Wakapolda Sumbar Pimpin Rilis Capaian Semester I 2026: 705 Kasus Diungkap, 41 Kg Sabu dan 586 Kg Ganja Disita
Rabu, 01-07-2026 - 20:49:24 WIB 👁 94381
Foto: Kabid Humas Polda Sumbar Saat Dampingi Wakapolda Sumbar Press Rilis: Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba
TERKAIT:
 
  • Wakapolda Sumbar Pimpin Rilis Capaian Semester I 2026: 705 Kasus Diungkap, 41 Kg Sabu dan 586 Kg Ganja Disita
  •  

    SERGAPONLINE.COM SUMBAR - Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) beserta jajaran Polres di wilayah hukumnya, mencatat capaian signifikan dalam pemberantasan tindak pidana narkotika sepanjang semester pertama tahun 2026.

    Dalam kurun waktu enam bulan terhitung sejak 1 Januari hingga 30 Juni 2026, Ditresnarkoba Polda Sumbar dan Jajaran Polres berhasil mengungkap sebanyak 705 kasus narkoba di wilayah hukum Sumatra Barat. Dari jumlah tersebut, aparat kepolisian telah berhasil menyelesaikan sebanyak 615 kasus yang statusnya kini sudah dinyatakan lengkap atau P21, sementara 90 kasus sisanya masih dalam tahap penyidikan intensif.

    Hal itu ditegaskan oleh Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, dalam acara press release yang digelar di Lantai 4 Mapolda Sumbar, Selasa (30/6/2026) siang.

    "Sepanjang satu semester ini, ada 705 kasus yang masuk. Pengungkapan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polda Sumbar," ujar Brigjen Pol Solihin di hadapan awak media.

    Wakapolda merincikan, dari total seluruh kasus tersebut, Ditresnarkoba Polda Sumbar menangani 128 kasus dengan penyelesaian 107 kasus. Sementara itu, 19 Polres jajaran di bawah wilayah hukum Polda Sumbar total menangani 577 kasus dan berhasil merampungkan 508 kasus di antaranya.

    Dari ratusan kasus yang diungkap, Polda Sumbar beserta jajaran menyita total barang bukti yang sangat fantastis, yakni seberat 586.035,71 gram (sekitar 586,3 kilogram) ganja, 41.660,68 gram (41,66 kilogram) sabu-sabu, serta 593 butir pil ekstasi.

    Secara rinci, untuk barang bukti ganja, tingkat Polda menyita 446.799,97 gram, sedangkan jajaran Polres menyita 139.235,74 gram. Untuk sabu-sabu, sebanyak 30.118,09 gram disita oleh tingkat Polda dan 11.542,59 gram oleh jajaran kewilayahan. Sementara untuk pil ekstasi, sebanyak 205 butir diamankan dari operasi Polda dan 388 butir dari jajaran Polres.

    Brigjen Pol Solihin menyoroti adanya lonjakan tren peredaran narkoba yang sangat tajam di Sumatra Barat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 (year-on-year).
    Kabid Humas Polda Sumbar Saat Dampingi Wakapolda Sumbar Press Rilis Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P..


    "Ini menjadi alarm keras bagi kita semua. Jika melihat perbandingan dengan Januari–Juni 2025, barang bukti ganja naik dari 309,17 kg menjadi 586,3 kg. Lonjakan lebih drastis terjadi pada sabu-sabu, yang melompat dari 7,13 kg pada tahun lalu menjadi 41,66 kg di tahun 2026 ini. Kita tidak boleh menganggap remeh situasi ini," tegasnya didampingi Dirresnarkoba Polda Sumbar.

    Di sisi lain, komoditas pil ekstasi mencatatkan sedikit penurunan dari 641 butir pada paruh pertama tahun lalu menjadi 593 butir pada tahun ini. Meski demikian, kepolisian menegaskan tetap meningkatkan kewaspadaan penuh.

    Guna memberikan efek jera, para tersangka yang terlibat dalam jaringan peredaran barang haram ini dijerat dengan pasal berlapis yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang dikombinasikan dengan UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

    Bagi para pengedar atau perantara jual beli narkotika golongan I yang memiliki barang bukti berupa tanaman di atas 2 kilogram atau bukan tanaman di atas 5 gram, petugas menerapkan Pasal 114 ayat (2) dengan ancaman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

    Sementara itu, untuk kepemilikan dan penguasaan narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat melebihi 5 gram, pelaku diancam dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 Jo UU No. 1 Tahun 2026, dengan sanksi pidana penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.

    Di akhir keterangannya, Jenderal Bintang Satu tersebut menyatakan bahwa Polda Sumbar menerapkan prinsip zero tolerance atau tidak ada ruang kompromi sedikit pun bagi para pelaku jaringan narkoba. Pihaknya juga berjanji akan segera melakukan pemusnahan barang bukti secara terbuka setelah mendapatkan ketetapan dari pihak pengadilan.

    "Kami dari Polda Sumbar berkomitmen untuk selalu terbuka dan transparan. Kami minta rekan-rekan media dan masyarakat untuk terus memantau, mengoreksi, dan membantu kami. Jika ada informasi mengenai peredaran narkoba segera laporkan. Mari bersama-sama kita bersihkan Sumatra Barat dari ancaman narkoba," pungkas Wakapolda sebelum membuka sesi tanya jawab dengan jurnalis.

    Editor: Jasrilchaniago




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
  • Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
  • Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
  • Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
    03 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
    04 Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
    05 Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
    06 Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
    07 Pemprov Riau Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
    08 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Kampar Cek Jalan, Sekolah hingga Puskesmas di Tapung Hulu
    09 Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
    10 Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Bupati Kampar Tekankan Kesinambungan Sinergi Forkopimda
    11 Lapangan Tembak Arisman Zakaria Diresmikan
    12 Baznas Kampar Siap Bantu Pendidikan Alumni Ponpes Yang Alami Keterbatasan Finansial
    13 BERASAP TEBAL! Sekolah di Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ
    14 Pemprov Riau Siapkan Sistem Digital Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
    15 Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
    16 DBH Migas Siak Anjlok, Pemkab Siak mempertanyakan ke Pejabat Kemenkeu
    17 Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Berbahaya, PM2.5 Tembus 298,7 µg/m³,
    18 Sinergi Forkopimda Tetap Kokoh - Kapolres Kampar Hadiri Lepas Sambut Dandim 0313/KPR
    19 Bupati Bintan Hadiri HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan Daerah
    20 Bupati Roby Dorong Pengelolaan Sampah Bintan Tak Lagi Sekadar Angkut dan Buang
    21 Hangatkan Kebersamaan, Kapolresta Pekanbaru Sambangi Denpom 1/3 dan Kodim 0301 di HUT ke-81 TNI
    22 Polres Kampar Tangkap Mantan Kepala Sekolah Diduga Cabuli Murid Lebih 20 Orang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com