Buka Mubes Ke-II Kerapatan Empat Suku Kubu, Wabub Rohil Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat Melayu
SERGAPONLINE.COM ROHIL - Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles, BBA, MBA, resmi membuka Musyawarah Besar (MUBES) Ke-II Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu. Agenda sakral dan bersejarah ini diselenggarakan di Balai Adat 4 Suku Melayu Kenegerian Kubu pada Rabu (29/7/2026).
Momentum ini menjadi tonggak penting guna memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus melestarikan warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Dalam sambutannya, perwakilan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu, Encik Nurdin M. Tahir, Sekretaris DPH Encik Zuhaifi, ST, serta Ketua Panitia Pelaksana Zamzami Unggal beserta Sekretaris Muhammad Ikram, berkat kerja keras mereka, kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses.
Wabup Jhony Charles menegaskan bahwa Mubes ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan wadah strategis untuk merefleksikan peran lembaga adat demi kemajuan masyarakat adat Kenegerian Kubu dan Kabupaten Rokan Hilir secara luas.
"Sebagai wilayah yang majemuk, salah satu pilar utama yang harus kita tegakkan bersama adalah menjaga persatuan antar suku. Rokan Hilir dihuni oleh berbagai macam suku dan latar belakang. Keberagaman ini adalah kekayaan, bukan pemecah belah," ujarnya di hadapan para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat.
Ia juga menyampaikan pesan bahwa di tengah gempuran teknologi dan globalisasi, Pemkab Rokan Hilir juga menitipkan pesan mendalam mengenai pentingnya merawat nilai budaya pada generasi muda. Nilai-nilai seperti tutur kata yang santun, sikap saling menghormati, dan tradisi gotong royong harus terus dibiasakan agar tetap melekat pada anak cucu di masa depan.
"Budaya yang ada sejak dulu jangan sampai hilang dimakan zaman, khususnya budaya Melayu itu sendiri. Budaya Melayu adalah identitas dasar bumi lancang kuning ini. Adat yang bersendikan syarak, syarak yang bersendikan kitabullah harus tetap hidup, tegak, dan relevan menjadi filter moral dari dampak negatif modernisasi. Jangan sampai kita menjadi asing di tanah kita sendiri," tegasnya.
Melalui pelaksanaan MUBES Ke-II ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menaruh harapan besar agar Majelis Tinggi Kerapatan Empat Suku Melayu Kenegerian Kubu melahirkan kepengurusan baru yang amanah, solid, dan visioner. Pihak pemerintah menyatakan siap bersinergi dan berjalan beriringan dengan lembaga adat guna mewujudkan pembangunan daerah yang seimbang antara kemajuan fisik ekonomi dan kelestarian nilai-nilai moral kultural.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembukaan Mubes secara resmi yang ditandai dengan pembacaan basmalah, diiringi harapan agar musyawarah tersebut menghasilkan keputusan terbaik demi kemaslahatan bersama seluruh masyarakat adat Kenegerian Kubu.
Editor: Irwansyah
Komentar Anda :