Desa Bagan Limau Jadi Contoh Relokasi dan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo
Minggu, 21-12-2025 - 14:47:01 WIB šŸ‘ 7265
Foto: Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni meluncurkan program relokasi dan pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo
TERKAIT:
 
  • Desa Bagan Limau Jadi Contoh Relokasi dan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni meluncurkan program relokasi dan pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (20/12/2025).

    Program tersebut menjadi momentum penting kehadiran negara dalam menjaga kawasan konservasi, sekaligus memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat di sekitar kawasan TNTN.

    Raja Juli Antoni menegaskan, bahwa langkah relokasi dilakukan dengan pendekatan persuasif dan dialogis. Pemerintah tidak hadir untuk memusuhi masyarakat, melainkan mencari solusi bersama agar kawasan TNTN dapat dipulihkan tanpa mengabaikan keberlangsungan hidup warga.

    "Hari ini kita menyaksikan satu momentum sejarah. Negara hadir di Tesso Nilo bukan untuk memusuhi masyarakat, tetapi melakukan persuasi agar warga yang memiliki kebun di dalam kawasan TNTN direlokasi ke luar kawasan. Dengan begitu, ekosistem Tesso Nilo bisa terjaga dan kembali menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi gajah, tapir, rusa, dan satwa lainnya," ungkapnya.

    Raja Juli Antoni menjelaskan, relokasi ini juga bertujuan memberikan ruang hidup yang lebih aman bagi masyarakat. Dengan berada di luar kawasan taman nasional, warga tetap dapat berusaha, mengelola kebun, dan membesarkan anak-anak mereka tanpa berada di wilayah konservasi.

    Pada kesempatan tersebut, Menhut menjelaskan bahwa Wakil Menteri ATR/BPN secara langsung menerima penyerahan lahan dari masyarakat yang sebelumnya telah memiliki sertifikat.

    Lahan tersebut kemudian dikembalikan kepada negara sebagai bagian dari proses pemulihan kawasan TNTN. Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Kementerian Kehutanan juga telah menerbitkan izin hutan kemasyarakatan bagi tiga kelompok tani.

    "Ke depan, insyaallah ketika situasi sudah semakin kondusif, akan ada proses Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang dikeluarkan dari kawasan hutan. Selanjutnya akan diserahkan kembali kepada ATR/BPN untuk disertifikasi sebagai kebun-kebun masyarakat," ujarnya.

    Pada tahap awal, relokasi mencakup lahan seluas sekitar 600 hektare dengan melibatkan 228 kepala keluarga di Desa Bagan Limau. Menhut menilai langkah yang diambil masyarakat desa tersebut sebagai contoh positif dalam upaya penyelamatan Tesso Nilo.

    "Insyaallah masyarakat Desa Bagan Limau ini menjadi teladan yang baik dan dapat diikuti oleh wilayah lainnya. Sambil berjalan, kami terus mencari tanah pengganti dan kebun pengganti agar tercapai solusi yang adil win-win solution, seimbang antara kepentingan ekologi dan ekonomi," ucapnya.

    Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan proses pendataan masyarakat yang berada di kawasan Tesso Nilo terus dilakukan secara bertahap dan berbasis data lapangan. Hingga 18 Desember 2025, pendataan telah menjangkau 3.691 kepala keluarga dengan total luasan sekitar 10.106 hektare yang tersebar di sejumlah desa, termasuk Desa Bagan Limau.

    Menurut SF Hariyanto, data tersebut menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan relokasi yang adil serta memastikan proses pemulihan ekosistem berjalan secara terarah.

    Kemudian Plt Gubri menegaskan Pemprov Riau terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan membutuhkan dukungan penuh dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), terutama dalam penyediaan lahan pengganti pada tahap selanjutnya.

    "Relokasi harus diselesaikan dengan tuntas, masyarakat harus memperoleh kepastian, dan pemulihan ekosistem Tesso Nilo harus berjalan secara berkelanjutan," pintanya.

    Peluncuran program relokasi dan pemulihan kawasan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu benteng terakhir hutan hujan dataran rendah di Sumatera, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

    H




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
  • Buka Mubes Ke-II Kerapatan Empat Suku Kubu, Wabub Rohil Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat Melayu
  • Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan
  • Dari Modal Rp70 Ribu Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan Diresmikan di UI
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
    03 Buka Mubes Ke-II Kerapatan Empat Suku Kubu, Wabub Rohil Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat Melayu
    04 Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan
    05 Dari Modal Rp70 Ribu Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan Diresmikan di UI
    06 Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru
    07 Tim Ditresnarkoba Polda Sumbar dan Polres Pasbar Gagalkan Peredaran Narkotika, 30 Paket Ganja Kering Siap Edar Disita
    08 Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
    09 Pembatasan Truk Bertonase Besar di Air Molek Mulai Dibahas, Ditlantas Polda Riau Tekankan Pemasangan Portal Harus Berdasarkan Regulasi
    10 APJI Hadiri Kegiatan Pembinaan Ormas oleh Kesbangpol Kabupaten Bekasi Dalam Penguatan Peran Organisasi Kemasyarakatan
    11 Delapan Personel Ditlantas Polda Riau Terima Penghargaan Kapolda, Briptu Jessica Ukir Prestasi Nasional di Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026
    12 Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan Bagi Korban Angin Puting Beliung Di Bathin Solapan
    13 Polres Kampar Tangkap Pensiun PNS Terkait Kasus Pencabulan Pada Anak Usia 7 Tahun
    14 Pelaksanaan Sosialisasi Hukum oleh Bidkum Polda Riau, Perkuat Pemahaman Personel Polres Dumai Terhadap KUHP, KUHAP dan Perubahan UU Kepolisian
    15 Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Untuk Pekerjaan Sambungan Tol Permai–Tol Lingkar Pekanbaru
    16 Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri Libatkan Tim Gabungan Lapas Kanwil dan Kepolisian
    17 Satlantas Polres Kampar Gelar Patroli dan Teguran Humanis, Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas di Kampar Kiri Hilir
    18 Perkuat Sinergi Pemasyarakatan dan Kepolisian, Kakanwil Ditjenpas Riau Audiensi dengan Kapolda Riau
    19 Police Goes to School di MAN 1 Kuok, Satlantas Polres Kampar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Bagikan Helm SNI
    20 Komitmen Polri dalam Mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas
    21 Wadir intelkam Polda Riau Perkuat Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Riau Gandeng Maxim dan Jasa Raharja Edukasi Ratusan Driver
    22 Kesbangpol Rohil Mulai Bina Paskibraka Kabupaten 2026
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com