Kampar Terbesar, Meranti Terkecil Terima Anggaran Verifikasi Koperasi Merah Putih di Riau
Jumat, 09-10-2026 - 21:42:03 WIB 👁 2041
 |
| Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi. |
SERGAPONLINE.COM RIAU - Kabupaten Kampar mendapat alokasi anggaran terbesar dari Kementerian Koperasi untuk mempercepat verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Riau tahun 2026.
Dari total anggaran Rp3,79 miliar untuk 12 kabupaten/kota, Kampar memperoleh Rp787,13 juta. Sementara itu, Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat alokasi terkecil, yakni Rp113,8 juta.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan anggaran tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi untuk mempercepat proses verifikasi dan validasi pembangunan Koperasi Merah Putih.
Menurutnya, dukungan tersebut membantu pemerintah daerah menjalankan program di tengah keterbatasan fiskal.
"Alhamdulillah, di tengah kondisi keuangan daerah saat ini, kementerian memberikan dukungan anggaran untuk mempercepat proses verifikasi dan validasi," kata Syahrial, Jumat (9/10/2026).
Ia menjelaskan, anggaran tersebut mendukung percepatan pendataan dan pemeriksaan bangunan Koperasi Merah Putih yang telah selesai dibangun.
Berdasarkan data Pemprov Riau, sebanyak 416 bangunan Koperasi Merah Putih dilaporkan telah selesai 100 persen. Namun, baru 114 bangunan yang tercatat menjalani proses verifikasi dan validasi.
Untuk mempercepat proses tersebut, tim verifikasi dan validasi telah dibentuk di seluruh kabupaten/kota di Riau.
"Kita sudah membentuk tim verifikasi dan validasi di seluruh kabupaten/kota. Tim ini bertugas memeriksa administrasi sekaligus memastikan kondisi fisik bangunan koperasi," jelasnya.
Hasil pemeriksaan selanjutnya dimasukkan ke dalam sistem nasional SimKopdes agar perkembangan pembangunan Koperasi Merah Putih dapat dipantau.
Kampar Terima Alokasi Terbesar
Berdasarkan rincian anggaran dekonsentrasi Kementerian Koperasi tahun 2026, Kabupaten Kampar memperoleh alokasi Rp787.132.000, disusul Kabupaten Rokan Hulu sebesar Rp436.680.000 dan Kabupaten Siak Rp427.712.000.
Sementara itu, Kabupaten Rokan Hilir mendapat Rp409.776.000, Indragiri Hulu Rp355.968.000, dan Bengkalis Rp338.032.000.
Berikutnya, Kabupaten Indragiri Hilir memperoleh Rp221.448.000, Kuantan Singingi Rp194.544.000, Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan masing-masing Rp176.608.000, serta Kota Pekanbaru Rp158.672.000.
Adapun Kabupaten Kepulauan Meranti memperoleh alokasi terkecil, yakni Rp113.800.000.
Secara keseluruhan, anggaran yang dialokasikan untuk 12 kabupaten/kota di Riau mencapai Rp3.796.980.000.
Selain mengandalkan dukungan anggaran pemerintah pusat, Pemprov Riau juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih, termasuk mendukung penyediaan lahan melalui skema pinjam pakai, hibah, maupun bentuk lainnya.
"Kami berharap dukungan pemerintah pusat dan daerah tersebut dapat mempercepat pelaksanaan program Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Riau," pungkasnya.(rls/res)
Komentar Anda :