Menaker Siapkan Strategi agar Pemagangan Nasional 2026 Jangkau Semua Provinsi
Selasa , 24-02-2026 - 19:23:45 WIB 👁 27141
Foto: Menteri Ketenagakerjaan Yass ierli saat kunjungannya ke PT Ecogreen Oleochemicals
TERKAIT:
 
  • Menaker Siapkan Strategi agar Pemagangan Nasional 2026 Jangkau Semua Provinsi
  •  

    SERGAPONLINE.COM NASIONAL - Menteri Ketenagakerjaan Yass ierli menargetkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. Pemerintah ingin program magang tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi tersebar merata agar kesempatan kerja bagi lulusan muda semakin terbuka di berbagai daerah.

    “Dari data MagangHub, saat ini memang masih banyak penumpukan magang di Pulau Jawa. Kita ingin agar ini tersebar jadi ada di tiap provinsi,” kata Yassierli saat melakukan monitoring dan evaluasi pemagangan nasional di PT Ecogreen Oleochemicals, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (24/2/2026).

    Untuk mewujudkan pemerataan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan penguatan ekosistem magang di daerah. Strateginya dimulai dari pemetaan target setiap provinsi berdasarkan sektor unggulan dan kapasitas industrinya, serta memperbanyak mitra penyelenggara pemagangan, baik perusahaan maupun instansi pemerintah.

    “Kita tetapkan peta target per provinsi yang realistis, berbasis sektor unggulan dan kapasitas industri daerah, bukan sekadar pemerataan angka,” ujar Yassierli. Setiap daerah, lanjut dia, didorong memiliki jumlah mitra aktif, mentor yang siap membimbing, serta rencana pembelajaran yang jelas agar kualitas tetap terjaga meski program diperluas.

    Menaker juga menekankan agar proses pemilihan tempat magang melalui MagangHub dibuat lebih adil bagi semua daerah. Peserta tetap bebas memilih perusahaan tujuan, tetapi pemerintah akan membuat perusahaan di luar Jawa lebih mudah ditemukan di platform dan lebih menarik untuk dipilih, terutama yang memiliki standar pembinaan yang baik.

    “Peserta magang memilih sendiri perusahaan tujuan. Jadi ini juga menjadi tantangan bagi perusahaan, bagaimana agar mereka dapat dipilih oleh para peserta magang? Ada kompetisi sesama peserta, dan juga sesama perusahaan,” katanya.

    Menurut Yassierli, perusahaan yang ingin diminati peserta harus menunjukkan komitmen nyata, termasuk menyediakan pembelajaran yang terstruktur ser ta dukungan fasilitas yang memadai.

    Dalam kunjungannya ke PT Ecogreen Oleochemicals, Yassierli mengapresiasi standar pembinaan yang diterapkan perusahaan tersebut. Ia menilai perusahaan ini tidak hanya menjalankan aktivitas industri, tetapi membangun jembatan transisi bagi lulusan baru menuju dunia kerja profesional, termasuk dengan menyediakan fasilitas makan dan tempat tinggal bagi peserta.

    “Kami mengapresiasi PT Ecogreen Oleochemicals yang telah memberikan standar tinggi dalam pemagangan. Ini adalah contoh konkret kolaborasi pemerintah dan industri untuk menyiapkan fresh graduate menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” ujarnya.

    Salah satu peserta magang, Radja Ghiffary Al Hakim, lulusan Teknik Mesin Universitas Syiah Kuala, mengaku mendapatkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis maupun keterampilan nonteknis selama mengikuti program tersebut.

    “Saya merasa beruntung bisa bergabung dalam program magang nasional ini. Keterampilan saya benar- benar terasah dan siap untuk terjun ke dunia kerja profesional,” kata Radja.

    Pada hari yang sama, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor juga meninjau program MagangHub di PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Plant 1, Karawang, Jawa Barat. Ia menegaskan industri harus berperan sebagai “laboratorium pencetak ahli” untuk menjembatani kesenjangan antara teori pendidikan dan kebutuhan nyata di pabrik.

    “Industri bukan lagi sekadar pemakai tenaga kerja, tapi harus menjadi laboratorium pencetak ahli. Kontribusi TMMIN dalam MagangHub ini adalah bukti bahwa kolaborasi nyata bisa memangkas jurang pemisah antara teori sekolah dan kebutuhan pabrik,” ujar Afriansyah.

    TMMIN dinilai memiliki ekosistem pengembangan sumber daya manusia yang matang, mulai dari Vocation Program, Internship Program, hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) dengan jangkauan sekitar 250 orang per tahun. Untuk program MagangHub tahun ini, sebanyak 21 peserta mengikuti pelatihan int ensif di Plant 1.

    “Dengan infrastruktur pelatihan yang sudah matang ini, TMMIN layak menjadi role model bagi perusahaan manufaktur lain. Kita ingin melihat standar pelatihan di sini ditiru oleh industri lain agar kompetensi tenaga kerja kita merata secara nasional,” tegasnya.

    Biro Humas Kemnaker




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
  • Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
  • Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
  • Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
    03 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
    04 Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
    05 Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
    06 Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
    07 Pemprov Riau Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
    08 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Kampar Cek Jalan, Sekolah hingga Puskesmas di Tapung Hulu
    09 Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
    10 Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Bupati Kampar Tekankan Kesinambungan Sinergi Forkopimda
    11 Lapangan Tembak Arisman Zakaria Diresmikan
    12 Baznas Kampar Siap Bantu Pendidikan Alumni Ponpes Yang Alami Keterbatasan Finansial
    13 BERASAP TEBAL! Sekolah di Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ
    14 Pemprov Riau Siapkan Sistem Digital Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
    15 Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
    16 DBH Migas Siak Anjlok, Pemkab Siak mempertanyakan ke Pejabat Kemenkeu
    17 Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Berbahaya, PM2.5 Tembus 298,7 µg/m³,
    18 Sinergi Forkopimda Tetap Kokoh - Kapolres Kampar Hadiri Lepas Sambut Dandim 0313/KPR
    19 Bupati Bintan Hadiri HUT ke-81 TNI, Perkuat Sinergi Menjaga Keamanan Daerah
    20 Bupati Roby Dorong Pengelolaan Sampah Bintan Tak Lagi Sekadar Angkut dan Buang
    21 Hangatkan Kebersamaan, Kapolresta Pekanbaru Sambangi Denpom 1/3 dan Kodim 0301 di HUT ke-81 TNI
    22 Polres Kampar Tangkap Mantan Kepala Sekolah Diduga Cabuli Murid Lebih 20 Orang
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com