Gerak Cepat Kominfo Pelalawan Wujudkan Pelalawan Inovatif Melalui Smart City
Rabu, 10-04-2019 - 20:53:33 WIB 👁 66443

TERKAIT:
 
  • Gerak Cepat Kominfo Pelalawan Wujudkan Pelalawan Inovatif Melalui Smart City
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN-Terkait Program Gerakan Menuju 100 kota pintar (Smart City) dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI pada tahun 2017 lalu, yang salah satunya afalah Kabupaten Pelalawan diantara 25 Kabupaten Kota lainnya. Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui  Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)  bergerak cepat melakukan evaluasi dan pembenahan.

    Evaluasi dan pembenahan diutamakan terkait berbagai inovasi dalam peningkatan layanan government to government yakni antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan government to public yakni antara Pemkab dan masyarakat.

    "Diskominfo Pelalawan selalu intens menggelar rapat pertemuan dan sharing dengan beberapa pakar IT, dan disepakati topologi yang cocok untuk diterapkan dengan skala prioritas," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pelalawan Hendri Gunawan.

    Salah satunya, mengubah pola jaringan lama yang tidak terkoneksi langsung ke Diskominfo menjadi terkoneksi secara langsung. Progress koneksi antar OPD diperkirakan segera selesai dan untuk Kecamatan se Kabupaten Pelalawan dalam tahun ini, juga disesuaikan dengan anggaran.

    Menurut Hendri, Diskominfo Pelalawan pada prinsipnya melanjutkan yang sudah berjalan baik, dan hanya mengubah pola-pola yang kurang berjalan selama ini.

    "Dengan keterbatasan anggaran yang ada tentu Diskominfo mencari pola-pola yang terbaik dan efisien dalam pengembangan IT guna mewujudkan smart city Pelalawan. Segi positif pemanfaatan interkoneksi antar OPD adalah efisiensi anggaran mencapai 30 persen efisiensi pola sistem, program aplikasi yang diterapkan," paparnya.

    Ditambahkannya, Diskominfo sebagai leading sektor IT di lingkup Pemkab Pelalawan juga menghimbau OPD untuk konsultasi aplikasi keuangan yang dibuat namun tidak berjalan.

    "Jika OPDA tak memiliki anggaran bisa diserahkan ke Diskominfo, karena Kita punya tim IT meliputi bidang jaringan, database, website dan program aplikasi," jelas Hendri lagi.

    Diskominfo akan mengumpulkan semua server-server yang tersebar di OPD untuk ditempatkan di Kominfo agar lalu lintas jaringan data dan internet terkelola dengan baik. Sesuai arahan KPK semua jenis layanan aplikasi sudah harus terintegrasi.

    Dikatakan Hendri Gunawan juga, peningkatan layanan publik saat ini lebih diarahkan untuk pemanfaatan teknologi. Sehingga semua layanan kepada masyarakat bisa lebih mudah dan cepat.

    "Kami mengharap dukungan dan kerjasama semua pihak agar maksud dan tujuan tercapai untuk mewujudkan arti sebenarnya smart city. Tahun 2020 mendatang, belanja internet akan dipusatkan ke Diskominfo. Ini juga untuk efisiensi, belanja internet terpusat harganya lebih murah dan bisa lebih cepat," bebernya.

    Evaluasi untuk smart city dilakukan setiap 6 bulan sekali yang merupakan program Grup kompas media, Kemendagri, Kementrian PUPR, Kementerian/Badan Perencanaan  Pembangunan Nasional dan Kantor Staff Presiden

    "Untuk bobot Smart City Pelalawan peringkat 20 dengan 4 kriteria penilaian baseline, output, outcome dan impact. Sementara untuk improvement peringkat 4, Pelalawan satu dari 25 Kabupaten / Kota terpilih menjadi batch pertama menuju gerakan menuju smart city," jelasnya.

     
    Efisiensikan Belanja Internet Tanpa Kesampingkan Kualitas.

    Efisiensi belanja internet yang dilakukan Diskominfo Pelalawan tahun ini, dikarenakan keterbatasan anggaran, namun tanpa menghilangkan kualitas.

    Menurut Hendri Gunawan, Diskominfo Pelalawan saat ini tidak lagi berlangganan dengan telkomsel dikarenakan telkom tak memiliki e-katalog di LKPP dan jika diteruskan sangat beresiko terhadap aspek legalitas.

    "Diskominfo sudah mendapatkan penawaran yang terbaik dari penyedia internet tentang bandwidth internet, yang dulunya hanya 17 Mbps menjadi 100 Mbps dikarenakan interkoneksi yang telah dilakukan dan sistem satu pintu dari Diskominfo. Belanja internet terpusat harganya lebih murah dan lebih cepat," paparnya. 

    Dengan keterbatasan anggaran dan penekanan Bupati Pelalawan agar merubah pola pikir dengan inovasi untuk pembangunan daerah, Diskominfo berupaya agar efisiensi anggaran tanpa menyampingkan kualitas.

    "Kami menyebutnya, efisiensi belanja internet tanpa menghilangkan kualitas dengan inovasi teknologi," kata Hendri.

    Hingga saat ini, Diskominfo Pelalawan sudah berhasil membuat 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) interkoneksi internet secara langsung ke Diskominfo.

    Jika sebelumnya, internet di OPD dipakai untuk satu orang user sekarang sudah tidak lagi dan layanan tersebut sudah diputus. Untuk sementara, sampai semua progress perbaikan jaringan internet selesai per OPD dibagi hak akses dengan skala prioritas sebanyak 10 user.

    "Setelah semua progress perbaiakan selesai, semua ASN di Kabupaten Pelalawan mendapatkan 1 user login secara merata," bebernya.

    Diskominfo Pelalawan telah mempunyai tim NOC (Network Operation Center ) yang bertugas memonitor penggunaan internet dan apabila terdapat gangguan, tim akan segera ke tujuan untuk memperbaikinya.

    "Perbaikan kita masih berjalan. di kantor Bupati masih dibenahi, dikarenakan harus mengurai satu-persatu jalur koneksi yang berkaitan dengan server. Server-server ini akan dibersihkan jalurnya agar kedepan lalu lintas data menjadi lancar dan baik," tukasnya.

    Diskominfo Update Kelola Informasi dan Teknologi Berkesinambungan.

    (Adv)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
  • Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
  • DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
  • Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    03 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    04 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    05 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    06 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    07 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    08 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    09 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    10 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
    11 Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
    12 Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Komjen Herry Heryawan
    13 Resmi Dibuka, MTQ Kampar Ke-55 Diikuti 642 Peserta
    14 Hari Ini, Sekolah di Pekanbaru Kembali Tatap Muka
    15 Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Komitmen Sinergi Pemkab Kampar dan Polri
    16 Bupati Asmar Hadiri Kenal Pamit Kapolda Riau
    17
    18 41 Perangkat Daerah Meriahkan Karnaval Hari jadi Siak Ke-27
    19 Sambut Hari Jadi ke-27, Pemkab Siak Gelar Sunat dan Nikah Massal
    20 MoU Kebun Masyarakat Rp57 Miliar Diteken, Afni: Hak Plasma Itu Perintah Undang-Undang
    21 APBD Pekanbaru 2027 Diproyeksikan Rp3,18 Triliun, DPRD Targetkan Rampung November
    22 Sekolah Pelalawan Mulai Tatap Muka Terbatas, Kuala Kampar Masih Daring Akibat Kabut Asap
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com