Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Virtual Meet Penyampaian Mekanisme Penilaian E-SAKIP dan Sosialisasi Inovasi Jembatan Layang
SERGAPONLINE.COM ROHUL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Penyampaian Mekanisme Penilaian E-SAKIP dan Sosialisasi Inovasi Jembatan Layang yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan Efendi P. Purba bersama jajaran pejabat struktural dan operator yang membidangi SAKIP.
Penyampaian mekanisme penilaian E-SAKIP dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan kinerja pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau. Kegiatan juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman terkait pelaksanaan SAKIP serta mendukung peningkatan kualitas kinerja organisasi.
Dalam kegiatan tersebut, Kasubag Tata Usaha dan Umum, Muhammad Lukman, turut memberikan arahan terkait pelaksanaan SAKIP. Arahan tersebut mencakup pentingnya pemahaman terhadap indikator kinerja, kelengkapan dokumen pendukung, serta konsistensi antara perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, pelaporan, dan evaluasi kinerja.
Penyampaian mekanisme penilaian E-SAKIP menjadi momentum bagi jajaran Lapas Pasir Pangarayan untuk mencermati pelaksanaan kinerja yang telah berjalan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan.
Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, menyampaikan bahwa penguatan SAKIP merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Penyampaian mekanisme penilaian E-SAKIP ini menjadi momentum bagi kami untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan memiliki keterkaitan dengan target kinerja organisasi. Kami akan terus melakukan perbaikan dan penguatan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan maupun pelaporan, sehingga kinerja Lapas Pasir Pangarayan dapat semakin terukur dan akuntabel,” ujar Efendi.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan SAKIP. Menurutnya, SAKIP bukan hanya menjadi tanggung jawab operator, tetapi merupakan bagian dari sistem kerja yang perlu dipahami dan dilaksanakan bersama oleh seluruh jajaran.
“Kami berharap melalui penyampaian mekanisme penilaian dan arahan yang diberikan, seluruh jajaran semakin memahami pentingnya SAKIP sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas kinerja. Setiap capaian harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat bagi organisasi serta pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain pembahasan SAKIP, kegiatan diselingi dengan paparan mengenai inovasi Jembatan Layang yang disampaikan oleh Ketua Tim Perencanaan dan Reformasi Birokrasi. Paparan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan inovasi yang mendukung peningkatan efektivitas tata kelola serta memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Editor: Jasrilchaniago
Komentar Anda :