KPU Riau dan Universitas Riau Dorong Pendidikan Pemilih Yang Adaptif Untuk Generasi Z
Minggu, 06-09-2026 - 15:12:42 WIB 👁 8769
Foto: Ketua KPU Provinsi Riau Saat Pimpin Gelar Dorong Pendidikan Pemilih Yang Adaptif Untuk Generasi Z
TERKAIT:
 
  • KPU Riau dan Universitas Riau Dorong Pendidikan Pemilih Yang Adaptif Untuk Generasi Z
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pendidikan Pemilih Guna Mengembangkan Partisipasi Politik Generasi Z di Provinsi Riau, Senin (31/8/2026), di Aula Lantai 2 Kantor KPU Provinsi Riau.

    Kegiatan diikuti Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto, Nahrawi, dan Supriyanto, pejabat struktural serta staf Sekretariat KPU Provinsi Riau yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat. Turut hadir mahasiswa magang dari beberapa universitas di Pekanbaru sebagai representasi Generasi Z.

    FGD menjadi ruang bertukar gagasan antara KPU Provinsi Riau dan Tim Peneliti Universitas Riau yang terdiri dari Dr. Hambali, M.Si, Dr. Hariyanti, M.Pd dan Hamdi Abdullah Hasibuan, M.Pd dalam mengembangkan pendidikan pemilih yang lebih sesuai dengan karakteristik generasi muda, khususnya Generasi Z.

    Ketua Tim Peneliti Universitas Riau, Dr. Hambali, M.Si., menyampaikan bahwa pendidikan pemilih perlu diarahkan tidak sekadar memberikan pengetahuan mengenai pemilu, tetapi membangun Generasi Z sebagai subjek demokrasi.

    “Pendidikan pemilih tidak cukup hanya memberikan pengetahuan tentang pemilu. Kita perlu mendorong transformasi Generasi Z dari penerima informasi menjadi subjek demokrasi yang memiliki pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, pengalaman, dan kapasitas untuk berpartisipasi secara aktif, bertanggung jawab, serta berkelanjutan,” ujar Hambali.

    “Media sosial merupakan ruang publik yang sangat dekat dengan Generasi Z. Tantangannya adalah bagaimana ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat menerima informasi yang viral, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar, berdiskusi, berdeliberasi, dan mengembangkan keterampilan berdemokrasi,” lanjutnya.

    Anggota KPU Provinsi Riau, Nugroho Noto Susanto, yang merupakan Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Hubungan Masyarakat dan SDM mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu untuk menghadirkan pendidikan pemilih yang lebih relevan dengan karakter generasi muda.

    Menurutnya, pendidikan pemilih perlu diarahkan untuk membangun generasi muda yang tidak hanya menggunakan hak pilih, tetapi juga memiliki pemahaman dan keterampilan dalam kehidupan demokrasi.

    “Yang ingin kita bangun bukan sekadar pemilih yang datang ke TPS, tetapi generasi muda yang memahami demokrasi, kritis terhadap informasi politik, mampu menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, dan mau terlibat dalam kehidupan demokrasi secara berkelanjutan,” lanjutnya.

    Konsep yang ditawarkan dalam penelitian adalah Pendidikan Pemilih Integrated, yang dibangun melalui lima prinsip utama, yaitu integratif, kolaboratif, komprehensif, berkelanjutan, dan digitalisasi. Pendidikan pemilih dapat diintegrasikan melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila maupun kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema suara demokrasi atau kegiatan kokurikuler.

    Dalam konsep Pendidikan Pemilih Integrated, metode yang dapat digunakan antara lain diskusi kelompok, role playing, case study, project based learning, dan simulasi. Media pembelajaran juga dapat dikembangkan melalui gamifikasi, kartu prapemilih cerdas, puzzle kepemiluan, serta pemanfaatan media sosial.

    Berdasarkan penelitian, political engagement Generasi Z di media sosial cukup aktif, namun partisipasi politik masih menghadapi persoalan seperti informasi yang cenderung dipilih berdasarkan viralitas, literasi politik yang belum optimal, serta keterampilan berdemokrasi yang masih perlu diperkuat.

    Melalui FGD ini, KPU Provinsi Riau bersama Tim Peneliti Universitas Riau mendorong pengembangan pendidikan pemilih yang tidak berhenti pada tahapan pemilu. Pendidikan pemilih diharapkan menjadi proses berkelanjutan untuk membangun generasi muda yang melek politik, kritis, memiliki keterampilan berdemokrasi, dan mampu berpartisipasi secara aktif serta bertanggung jawab.

    Konsep Pendidikan Pemilih Integrated pada akhirnya diarahkan untuk mentransformasikan Generasi Z dari penerima informasi menjadi subjek demokrasi yang memiliki pengetahuan, kesadaran kritis, keterampilan, pengalaman, dan kapasitas untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi, baik secara elektoral maupun non-elektoral.( Dok: Humas KPU Provinsi Riau).


    Editor: Jasrilchaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • PWMOI Pekanbaru Kirimkan Pemain Terbaik Bilyard dalam Turnamen Bilyard PWI Tingkat Nasional
  • Unit PPA Polres Kampar Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tapung, Pelaku 18 Tahun Ditangkap
  • Sat PJR Gerak Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
  • Harapan kami usulan pertama tetap terlaksana. Perbaikan Jalan Purnama RT 03 RW 01 harus jalan, tegas warga.
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 PWMOI Pekanbaru Kirimkan Pemain Terbaik Bilyard dalam Turnamen Bilyard PWI Tingkat Nasional
    03 Unit PPA Polres Kampar Ungkap Kasus Pelecehan Seksual Anak di Tapung, Pelaku 18 Tahun Ditangkap
    04 Sat PJR Gerak Cepat Lindungi Warga dari Upaya Penarikan Kendaraan di Gerbang Tol Muara Fajar
    05 Harapan kami usulan pertama tetap terlaksana. Perbaikan Jalan Purnama RT 03 RW 01 harus jalan, tegas warga.
    06 Polresta Pekanbaru Gelar Razia THM, 17 Pengunjung Jalani Tes Urine
    07 Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla
    08 Polres Siak Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Narkotika Seberat Satu Kilo Di Kecamatan Tualang
    09 Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Kasat Lantas ResPasbar AKP Nanin Aprilia Fitriani Turun Ke Jalan Bagikan Masker
    10 Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Kapolres Pasaman Barat Turun ke Jalan Bagikan Masker
    11 ?Berantas Tambang Ilegal, Polres Dharmasraya Musnahkan Lokasi PETI di Sungai Kambut
    12 Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan
    13 Polsek Kampar Kiri Tangkap Dua Pelaku Narkoba, Diduga Ingin Transaksi Narkoba
    14 Hingga Agustus 2026, Program Cek Kesehatan Gratis di Bintan Sasar 63.540 Jiwa
    15 Keberhasilan Program Asta-Cita Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid SH Tampil di Garda Terdepan, Kawal 3 Ton Jagung Petani Hingga ke Bulog
    16 Satreskrim Polres Siak Sigap Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Di Lubuk Dalam
    17 Tak Kenal Lelah, Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar Pimpin Langsung Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Dayun
    18 Ketua Bhayangkari Cabang Padang Kunjungi Ranting Padang Selatan, Sinergi dan Dukungan Nyata
    19 Srikandi Polres Kampar di Garis Depan Karhutla: Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Pimpin Langsung Pemadaman Api di Rimbo Panjang
    20 Kakanwil Dorong Lapas Terbuka Rumbai Siap Optimalkan Ketahanan Pangan
    21 Polda Sumbar Berduka Kabidkum Polda Sumbar Kombes Pol Ahmad Basahil Meninggal Dunia di RS Bhayangkara Padang
    22 Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com