Menhut RI Raja Juli Antoni Ungkap Jenis Pohon untuk Rehabilitasi Tesso Nilo
Senin, 22-12-2025 - 08:29:32 WIB 👁 13845
Foto: Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni
TERKAIT:
 
  • Menhut RI Raja Juli Antoni Ungkap Jenis Pohon untuk Rehabilitasi Tesso Nilo
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, menegaskan komitmen pemerintah dalam memulihkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) melalui program rehabilitasi hutan dan lahan. Hal ini disampaikannya melalui video unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (21/12/2025).

    Menhut Raja Juli Antoni menjawab pertanyaan publik terkait jenis pohon yang akan ditanam di bekas kebun sawit yang telah dikembalikan ke kawasan TNTN. Ia ungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai jenis bibit pohon yang akan digunakan untuk restorasi ekosistem di kawasan konservasi.

    “Bibit yang disiapkan antara lain trembesi, mahoni, kulim, sengon, aren, pulai, jengkol, petai, dan durian,” ungkap Menhut RI dalam video tersebut.

    Dijelaskan, penyiapan bibit ini dilakukan secara paralel dengan upaya penertiban dan penumbangan sawit di dalam kawasan taman nasional. Pemerintah tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga memastikan adanya langkah lanjutan berupa pemulihan kawasan yang telah rusak.

    “Jadi tadi selain kita menumbangkan sawit di TNTN, kita juga menyiapkan bibit-bibit pohon. Gunanya untuk ditanam di Tesso Nilo dan taman nasional lain tentunya,” jelasnya.

    Menhut juga membagikan momen penanaman bibit kulim di kawasan TNTN. Ia berharap pohon tersebut dapat tumbuh subur sebagai bagian dari upaya mengembalikan tutupan hutan alami di kawasan konservasi yang selama ini terdegradasi.

    “Saya tanam kulim di TNTN. Semoga ini tumbuh subur," harapnya.

    Ia menekankan pentingnya memperbanyak bibit pohon sejak dini agar pihaknya selalu siap ketika proses dialog dengan masyarakat membuahkan kesepakatan pengembalian lahan. Dengan kesiapan bibit, proses rehabilitasi dapat langsung dilakukan tanpa menunggu waktu lama.

    "Jadi diperbanyak saja bibitnya, supaya nanti kalau kita berhasil lagi berdialog dengan masyarakat untuk menyerahkan kebun mereka, kita siap tanam untuk rehabilitasi hutan dan lahan,” tuturnya.

    Sebelumnya, ia menerangkan langkah ini menunjukkan bahwa pemulihan Tesso Nilo tidak hanya bertumpu pada kebijakan penertiban, tetapi juga pada pendekatan ekologis dan sosial yang berjalan beriringan. Menhut Raja Antoni menegaskan dipindahkannya masyarakat dari wilayah Taman Nasional ini bukan sebagai bentuk permusuhan, justru memberikan kepastian hukum atas hak masyarakat secara pasti dengan cara yang damai hingga dialog.

    "Ini bukan hari tanda permusuhan karena bapak ibu sekalian digusur dari Taman Nasional, tapi hari bahagia karena dengan cara damai, persuasif, dialog bersama bapak ibu sudah memiliki kepastian hukum untuk mengelola kebun sawit baru di luar Taman Nasional Tesso Nilo. Saat ini masih dalam bentuk SK Hutan Kemasyarakatan karena awalnya relokasi PBPH HTI, supaya prosesnya cepat saya pakai Hkm," pungkasnya.

    H




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar Silaturahmi ke Kediaman Ketua DWP Provinsi Riau
  • Jarak Pandang Rendah, Dua Penerbangan dari Jakarta Menuju Pekanbaru Gagal Mendarat
  • Masih Ada Jabatan Plt, DPRD Pekanbaru Minta Segera Didefinitifkan
  • Kajian Tuntas, Pemkab Rohul Siapkan Rekonstruksi Istana Raja Rambah
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kampar Silaturahmi ke Kediaman Ketua DWP Provinsi Riau
    03 Jarak Pandang Rendah, Dua Penerbangan dari Jakarta Menuju Pekanbaru Gagal Mendarat
    04 Masih Ada Jabatan Plt, DPRD Pekanbaru Minta Segera Didefinitifkan
    05 Kajian Tuntas, Pemkab Rohul Siapkan Rekonstruksi Istana Raja Rambah
    06 Konflik Lahan PT Sedora dengan Koperasi dan Masyarakat, Wabup Rohil Pimpin Mediasi
    07 9.932 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Terpapar Kabut Asap
    08 Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
    09 Kualitas Udara Terus Memburuk, Puskesmas dan Rumah Sakit di Pekanbaru Siaga Layani Warga
    10 Riau Diselimuti Asap, BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Sejumlah Daerah
    11 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Tata Kelola dan Kinerja UPT
    12 Kakanwil Ditjenpas Riau Lantik 135 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian
    13 Sekda Ronny Kartika Buka FGD RDTR dan Konsultasi Publik KLHS, Dorong Tata Ruang Dukung Investasi Berkelanjutan
    14 Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
    15 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
    16 Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
    17 Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
    18 Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
    19 Pemprov Riau Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
    20 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Kampar Cek Jalan, Sekolah hingga Puskesmas di Tapung Hulu
    21 Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
    22 Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Bupati Kampar Tekankan Kesinambungan Sinergi Forkopimda
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com