DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
Kamis, 15-10-2026 - 21:40:11 WIB 👁 553
Foto : Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama
TERKAIT:
 
  • DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU – Pemerataan pembangunan rumah sakit dan penguatan kolaborasi antara fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta dinilai penting untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan di Provinsi Riau. Perencanaan fasilitas kesehatan perlu mempertimbangkan persebaran penduduk, kondisi geografis, serta ketersediaan tenaga medis agar pelayanan tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu.

    Hal tersebut mengemuka dalam Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitasi Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Provinsi Riau Tahun 2026 di Ruang Rapat Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Kamis (15/10/2026).

    Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama, menyampaikan bahwa pembangunan rumah sakit perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah. Pemerataan fasilitas dan tenaga medis diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat dari berbagai kabupaten/kota terhadap rumah sakit di Pekanbaru.

    “Pembangunan rumah sakit di Provinsi Riau harus memperhatikan pemerataan sesuai kondisi geografis masing-masing daerah. Jangan sampai fasilitas kesehatan menumpuk di satu wilayah, sementara daerah lain masih kekurangan dokter dan sarana pelayanan,” ujar Ginda.

    Ia juga menekankan bahwa peningkatan layanan kesehatan membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Menurutnya, kemitraan antara pemerintah dan swasta perlu dibangun dengan pembagian peran yang jelas serta didukung kepastian kebijakan dan anggaran.

    “Rumah sakit pemerintah dan swasta harus saling mendukung dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, begitu juga pihak swasta membutuhkan dukungan dan kepastian kebijakan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

    Sementara itu, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah II, Nopi Hidayat, menyampaikan bahwa pemerataan fasilitas kesehatan, kapasitas tempat tidur, dan tenaga medis perlu menjadi perhatian bersama. Ketersediaan layanan di wilayah tempat tinggal masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam memastikan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memperoleh pelayanan sesuai kebutuhan.

    Menurut Nopi, pemetaan kapasitas dan kompetensi fasilitas kesehatan diperlukan agar pasien dapat diarahkan ke fasilitas yang sesuai dengan kondisi medisnya. Penguatan fasilitas kesehatan tingkat pertama juga menjadi bagian penting untuk memastikan kasus yang dapat ditangani di puskesmas tidak seluruhnya berujung pada rujukan ke rumah sakit.

    “Pemerataan fasilitas kesehatan perlu menjadi perhatian bersama karena akses tidak hanya ditentukan oleh kepesertaan, tetapi juga ketersediaan layanan di wilayah tempat tinggal masyarakat. Kita perlu memastikan fasilitas dan tenaga kesehatan tersedia sesuai kebutuhan agar pelayanan tidak terkonsentrasi di kota tertentu,” kata Nopi.

    Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, fasilitas kesehatan tingkat pertama, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk meningkatkan mutu pelayanan sekaligus mendorong penggunaan pembiayaan kesehatan secara lebih efektif.

    Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD dan BPJS Kesehatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam memetakan kebutuhan fasilitas kesehatan di setiap wilayah. Dengan perencanaan yang sesuai kondisi daerah dan kemitraan yang terarah, pemerataan akses serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Riau diharapkan dapat terus ditingkatkan.(rls/res)




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR
  • Pemko Pekanbaru Kebut Perbaikan 60 Kilometer Jalan Rusak
  • Pemkab Inhil Luncurkan JDIH Terintegrasi i-Potret
  • Pemprov Riau Kembali Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 30 November
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Bupati Siak Perpanjang SK 2.994 ASN PPPK Paruh Waktu, Dapat Gaji 13 dan THR
    03 Pemko Pekanbaru Kebut Perbaikan 60 Kilometer Jalan Rusak
    04 Pemkab Inhil Luncurkan JDIH Terintegrasi i-Potret
    05 Pemprov Riau Kembali Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga 30 November
    06 Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jalan Yahya Tatoe
    07 Riau Perkuat Strategi Pencegahan Ekstremisme melalui RAD-PE
    08 Pemprov Riau Evaluasi Skema Iuran UHC, Hak Peserta JKN Tetap Jadi Prioritas
    09 Pemprov Riau Dorong Penguatan Puskesmas untuk Pemerataan Layanan Kesehatan
    10 Hari Keempat MTQ ke-55 Kampar, Sejumlah Cabang Memasuki Babak Final
    11 DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
    12 Pecat 10 ASN Mangkir, Pemkab Siak Juga Awarding 14 ASN Hebat 2026
    13 Bupati Siak Masuk Top 5 Bupati Pendukung Zakat Terbaik di Indonesia
    14 Pemko Pekanbaru Gandeng BPKP Evaluasi PDAM Tirta Siak, Pengelolaan Bakal Diperkuat
    15 DPRD Riau Tekankan Pemerataan Rumah Sakit dan Kolaborasi Pemerintah-Swasta
    16
    17 Buka Konferkab Ke-2 PWI Bintan, Roby : Insan Pers Mitra Pemerintah Kawal Pembangunan
    18 Kapolres Pasbar Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Kapolsek Talamau, AKP Zulfikar Dilantik sebagai Kasiwas
    19 Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan
    20 Kalapas Pasir Pangarayan Jadi Pengajar, Warga Binaan Belajar Membaca, Menulis, dan Berhitung
    21 Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Sosialisasi Pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi Tahun 2026
    22 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kompol Sholton Resmi Jabat Kasat Reskrim
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com