Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
Jumat, 05-06-2026 - 20:22:31 WIB 👁 164217
Foto: Bobby Kristanto Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning
TERKAIT:
 
  • Menanti Hasil Perjuangan Perdana Danantara, Sang Super Holding BUMN
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau yang biasa kita kenal sebagai BPI Danantara adalah superholding aset negara yang resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Bertujuan mengelola kekayaan negara untuk kesejahteraan rakyat, Danantara mengonsolidasikan aset BUMN dan sumber daya alam menjadi instrumen investasi strategis non-APBN, Jumat (5/6/2026).


    Dalam kajian Hukum Administrasi Negara (HAN), fungsi Danantara dalam pengelolaan BUMN menimbulkan sejumlah isu penting karena terjadi perubahan besar dalam hubungan antara negara, BUMN, dan lembaga pengelola aset negara. Danantara tidak lagi diposisikan sekadar sebagai investor, tetapi juga sebagai pengelola kepemilikan dan portofolio BUMN dalam skala nasional.


    Berkonsep awal Danantara berakar dari pemikiran Sumitro Djojohadikusumo (Ekonom senior dan ayah dari Presiden Prabowo Subianto) pada akhir abad ke-20. Beliau menggagas perlunya sebuah lembaga pengelola dana abadi untuk mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam demi pembangunan jangka panjang. Sehingga gagasan ini direalisasikan di awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan dibentuknya BPI Danantara pada bulan Oktober 2024, dimana Muliaman Hadad dilantik sebagai kepala badan tersebut. Kemudian pada Senin, 24 Februari 2025, Presiden Prabowo Subianto mengganti Muliaman Hadad dari posisi Kepala BPI Danantara dan menggesernya menjadi Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara. Posisinya sebagai Kepala/CEO Danantara dialihkan kepada Rosan Roeslani, yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, diharapkan dapat memotong jalur birokrasi dan menyelaraskan kebijakan investasi nasional secara instan.


    Untuk memperkuat fungsi Danantara sebagai pengelola investasi nasional yang setara dengan Temasek Holdings (Singapura), DPR RI mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 pada 4 Februari 2025. Regulasi ini menjadi payung hukum operasional Danantara. BPI Danantara resmi diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada 24 Februari 2025. Badan ini disebut sebagai pengelola investasi terbesar di dunia dengan modal kelolaan mencapai USD 900 miliar atau sekitar Rp 14.715 triliun.


    Perkembangan terkini yang terjadi saat ini berada di isu akuntabilitas dan transparansi dimana Good governance dalam HAN mensyaratkan adanya transparansi, akuntabilitas dan keterbukaan informasi. Pemerintah menyatakan Danantara akan menerapkan standar tata kelola dan pelaporan yang lebih kuat. Regulasi terbaru juga mengatur pelaporan dan pengelolaan aset secara lebih formal. Namun, sampai saat ini publik menyorot telah lewat nya usia satu tahun pasca-pembentukan, Danantara mendapat sentimen negatif karena kinerja investasi tahun 2025 dinilai memburuk.


    Dan 21 proyek-proyek prioritas hilirisasi dan investasi BPI Danantara yang pernah dicatat oleh Komisi VI DPR RI bahwa sebagian besar proyek yang dikelola Danantara masih dibebani masalah keuangan, kelembagaan, dan model bisnis atau sifatnya mandek, kini sedang ditata ulang secara fundamental dari sisi pembukuan, sembari pemerintah menggenjot pendapatan baru lewat pengelolaan ekspor satu pintu via PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), suatu manuver baru yang beroperasi per 1 Juni 2026, untuk menyuntik likuiditas dan memperkuat devisa negara.


    Yang terakhir keterlambatan rilis atau publikasi informasi di Manajemen Danantara (termasuk Dony Oskaria selaku Chief Operating Officer /COO) disorot karena menunda rilis laporan keuangan tahunan 2025 yang seharusnya terbit di awal tahun, dan baru ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026 setelah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini memicu kekhawatiran pasar atas transparansi tata kelolanya. Dan semoga apa yang disampaikan BPI Danantara secara konsolidasi mencatatkan keuntungan yang besar, terbukti di akhir bulan Juni ini melalui pelaporan keuangan perdananya.


    Penulis: Bobby Kristanto, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning 




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolsek Kampar Kiri : Panen Raya Jagung Pipil Sangat Mengembirakan Program Ketahanan Pangan Astacita Presiden Prabowo Subianto
  • Median Jalan Nasional Kota Pekanbaru Dicor Pakai Beton Adukan Ditempat Menuai Sorotan Publik
  • Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kapolsek Kampar Kiri : Panen Raya Jagung Pipil Sangat Mengembirakan Program Ketahanan Pangan Astacita Presiden Prabowo Subianto
    04 Median Jalan Nasional Kota Pekanbaru Dicor Pakai Beton Adukan Ditempat Menuai Sorotan Publik
    05 Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia
    06 Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi Tiba di Bumi Lancang Kuning
    07 Karutan Pekanbaru Dorong Peningkatan Kinerja Dan Profesionalisme Pegawai, Melalui Apel Senin Pagi
    08 Sidak Tambang MBLB di Kampar, Pemprov Riau Dorong dan Bimbing Pelaku Segera Lengkapi Perizinan
    09 Polres Kampar Tangkap Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Tapung
    10 Luar Biasa Kapolsek Kampar Kiri Hadir Kedekatan Dengan Masyarakat Wujud Polri Bersama TNI dan Pers! Nonton Bareng Pildun 2026
    11 Polda Riau Bongkar Begal Sadis dan Sindikat Curanmor, 18 Kendaraan Hasil Kejahatan Diamankan
    12 Dari Gading Gajah ke TPPU: Polda Riau Bongkar Aliran Dana Rp1,8 Miliar, Dua Tersangka Dimiskinkan
    13 Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan
    14 Dugaan Pelanggaran Proyek Pembongkaran Jembatan CH, Alat Berat Tak Terlihat di Lokasi
    15 Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pemasangan Kanstin Ruas Jalan Marpoyan-Muara Lembu Diminta Dibongkar dan Diaudit
    16 Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo “Nona Seroja”, Simbol Harapan Baru Konservasi
    17 Dukung Ketahanan Pangan Astacita Polsek Mandau Berhasil Panen Jagung Cukup Memuaskan
    18 Polresta Pekanbaru Bersaman Polsek Lima Puluh Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
    19 Sambung Rasa kepada Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Terus Perkuat Keamanan dan Ketertiban
    20 Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur
    21 Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Di Wilayah Hukum Polsek Mandau Diamankan
    22 PKK Rumbai Barat Kompak, Camat, Lurah Dan Ibu Walikota Satu Barisan Lawan Stunting & Jaga Ketahanan Pangan Program Astacita
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com