Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Meninjau Langsung Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti Kota Pekanbaru
Jumat, 22-05-2026 - 17:21:44 WIB š 929
 |
| Foto: Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Saat Meninjau Langsung Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti Kota Pekanbaru |
SERAPONLINE.COM PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, meninjau langsung Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti, Kota Pekanbaru, Jumat, (22/5/2026). Dalam kunjungan itu, SF Hariyanto memastikan Stadion Utama Riau akan segera dioptimalkan sebagai pusat aktivitas olahraga di Provinsi Riau.
“Kan ruangannya banyak ini. Memang dibangun untuk menampung segala kegiatan, ini yang akan kita maksimalkan. Nanti dibenahi semuanya,” kata SF Hariyanto saat meninjau area basement stadion.
Aset milik Pemerintah Provinsi Riau tersebut sebelumnya digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Tahun 2012. Kini, pemerintah berencana menghidupkan kembali fungsi Stadion Utama Riau agar lebih aktif dan produktif.
SF Hariyanto mengatakan pembenahan akan difokuskan pada sejumlah ruangan di bagian bawah stadion. Ruangan itu nantinya dipakai untuk mendukung kegiatan olahraga dan kebutuhan organisasi cabang olahraga.
Salah satu instruksi yang disampaikan Plt Gubernur Riau ialah memindahkan Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau ke Stadion Utama Riau. Saat ini, kantor KONI Riau masih berada di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.
“Kita minta KONI pindah kantor ke sini, Stadion Utama Riau. Kantor lama itu dikosongkan, nanti meja di sana dipindahkan, kalau memang kekurangan meja, kita tambah,” ujarnya.
Selain KONI, seluruh cabang olahraga di Riau juga diminta menempati area stadion. Pemerintah ingin seluruh aktivitas olahraga terpusat di satu kawasan agar pembinaan lebih efektif.
SF Hariyanto meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR-PKPP terkait desain dan pembagian ruangan. Nantinya, ruangan tersebut akan diatur sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga.
“Dispora nanti sama PUPR koordinasi. Ada 64 cabang olahraga, mereka semua harus di sini, pindahkan semuanya. Kalau ruangannya luas, bisa dibagi untuk dua atau tiga cabor, nanti diberi sekat,” jelasnya.
Menurutnya, optimalisasi Stadion Utama Riau juga menjadi langkah penting untuk mengurangi tindak kejahatan di kawasan stadion. Selama ini, area stadion dinilai rawan karena aktivitas masyarakat masih minim.
“Kalau semua aktivitas olahraga sudah dilakukan di sini, kan jadinya ramai. Pagi hingga malam ada aktivitas, tingkat kejahatan pasti berkurang,” kata SF Hariyanto.
Ia menambahkan, keramaian aktivitas olahraga diyakini dapat mencegah pencurian fasilitas hingga aksi kriminal lainnya. Pemerintah juga berencana memperkuat pengamanan di kawasan stadion.
“Nanti kita pagar sekeliling. Dan Dispora diminta untuk menempatkan satpam sebanyak lima sampai enam orang. Jadi kita aman. Listriknya biar ditanggung Pemprov,” ujarnya. ADV
Komentar Anda :