Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
Jumat, 21-08-2026 - 10:20:40 WIB šŸ‘ 11869
Foto: Kondisi jembatan alternatif menuju kawasan persawahan masyarakat Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, yang pembangunannya disebut menggunakan dana Rp10 juta.
TERKAIT:
 
  • Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Penggunaan dana sebesar Rp10 juta yang diperuntukkan bagi pembangunan jembatan alternatif di Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, di duga kades Selewengkan, Jumat (21/8/2026).

    Persoalan tersebut mencuat setelah muncul informasi mengenai kondisi fisik jembatan yang disebut masih sederhana dan menggunakan material kayu serta papan. Sementara itu, dana untuk pembangunan akses penghubung masyarakat menuju kawasan persawahan tersebut disebut telah ditransfer kepada Pemerintah Desa Teluk Sejuah.

    Informasi yang diperoleh menyebutkan, jembatan alternatif itu dibutuhkan masyarakat karena akses menuju lahan pertanian mereka terdampak pembangunan jaringan irigasi. Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan jalur penghubung sementara untuk tetap dapat beraktivitas menuju sawah.

    Mantan Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Indragiri Hulu, Syahrial, membenarkan adanya dana sebesar Rp10 juta yang pernah ditransfer untuk keperluan pembangunan jembatan tersebut.
    “Dananya sudah saya transfer, tahun kemarin sepuluh juta rupiah,” ujar Syahrial sebagaimana dikutip dari pemberitaan DetakIndonesia.co.id.

    Menurut Syahrial, dana tersebut merupakan bantuan yang terpisah dari anggaran pembangunan jaringan irigasi di wilayah Dusun Tua, Kecamatan Kelayang.
    “Dari tahun kemarin sudah kami desak untuk dibangun, tapi Kadesnya malah menganggap enteng,” ungkapnya.

    Adapun pembangunan jaringan irigasi yang dimaksud disebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp8,2 miliar pada tahun 2024.

    Infrastruktur tersebut dibangun untuk menyalurkan kebutuhan air dari Sungai Indragiri menuju lahan pertanian masyarakat yang mencapai ratusan hektare.
    Kades: Dana Rp10 Juta Sudah Digunakan

    Kepala Desa Teluk Sejuah, Elfizon, saat dikonfirmasi Sergaponline.com melalui sambungan telepon, Senin (18/8/2026), membenarkan adanya transfer dana sebesar Rp10 juta dari pihak Dinas Pekerjaan Umum.
    Namun, Elfizon membantah jika dana tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya.

    “Benar ada uang yang ditransfer kepada saya oleh pihak Dinas PU sebesar Rp10 juta. Dana itu untuk keperluan pembangunan jembatan alternatif sebagai akses masyarakat melakukan aktivitas ke sawah,” jelas Elfizon.

    Ia menerangkan, pembangunan jembatan alternatif tersebut muncul karena akses masyarakat sebelumnya terputus akibat adanya pekerjaan pembangunan irigasi.

    “Karena jalan ditutup oleh pembangunan irigasi, masyarakat tidak bisa melewatinya. Masyarakat kemudian meminta kepada pihak kontraktor untuk membantu membuat jembatan alternatif tersebut, dan pihak Dinas PU yang mengirim uang kepada saya,” katanya.

    Elfizon menegaskan, dana tersebut telah digunakan untuk pembangunan jembatan di beberapa lokasi.
    “Uang itu sudah kita gunakan untuk membangun jembatan tiga titik,” ujarnya.

    Terkait kondisi pekerjaan jaringan irigasi, Elfizon juga menyampaikan bahwa pihak desa hingga kini belum menerima hasil pekerjaan tersebut secara resmi.
    “Kalau terkait masalah kondisi proyek irigasi, sampai sekarang belum ada kami serah terima, karena kondisi proyek irigasi sebagian ada yang rusak dan retak,” katanya.

    Menurutnya, belum berfungsinya jaringan irigasi tersebut juga dipengaruhi kondisi cuaca.
    “Kendalanya karena cuaca kemarau, sehingga irigasi tersebut belum berfungsi,” tambahnya.
    LSM Gerak Minta Penggunaan Dana Dipastikan
    Sementara itu, Ketua DPD LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (Gerak), Emos Gea, meminta penggunaan dana Rp10 juta tersebut dapat dijelaskan secara terbuka dan dipastikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

    “Kita minta kepada kepala desa, jika jembatan itu memang belum dibuat atau tidak memberikan manfaat kepada masyarakat, agar uang tersebut dikembalikan. Jangan sampai ada azas manfaat dengan berdalih mengatasnamakan kepentingan masyarakat,” tegas Emos.

    Ia mengatakan, pihaknya juga berencana turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi jembatan alternatif maupun pekerjaan jaringan irigasi yang menjadi sorotan.

    “Kita juga akan segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi. Karena kita mendengar dana proyek irigasi tersebut sangat besar, tetapi kalau tidak berfungsi, tentu menjadi pertanyaan. Untuk apa menghamburkan uang negara kalau tidak memberikan manfaat kepada masyarakat?” katanya.
    Emos menambahkan, hasil investigasi lapangan nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya untuk menentukan langkah selanjutnya.

    “Ini menjadi catatan bagi kami. Nantinya hasil temuan di lapangan akan kami kaji dan jika ditemukan adanya indikasi pelanggaran, kami akan menyampaikan laporan kepada aparat penegak hukum agar pelaksanaan kegiatan proyek irigasi tersebut dapat diperiksa dan diaudit kembali,” pungkasnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, persoalan penggunaan dana Rp10 juta tersebut masih membutuhkan penjelasan dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait, termasuk mengenai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana serta kondisi fisik jembatan yang dibangun.


    Penulis: Hadi Zega




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Ketua Bhayangkari Cabang Padang Kunjungi Ranting Padang Selatan, Sinergi dan Dukungan Nyata
  • Srikandi Polres Kampar di Garis Depan Karhutla: Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Pimpin Langsung Pemadaman Api di Rimbo Panjang
  • Kakanwil Dorong Lapas Terbuka Rumbai Siap Optimalkan Ketahanan Pangan
  • Polda Sumbar Berduka Kabidkum Polda Sumbar Kombes Pol Ahmad Basahil Meninggal Dunia di RS Bhayangkara Padang
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Ketua Bhayangkari Cabang Padang Kunjungi Ranting Padang Selatan, Sinergi dan Dukungan Nyata
    03 Srikandi Polres Kampar di Garis Depan Karhutla: Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Pimpin Langsung Pemadaman Api di Rimbo Panjang
    04 Kakanwil Dorong Lapas Terbuka Rumbai Siap Optimalkan Ketahanan Pangan
    05 Polda Sumbar Berduka Kabidkum Polda Sumbar Kombes Pol Ahmad Basahil Meninggal Dunia di RS Bhayangkara Padang
    06 Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency
    07 Perseteruan E.T dengan salah satu Bank Terkemuka Tanah Air Berakhir Damai melalui Restorative Justice di Polda Riau
    08 Aprianto Ketua PWMOI Pekanbaru Ajak Seluruh Keluarga Besar PWMOI Do'a Bersama Untuk Saudara Kita Jurnalis Yang Hilang Kontak
    09 Sinergi IMIPAS Riau Perluas Pemasaran Produk Warga Binaan
    10 Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Dampingi Kanwil Gelar Sidang TPP Pastikan Pembinaan dan Perawatan Warga Binaan Tepat Sasaran
    11 Polda Sumbar Bagikan Masker kepada Masyarakat Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Kesehatan Publik
    12 Polsek Tapung Tangkap Tiga Pelaku Narkoba di Desa Muara Mahat Baru
    13 Ketua Bhayangkari Cabang Padang Kunjungi Ranting Padang Selatan, Sinergi dan Dukungan Nyata
    14 Srikandi Polres Kampar di Garis Depan Karhutla: Kasat Lantas AKP Wulan Afdhalia Pimpin Langsung Pemadaman Api di Rimbo Panjang
    15 Kakanwil Ditjendpas Riau Pimpin Apel Pagi Mengajak Jauhi Bayang Mimpi Buruk Judi Online dan Bahaya Narkoba, Tingkatkan Integritas
    16 Jelang Pemeliharaan Jembatan Siak I dan III, Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
    17 Sinergi TNI–Polri–Pemerintah Desa Diperkuat: Penyuluhan Karhutla Kecamatan Kampar Tekankan Pencegahan Sejak Dini & Respons Cepat
    18 Pasar Tradisional Petapahan Jadi Sasaran Sosialisasi Karhutla, Kapolsek Tapung: Patuhi Maklumat Kapolda Riau, Jangan Membakar Lahan!
    19 5 Calon Komisaris PT. Bintan Karya Bahari (Perseroda) Ditetapkan, Pendaftaran Dirut Masih Diperpanjang
    20 Walikota Payakumbuh Pimpin APEL Siaga Bencana Dan Harkambtimas, Kapolres Tegaskan Komitmen Sinergi
    21 Arahan Dirjenpas RI Jadi Penguat Kinerja Kanwil Riau dan Jajaran
    22 Monev SEMA 2/2026, Kanwil Ditjenpas Riau Dukung Persidangan Online yang Efektif
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com