Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 141 µg/m³
Jumat, 09-10-2026 - 15:08:28 WIB 👁 2225
 |
| Foto : Waspada asap di Pekanbaru, BMKG minta warga kurangi aktivitas di luar rumah |
SERGAPONLINE.COM PEKANBARU – Kualitas udara di Kota Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat pada Jumat (9/10/2026) siang. Konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat mencapai 141 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 11.00 WIB.
Kondisi ini membuat masyarakat diminta lebih waspada terhadap paparan asap, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Warga disarankan menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat.
Forecaster On Duty BMKG, Indah DN, mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara.
"Warga juga disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat, terutama untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan," imbau Indah DN.
Di tengah kondisi tersebut, jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau tercatat sebanyak delapan titik berdasarkan pembaruan data pada pukul 23.00 WIB. Meski jumlahnya menurun, potensi kekaburan udara akibat asap diprakirakan masih terjadi sepanjang Jumat hingga dini hari.
Delapan titik panas itu tersebar di lima kabupaten. Rinciannya, Kampar satu titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Indragiri Hulu dua titik, dan Indragiri Hilir satu titik.
Sementara itu, jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 4.127 titik. Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 3.328 titik. Selanjutnya, Lampung mencatat 330 titik, Bangka Belitung 225 titik, dan Jambi 224 titik.
Di sisi lain, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sejumlah wilayah Riau pada Jumat pagi.
Pada siang hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.
Peluang hujan meluas pada sore hingga malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Riau. Kondisi serupa juga berpotensi berlanjut hingga dini hari, termasuk di Kota Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Cuaca ekstrem lokal tersebut berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir pada sore atau malam hingga dini hari.
Untuk kondisi cuaca secara umum, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 45–98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.
BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama ketika asap masih menyelimuti sejumlah wilayah.
"Masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker dan pembatasan kegiatan ketika asap semakin pekat menjadi langkah yang disarankan untuk mengurangi paparan partikulat halus," imbau BMKG.(rls/res)
Komentar Anda :