Dugaan Pungli Seragam di SMPN 1 Pekanbaru: Wali Murid Pertanyakan "Uang Lebih" Yang Mengendap
Jumat, 06-03-2026 - 10:29:08 WIB 👁 13569
Foto: Ilustrasi Uang/Seragam): Ilustrasi seragam sekolah. Dugaan adanya selisih pembayaran sebesar Rp100.000 per siswa di SMPN 1 Pekanbaru memicu desakan evaluasi terhadap kepemimpinan kepala sekolah
TERKAIT:
 
  • Dugaan Pungli Seragam di SMPN 1 Pekanbaru: Wali Murid Pertanyakan "Uang Lebih" Yang Mengendap
  •  

    SETGAPONLINE.COM PEKANBARU - Kabar tak sedap menerpa SMP Negeri 1 Pekanbaru. Memasuki tahun ajaran 2025, sekolah berlabel favorit ini diterpa isu miring terkait dugaan pungutan biaya seragam yang dinilai tidak transparan. Fokus persoalan tertuju pada pengumpulan dana di Kelas VII Hanglengker yang diduga menyisakan tanda tanya besar bagi para wali murid, Jum'at (6/3/2026).

    Berdasarkan investigasi dan keterangan yang dihimpun, setiap siswa diwajibkan menyetor uang sebesar Rp1.750.000 untuk penebusan baju seragam. Dana tersebut diketahui dikelola oleh seorang oknum berinisial AY yang bertindak sebagai koordinator penghimpun dana dari orang tua.
    Namun, keresahan mulai muncul ketika terungkap adanya selisih harga. Diduga terdapat kelebihan bayar sebesar Rp100.000 per siswa yang hingga kini raib dan belum dikembalikan kepada pihak wali murid. Riuh rendah keberatan ini pun sempat memanaskan ruang diskusi di grup WhatsApp kelas tersebut.
    Hingga berita ini dirilis, pihak Kepala Sekolah SMPN 1 Pekanbaru Hj. Raja Izda Chairani, S.Pd masih memilih bungkam. Upaya konfirmasi yang dilayangkan tim media belum mendapatkan respons sedikit pun, seolah enggan mengklarifikasi simpang siur yang terjadi di bawah kepemimpinannya.
    Kutipan Tajam LSM MAMPIR
    Menanggapi fenomena ini, Ketua LSM MAMPIR, Haryanto, memberikan pernyataan keras. Ia menilai ada pembiaran sistematis yang dilakukan pihak sekolah sehingga ruang bagi oknum untuk mencari keuntungan pribadi terbuka lebar.
    "Kami sangat menyayangkan sikap manajemen SMPN 1 Pekanbaru. Ini bentuk lemahnya pengawasan sekaligus kurangnya ketegasan. Masa uang orang tua murid dijadikan ladang mata pencaharian? Ini modusnya halus, tapi praktiknya jelas-jelas memalak orang tua," tegas Haryanto kepada media.
    Haryanto mendesak agar pihak sekolah segera membereskan "kekacauan" administratif ini dan mengembalikan hak para wali murid sebelum masalah ini berbuntut panjang secara hukum.
    "Pihak sekolah harus segera bertindak mengembalikan uang itu. Jika dibiarkan, ini akan menjadi preseden buruk dan merusak nama besar SMPN 1 Pekanbaru. Kami juga meminta Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru segera mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah tersebut. Kalau tidak mampu mengawasi hal sensitif seperti ini, ya lebih baik diganti saja!" pungkasnya.

    Penulis: Hadi




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Jum'at Berkah Polsek Kampar Kiri: Hadir di Tengah Warga, Bagi Beras Ringankan Beban Ekonomi Dua Desa
  • Jum'at Barokah Polsek Kampar, Kapolsek Langsung Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Desa Penyasawan
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Limapuluh Tanam Jagung Pipil di Lahan Produktif Bersama Kelompok Tani
  • Pisah Sambut Camat Rumbio Jaya, Kapolsek Kampar Berikan Bibit Pohon Wujud Gerakan Green Policing
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Jum'at Berkah Polsek Kampar Kiri: Hadir di Tengah Warga, Bagi Beras Ringankan Beban Ekonomi Dua Desa
    03 Jum'at Barokah Polsek Kampar, Kapolsek Langsung Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Desa Penyasawan
    04 Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Limapuluh Tanam Jagung Pipil di Lahan Produktif Bersama Kelompok Tani
    05 Pisah Sambut Camat Rumbio Jaya, Kapolsek Kampar Berikan Bibit Pohon Wujud Gerakan Green Policing
    06 Kalapas Pasir Pangarayan: Pengurusan PB, CB, dan CMB Gratis, Tidak Ada Ruang Untuk Pungli
    07 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba Yang Meresahkan Masyarakat
    08 Ka KPLP Lapas Pasir Pangarayan Pimpin Laksanakan Pemeliharaan Gembok sebagai Upaya Penguatan Keamanan
    09 Pererat Silaturahmi dan Perkuat Sinergi, Ketua DPRD Bengkalis Ikut Fun Football Sempena Hari Jadi ke-514
    10 Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
    11 Paripurna Hari Jadi ke-514 Bengkalis, DPRD Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan
    12 Perkuat Pelestarian Budaya Melayu, Ketua DPRD Bengkalis Apresiasi Kenduri Adat Hari Jadi ke-514
    13 Buka Mubes Ke-II Kerapatan Empat Suku Kubu, Wabub Rohil Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat Melayu
    14 Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan
    15 Dari Modal Rp70 Ribu Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan Diresmikan di UI
    16 Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru
    17 Tim Ditresnarkoba Polda Sumbar dan Polres Pasbar Gagalkan Peredaran Narkotika, 30 Paket Ganja Kering Siap Edar Disita
    18 Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
    19 Pembatasan Truk Bertonase Besar di Air Molek Mulai Dibahas, Ditlantas Polda Riau Tekankan Pemasangan Portal Harus Berdasarkan Regulasi
    20 APJI Hadiri Kegiatan Pembinaan Ormas oleh Kesbangpol Kabupaten Bekasi Dalam Penguatan Peran Organisasi Kemasyarakatan
    21 DPRD Bengkalis Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
    22 DPRD Bengkalis Menyetujui Pengelolaan Sistem Tiket Elektronik Roro
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com