Kunjungi Lapas Teluk Kuantan, Kakanwil Apresiasi Karya Tenun Warga Binaan
Selasa, 18-08-2026 - 20:36:23 WIB 👁 945
 |
| Foto: Kakanwil Ditjendpas Riau Saat Gelar Kunjungi Lapas Kelas IIB Taluk Kuantan
|
SERGAPONLINE.COM KUANSING - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan, Selasa (18/8). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekaligus memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Kakanwil meninjau gedung dan bangunan Lapas, termasuk fasilitas pendukung serta dapur. Peninjauan dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap kondisi fasilitas serta layanan dasar bagi warga binaan agar tetap berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan.
Selain sarana prasarana, Rudy Fernando Sianturi turut melihat pelaksanaan program pembinaan warga binaan, khususnya pembinaan kemandirian. Salah satu yang menjadi perhatian adalah tenun khas Teluk Kuantan, yang menjadi bagian dari upaya Lapas dalam mengembangkan keterampilan dan potensi warga binaan agar menghasilkan karya yang bernilai dan memiliki daya saing.
Tenun hasil pembinaan tersebut bahkan telah mendapat perhatian di tingkat nasional. Karya tenun yang dihasilkan warga binaan Lapas Teluk Kuantan pernah mendapat perhatian khusus dan dibeli oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan pada ajang IPPA Fest (Indonesia Prison Products and Art Festival). Hal ini menjadi motivasi bagi jajaran Lapas untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mengembangkan produk unggulan yang mengangkat potensi budaya daerah.
“Pembinaan bukan hanya tentang memberikan keterampilan, tetapi bagaimana keterampilan itu menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat. Potensi seperti produk tenun hasil karya warga binaan yang mendapat perhatian nasional harus terus dikembangkan agar memiliki nilai ekonomi sekaligus membawa identitas budaya daerah.” ujar Kakanwil Rudy
Melalui kunjungan ini, Kakanwil menegaskan pentingnya pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada reintegrasi sosial. Dengan dukungan sarana yang memadai serta program pembinaan yang tepat, warga binaan diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, menghasilkan karya bernilai.
Editor: Jasrilchaniago
Komentar Anda :