Sudah Empat Tahun Sampah Menumpuk di Desa Tarai Bangun, Warga Desak Bupati Kampar Evaluasi Kinerja DLHK
Selasa, 24-02-2026 - 10:28:41 WIB šŸ‘ 3637
Foto: Lokasi Sampah di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, (23/2/2026). Dok: Hadi Zega
TERKAIT:
 
  • Sudah Empat Tahun Sampah Menumpuk di Desa Tarai Bangun, Warga Desak Bupati Kampar Evaluasi Kinerja DLHK
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Permasalahan penumpukan sampah di lingkungan warga Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau, hingga kini belum mendapat solusi. Warga menilai kondisi tersebut sudah berlangsung selama kurang lebih empat tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Kampar.


    Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026), terlihat tumpukan sampah berada di area yang sangat dekat dengan aliran sungai dan pemukiman warga. Kondisi ini dinilai berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat.
    Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut telah berlangsung lama. Namun hingga kini belum ada tindakan tegas maupun solusi dari pihak terkait.
    “Keberadaan sampah ini sangat meresahkan. Bau yang ditimbulkan sangat menyengat, apalagi jaraknya dekat dengan rumah warga. Jika hujan turun, sampah sering meluap dan terbawa ke sungai. Kami berharap pemerintah segera mengambil tindakan dan mencari solusi,” ujar salah seorang warga.
    Warga juga meminta Bupati Kampar melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala DLHK Kabupaten Kampar. Mereka berharap adanya langkah nyata dalam menangani persoalan pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
    Menurut warga, tugas dan fungsi DLHK meliputi pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, rehabilitasi, konservasi alam, serta pengelolaan sampah dan limbah. Namun mereka menilai peran tersebut belum berjalan optimal.
    Sementara itu, saat dikonfirmasi, Khairul Hasbi selaku pengelola sampah di lokasi tersebut membenarkan bahwa tempat pembuangan sampah tersebut belum memiliki izin resmi. Ia menyebut aktivitas pembuangan dilakukan atas persetujuan pihak desa dan sepengetahuan DLHK Kabupaten Kampar.
    “Izin resmi memang belum ada. Kami melakukan pengelolaan karena lokasi TPA resmi berada cukup jauh, yakni di wilayah Bangkinang. Biaya operasional menjadi kendala. Saat ini kami memungut iuran Rp15.000 per kepala keluarga untuk operasional pengangkutan sampah,” jelasnya.
    Ia juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah tersebut bertujuan mencegah sampah berserakan di jalan. Selain itu, pihaknya memberdayakan warga yang belum memiliki pekerjaan.
    “Jika pemerintah melarang, kami siap menghentikan. Namun harus ada solusi pengelolaan sampah bagi masyarakat,” tambahnya.
    Ketua Umum LSM Masyarakat Pendukung Pembangunan Riau (MAMPIR), Haryanto, turut menyoroti permasalahan tersebut. Ia menyayangkan belum adanya langkah konkret dari DLHK Kabupaten Kampar dalam mengatasi persoalan lingkungan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
    “Kondisi ini berpotensi mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat. Kami menilai ada unsur pembiaran. Hal ini juga berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah,” tegasnya.
    Ia merujuk Pasal 29 ayat (1) huruf e yang melarang setiap orang membuang sampah tidak pada tempat yang telah ditentukan. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana berupa kurungan maupun denda.
    LSM MAMPIR juga meminta Bupati Kampar segera memerintahkan DLHK untuk menghentikan aktivitas pembuangan sampah ilegal tersebut serta mencari solusi jangka panjang.
    “Kami dalam waktu dekat akan melaporkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum agar dilakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat,” ujarnya.
    Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis agar persoalan pengelolaan sampah di Desa Tarai Bangun dapat diselesaikan secara komprehensif, demi menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.


    Penulis: Hadi Zega




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bupati Kasmarni Sampaikan Disdukcapil Bengkalis Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri
  • Wali Kota Pekanbaru Kembali Merombak Kabinet Kerjanya, Beberapa Jabatan Strategis Mengalami Pergeseran
  • Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Dumai 2026, Wako Paisal: Perang Melawan Narkoba Harus Lebih Keras
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Bupati Kasmarni Sampaikan Disdukcapil Bengkalis Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri
    04 Wali Kota Pekanbaru Kembali Merombak Kabinet Kerjanya, Beberapa Jabatan Strategis Mengalami Pergeseran
    05 Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Dumai 2026, Wako Paisal: Perang Melawan Narkoba Harus Lebih Keras
    06 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Meninjau Langsung Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti Kota Pekanbaru
    07 Polsek Mandau Melakukan Pengecekan Pengelolaan Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 juta Ha Polri Dalam Program 100 Hari Asta Cita
    08 Polresta Pekanbaru Dan Instansi Terkait Gelar Program Jalur, Warga Pelabuhan Sei Duku Darat Layanan Kesehatan Gratis
    09 Kejati Riau Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemprov Riau Terkait Pemulihan Barang Milik Daerah
    10 Luar Biasa Sat PJR Ditlantas Polda Riau Gerak Cepat Evakuasi Korban Laka Tol Permai
    11 Kawal Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rokan IV Koto Aktif Dampingi Petani Jagung Hibrida di Koto Ruang
    12 Wabup Bagus Santoso Sambut Baik dan Apresiasi Internasional Seminar On Arabic Language And Religion
    13 Pemprov Riau dan HIMPERRA Perkuat Sinergi Bangun Rumah Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
    14 Pengawasan Jalur Laut di Riau Diperkuat, Pemprov dan TNI AL Fokus Berantas Narkoba
    15 Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah, Melalui Bupati Kasmarni Sekda Bengkalis Hadiri Penutupan TMMD Ke-128 di Pinggir
    16 AMI Soroti Dugaan Ketertutupan Publikasi Media di DPRD Pekanbaru
    17 Keluarga Korban Lakalantas Bongkar Dugaan Oknum Jadi Perantara Damai: ā€œKami Mencari Keadilan, Bukan Uangā€
    18 Rapat Pembahasan Permohonan Izin Pembongkaran Median dan PJU, Ditlantas Polda Riau Bahas Rekayasa Akses U-Turn
    19 Ka KPLP Menghadiri Lapas Pasir Pangarayan Gelar Apel Pagi Senin, Kalapas Tekankan Adaptasi Jabatan dan Komitmen Integritas
    20 Harkitnas ke-118, Teguhkan Semangat Kebangkitan untuk Kedaulatan Bangsa
    21 Lapas Pasir Pangarayan Gelar Apel Pagi Senin, Kalapas Tekankan Adaptasi Jabatan dan Komitmen Integritas
    22 Surat Mandat Diterbitkan, Adrian Ketua DPW GMPK Riau: Siap Perangi Korupsi Secara Tuntas
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com