Pansus DPRD Riau Studi ke Bank BJB Dalam Rangka Memperdalam Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah
Selasa, 07-04-2026 - 20:24:10 WIB 👁 8773
 |
| Foto: Panitia Khusus DPRD Provinsi Riau saat melakukan studi kerja ke Bank BJB di Provinsi Jawa Barat, Senin (7/4/2026) |
SERGAPONLINE.COM BANDUNG - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Riau melakukan studi kerja ke Bank BJB di Provinsi Jawa Barat, Senin (6/4/2026), dalam rangka memperdalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait penambahan penyertaan modal pada BRK Syariah dan Jamkrida Riau.

Dalam pemaparannya, perwakilan Bank BJB Fadhly Kholis menjelaskan bahwa alokasi penggunaan modal di BJB difokuskan sekitar 80 persen untuk penyaluran kredit, 10 persen untuk penguatan sarana dan prasarana, serta 10 persen untuk pengembangan teknologi informasi.

Ia juga menyebutkan bahwa sektor perbankan secara umum cukup stabil dalam penyaluran kredit, namun menghadapi tantangan dalam pengembalian modal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penambahan modal baik dari pemegang saham maupun penguatan anak perusahaan dan jaringan cabang.
Selain itu, BJB juga menjalin sinergi dengan Jamkrida Jawa Barat dalam mendukung penjaminan kredit.

Ketua Pansus Robin P. Hutagalung menyoroti skema penambahan modal, khususnya jika dilakukan dalam bentuk aset, serta membandingkannya dengan skema penambahan modal tunai yang diterapkan di BJB.
Sejumlah anggota Pansus juga aktif menggali informasi. Ginda Burnama menanyakan kerja sama BJB dengan stakeholder daerah serta dukungan regulasi terhadap investasi, termasuk penyebaran ATM di ruang publik.

Sementara itu, Eva Yuliana menyoroti mekanisme penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) dan kerja sama dengan Samsat dalam pelayanan pajak kendaraan.

Abdul Kasim mempertanyakan status kelembagaan BJB yang belum berbentuk Perseroda sesuai regulasi, serta strategi menghadapi persaingan perbankan. Sedangkan Ayat Cahyadi dan Sofyan menggali strategi peningkatan dividen dan pemberdayaan UMKM. Diski turut menyoroti potensi risiko dalam pengembangan usaha perbankan.

Kunjungan ini juga dihadiri Direktur Utama Jamkrida Riau yang turut mendalami pola kerja sama penjaminan kredit.

Melalui studi ini, Pansus DPRD Riau berharap memperoleh referensi komprehensif dalam merumuskan kebijakan penyertaan modal yang tepat, guna memperkuat kinerja BUMD serta meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Riau.
Berita: Galeri Foto
Editor: Hadi
Komentar Anda :