB 👁 74847

TERKAIT:
 
  • Terkait Kasus Penganiayaan Suami-Istri, Kinerja Polsek Tenayan Raya Pekanbaru Dipertanyakan
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU- Santi Uliana Gultom (31), korban penganiayaan, yang sebelumnya telah membuat pengaduan resmi ke Mapolsek Tenayan Raya Kota Pekanbaru, Selasa (26/03/2019) lalu, menilai kinerja Polsek setempat tidak serius memproses penganiayaan/pengeroyokan yang dilaporkan korban.

    Ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Sepakat Gg. Sepakat V RT/RW, 003/023 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru ini cukup kecewa dengan sikap penyidik yang menjadi juru periksanya. Pasalnya, dia (korban-red) sebelumnya disuruh mengantarkan surat untuk saksi yang melihat kejadian itu. “Aku yang jadi korban, aku pula yang disuruh juper mengantarkan surat untuk saksi. Inikan pembodohan? padahal dua nama para saksi sudah aku sampaikan bahkan sudah ada yang diperiksa untuk diminta keterangan. namun, pelaku tak diproses”, ujar Santi kepada Wartawan kemarin sore.

    Menurut Santi Uliana Gultom, dengan dimintanya dia mendatangkan saksi dihadapan penyidik sebelumnya, kasus ini terkesan dipersulit. Sedangkan banyak saksi yang melihat langsung peristiwa pengeroyokkan itu, sudah pernah dihubungi, tapi mereka tidak bersedia dan tidak mau namanya dibawa-bawa.

    “Sudah mau dua (2) bulan, tapi berkas laporan saya masak dibilang visum belum keluar dari rumah sakit Bhayangkara Polda. Saya gak ngerti kok banyak kali alasan yang mencurigakan dikasus yang menimpa Saya ini,” kesalnya.

    Sementara itu, petugas yang menangani kasus tersebut di Polsek Tenayan Raya Pekanbaru, Bripka Wibisono, SH, saat dihubungi media mengatakan, untuk saat ini pelaku belum bisa di panggil, karena saksi yang sudah menerima surat panggilan tak mau datang ke Polsek. “Saya masih di Medan, sore nanti bali ke Pekanbaru, dan besok Saya coba panggil lagi saksi yang dipanggil minggu kemaren”, pungkas Bripka Wibisono, SH berjanji akan segera menindaklanjuti laporan korban dan secepatnya menuntaskan kasus tersebut.

    Sebelumnya, Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi ketika ditemui Wartawan diruang kerjanya beberapa waktu lalu berjanji, segera menuntaskan laporan Santi Uliana Gultom (korban) tersebut.

    “Kasus yang dilaporkan korban ini akan segera diproses oleh penyidik sampai selesai. Jadi, korban bersabar dulu, karena masalah yang menimpa ibu Santi (korban) ini tinggal meminta keterangan saksi  lagi”, ujar Kompol M Hanafi yang dikenal  cukup dekat dengan media.

    Keluarga korban (Santi Gultom-red), Daniel Gultom merupakan Ketua LSM PENJARA- Indonesia, kepada Wartawan Jum'at (03/05/19) di Pekanbaru, berharap kasus penganiayaan dan pengeroyokan yang menimpa keluarganya tersebut, diusut Polisi. "Kami dari keluarga, pengeroyokkan yang dilakukan suami-istri marga Sinaga itu terhadap ito Saya (Santi-red), segera diproses Polisi, katanya berharap. "Sebelum hari H Pileg dan Pilpres pekan lalu, Saya bersama korban atau Santi, telah dipanggil oleh penyidik, Bripka Wibisono SH di kantor Polsek Tenayan. Namun karena ada dugaan firasat kami terhadap penyidik tidak serius memproses masalah ini, makanya Saya beritahukan langsung ke penyidik, jika pelaku marga Sinaga itu dmana-mana diluar menyatakan, jika penyidik tak berani menangkap mereka karena ada sahabat mereka atau keluarganya pelaku salah satu oknum polisi di Polsek" sebut Daniel Gultom

    Namun demikian terang Daniel Gultom, "Dalam masalah ini, kami dari keluarga korban masih percaya penuh terhadap pernyataan dan komitmen pak Kompol Hanafi yang berjanji dan menyatakan kepada kami di kantornya beberapa waktu lalu, laporan keluarga kami selaku korban kejahatan suami isteri itu, akan segera diproses sesuai peraturan hukum yang berlaku", ujar Daniel Gultom yang mengaku tak gentar terhadap informasi pernyataan pelaku yang merasa kebal hukum karena dibeking oleh salah satu oknum petugas Polri di Polsek setempat.


    Sumber: Harianberantas/Soc



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com