Lantik 53 Kepala Sekolah, Bupati Zukri Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Pelalawan Putus Sekolah
Jumat, 02-10-2026 - 09:54:08 WIB 👁 745
 |
| Bupati Pelalawan saat menyalami kepala sekolah yang dilantik |
SERGAPONLINE.COM PANGKALAN KERINCI – Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM. melantik 2 pejabat fungsional dan 53 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Kamis (1/10/2026). Pelantikan berlangsung di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Pelalawan.
Dalam arahannya, Bupati Zukri menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab besar dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan.
Menurutnya, kepala sekolah harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan yang layak.
“Yang harus kita pikirkan bukan jabatannya, tetapi bagaimana sekolah kita menjadi jauh lebih baik, anak-anak semakin cerdas dan tidak ada lagi anak yang putus sekolah,” ujar Bupati Zukri.
Bupati meminta seluruh kepala sekolah membangun hubungan yang baik dengan guru maupun siswa. Pengelolaan sekolah juga harus dilakukan secara profesional dan tanpa membeda-bedakan peserta didik.
Ia menegaskan, persoalan anak putus sekolah tidak boleh hanya dilihat sebagai persoalan keluarga. Kepala sekolah diminta aktif melakukan pendataan dan mendatangi keluarga yang anaknya tidak lagi melanjutkan pendidikan.
“Jangan sampai ada anak kita yang tidak sekolah karena persoalan biaya. Cari tahu persoalannya, datangi keluarganya dan dorong anak tersebut kembali bersekolah,” tegasnya.
Selain persoalan peserta didik, Bupati juga meminta kepala sekolah tidak ragu melaporkan berbagai kerusakan fasilitas pendidikan kepada pemerintah daerah.
Mulai dari ruang kelas rusak, meja dan kursi yang tidak layak, plafon bocor hingga fasilitas penting lainnya harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti.
“Kalau ada ruang kelas rusak, meja dan kursi tidak layak, plafon bocor atau fasilitas penting lainnya, segera laporkan. Jangan kepala sekolah sibuk memikirkan biaya perbaikannya. Fokus mengelola sekolah dan memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan baik,” katanya.
Bupati Zukri juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga pendidik. Guru yang belum menyelesaikan pendidikan sarjana didorong untuk melanjutkan pendidikan melalui program bantuan pendidikan maupun kerja sama dengan perguruan tinggi, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Menurutnya, peningkatan kualitas guru merupakan bagian penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Zukri secara khusus mengingatkan sekolah agar tidak menetapkan harga maupun tempat pembelian seragam sekolah bagi peserta didik.
Orang tua, kata dia, harus diberikan kebebasan untuk membeli seragam anaknya sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
“Jangan ada penetapan harga baju seragam di sekolah. Biarkan orang tua membeli sendiri seragam anaknya. Dinas Pendidikan agar menjaga betul hal ini,” tegasnya.
Bupati bahkan meminta tindakan tegas dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.
“Kalau ada yang terbukti melakukan pelanggaran, saya akan tindak tegas dan memerintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan,” sambungnya.
Bupati berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan tulus, profesional dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan agar seluruh program pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, Kepala BKPSDM Darlis, Plt. Asisten III May Hendri, sejumlah kepala OPD, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.(rls/rest)
Komentar Anda :