Karhutla Kembali Menjadi Ancaman Serius di Kabupaten Pelalawan, Bupati Zukri Turun Langsung Awasi Titik Api di Teluk Meranti
Sabtu, 04-04-2026 - 17:59:11 WIB 👁 5117
Foto: Bupati Pelalawan H. Zukri saat melakukan peninjauan langsung ke titik api yang berada di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Sabtu (4/4/2026)
TERKAIT:
 
  • Karhutla Kembali Menjadi Ancaman Serius di Kabupaten Pelalawan, Bupati Zukri Turun Langsung Awasi Titik Api di Teluk Meranti
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kabupaten Pelalawan. Luas lahan terdampak yang telah mencapai sekitar 600 hektare mendorong Bupati Pelalawan, H. Zukri, turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
    Didampingi jajaran TNI dan Polri, Bupati melakukan peninjauan langsung ke titik api yang berada di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Sabtu (4/4/2026). Peninjauan dilakukan melalui patroli udara menggunakan helikopter milik kepolisian guna mendapatkan gambaran menyeluruh kondisi kebakaran.
    Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana Karhutla yang berulang setiap tahunnya, terutama di wilayah dengan karakteristik lahan gambut yang sangat rentan terbakar.
    Dari udara, terlihat sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap tipis. Hal ini menandakan proses pembakaran masih berlangsung di bawah permukaan tanah. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena api jenis ini sulit dipadamkan dan membutuhkan waktu lebih lama.
    Dalam kegiatan tersebut, Bupati Zukri didampingi sejumlah pejabat penting, antara lain Karo Ops Polda Riau Kombes Pol. Ino Haryanto, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. Ketut, Asops Kodam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf. Rendra D.A, serta Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedara.

    Setibanya di lokasi, rombongan langsung meninjau upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim di lapangan. Tim Satuan Tugas Darat diketahui telah bekerja intensif selama lebih dari satu minggu untuk mengendalikan api dan mencegah penyebaran ke wilayah lain.
    Selain memadamkan api, tim juga melakukan strategi pencegahan melalui pembangunan sekat kanal. Metode ini digunakan untuk menjaga tingkat kelembapan tanah gambut agar tidak mudah terbakar kembali, sekaligus memutus jalur rambatan api di bawah tanah.
    Bupati Zukri menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada pemadaman, tetapi juga pencegahan jangka panjang.
    “Kami hadir di sini memastikan proses pemadaman berjalan dengan baik, serta setiap kendala di lapangan dapat segera diambil langkah dan solusinya. Penanganan Karhutla ini tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga harus menjadi langkah jangka panjang.” ujarnya.
    Ia juga mengingatkan bahwa ancaman Karhutla belum akan berakhir dalam waktu dekat. Fenomena El Nino yang diperkirakan mencapai puncaknya pada pertengahan tahun menjadi faktor yang dapat memperburuk kondisi kekeringan di wilayah tersebut.
    Menurutnya, tanpa langkah antisipasi yang serius, potensi kebakaran bisa semakin meluas. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan.
    Bupati menekankan bahwa kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar harus dihentikan. Selain itu, hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan juga dapat memicu kebakaran, terutama di musim kering.
    Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menghadapi Karhutla. Tidak hanya pemerintah dan aparat, tetapi juga perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah rawan kebakaran harus ikut terlibat.
    “Kita juga akan melibatkan perusahaan untuk mendukung upaya preventif jangka panjang, termasuk pembangunan kanal-kanal dan penyediaan alat berat agar daerah rawan, khususnya lahan gambut, dapat terhindar dari kebakaran.” tegasnya.
    Meski luas lahan yang terbakar cukup signifikan, Bupati memastikan bahwa sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan. Saat ini, fokus utama adalah proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul.
    Upaya ini dinilai penting mengingat karakter api di lahan gambut yang bisa menyala kembali meski tampak sudah padam di permukaan.
    Karhutla di Pelalawan menjadi pengingat bahwa bencana ini masih menjadi persoalan serius di Provinsi Riau. Penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan.
    Dengan keterlibatan semua pihak, pemerintah berharap kejadian serupa dapat ditekan, sehingga tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.ADV




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Plt Gubri Lantik 77 Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri di Riau, Ini Daftar Namanya
  • PTPN IV Regional III kebun SEI Rokan, Sembelih sebelas ekor sapi untuk Daging Kurban
  • Bhabinkamtibmas Polsek Mandau Hadir Dukung Ketahanan Pangan, Cek Tanaman Jagung Persiapan Panen Raya
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Plt Gubri Lantik 77 Kepala Sekolah SMA/SMK dan SLB Negeri di Riau, Ini Daftar Namanya
    04 PTPN IV Regional III kebun SEI Rokan, Sembelih sebelas ekor sapi untuk Daging Kurban
    05 Bhabinkamtibmas Polsek Mandau Hadir Dukung Ketahanan Pangan, Cek Tanaman Jagung Persiapan Panen Raya
    06 Polres Kampar Rakor Siapkan Apel Akbar Karhutla
    07 Jum'at Barokah Berbagi Rezeki Polsek Kampar Serahkan Sembako Ke Desa Pulau Tinggi
    08 Kapolsek Batu Hampar IPTU Romi Yendri Cek Tanaman Jagung Kwartal I, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
    09 Polsek Kampar Kiri Gandeng Kelompok Tani – Panen Raya Jagung Pipil 1 Ton Di Gunung Mulya, Hasilnya Ke BULOG
    10 Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Lapas Pekanbaru Gelar Bansos di Panti Asuhan Al-Muhsinin
    11 Bupati Bintan Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan Melalui Pawai Takbir Idul Adha 1447 H
    12 Polsek Rokan IV Koto Turun Langsung Tanam Jagung Bersama Warga di Lubuk Bendahara Timur, Wujud Polisi Cinta Petani
    13 Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2026, Polres Bintan dan Megat 707 Kembali Duduk di Peringkat Teratas
    14 Bupati Bintan Sambut Kunjungan Wamen BKKBN, Dorong Lansia Tetap Produktif dan Perkuat Pencegahan Stunting
    15 Salurkan BLT-DD Tahap I, Pemdes Kelemantan Barat Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas Penyaluran
    16 Wujud Polisi Cinta Petani Wakapolres Siak Kunjungi Kebun Jagung Binaan Polres Siak
    17 Ditlantas Polda Riau Hadir di LKDO STIKES Payung Negeri, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas dan Semangat Green Policing
    18 Kapolres Kampar Silaturahmi Ke Pos Satkamling Batu Belah - Serahkan Bantuan & Bibit Pohon Dukung Green Policing
    19 Idul Adha 1447 H, Pemkab Bintan Laksanakan Pawai Takbir di Bintan Timur dan Salat Id di Toapaya
    20 Wali Kota Pekanbaru Kembali Merombak Kabinet Kerjanya, Beberapa Jabatan Strategis Mengalami Pergeseran
    21 Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Dumai 2026, Wako Paisal: Perang Melawan Narkoba Harus Lebih Keras
    22 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Meninjau Langsung Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti Kota Pekanbaru
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com