Desa Bagan Limau Jadi Contoh Relokasi dan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo
Minggu, 21-12-2025 - 14:47:01 WIB 👁 10033
Foto: Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni meluncurkan program relokasi dan pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo
TERKAIT:
 
  • Desa Bagan Limau Jadi Contoh Relokasi dan Pemulihan Taman Nasional Tesso Nilo
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN - Menteri Kehutanan (Menhut) RI, Raja Juli Antoni meluncurkan program relokasi dan pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Bagan Limau, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu (20/12/2025).

    Program tersebut menjadi momentum penting kehadiran negara dalam menjaga kawasan konservasi, sekaligus memberikan kepastian dan rasa aman bagi masyarakat di sekitar kawasan TNTN.

    Raja Juli Antoni menegaskan, bahwa langkah relokasi dilakukan dengan pendekatan persuasif dan dialogis. Pemerintah tidak hadir untuk memusuhi masyarakat, melainkan mencari solusi bersama agar kawasan TNTN dapat dipulihkan tanpa mengabaikan keberlangsungan hidup warga.

    "Hari ini kita menyaksikan satu momentum sejarah. Negara hadir di Tesso Nilo bukan untuk memusuhi masyarakat, tetapi melakukan persuasi agar warga yang memiliki kebun di dalam kawasan TNTN direlokasi ke luar kawasan. Dengan begitu, ekosistem Tesso Nilo bisa terjaga dan kembali menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi gajah, tapir, rusa, dan satwa lainnya," ungkapnya.

    Raja Juli Antoni menjelaskan, relokasi ini juga bertujuan memberikan ruang hidup yang lebih aman bagi masyarakat. Dengan berada di luar kawasan taman nasional, warga tetap dapat berusaha, mengelola kebun, dan membesarkan anak-anak mereka tanpa berada di wilayah konservasi.

    Pada kesempatan tersebut, Menhut menjelaskan bahwa Wakil Menteri ATR/BPN secara langsung menerima penyerahan lahan dari masyarakat yang sebelumnya telah memiliki sertifikat.

    Lahan tersebut kemudian dikembalikan kepada negara sebagai bagian dari proses pemulihan kawasan TNTN. Sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat, Kementerian Kehutanan juga telah menerbitkan izin hutan kemasyarakatan bagi tiga kelompok tani.

    "Ke depan, insyaallah ketika situasi sudah semakin kondusif, akan ada proses Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang dikeluarkan dari kawasan hutan. Selanjutnya akan diserahkan kembali kepada ATR/BPN untuk disertifikasi sebagai kebun-kebun masyarakat," ujarnya.

    Pada tahap awal, relokasi mencakup lahan seluas sekitar 600 hektare dengan melibatkan 228 kepala keluarga di Desa Bagan Limau. Menhut menilai langkah yang diambil masyarakat desa tersebut sebagai contoh positif dalam upaya penyelamatan Tesso Nilo.

    "Insyaallah masyarakat Desa Bagan Limau ini menjadi teladan yang baik dan dapat diikuti oleh wilayah lainnya. Sambil berjalan, kami terus mencari tanah pengganti dan kebun pengganti agar tercapai solusi yang adil win-win solution, seimbang antara kepentingan ekologi dan ekonomi," ucapnya.

    Sementara itu, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto mengatakan proses pendataan masyarakat yang berada di kawasan Tesso Nilo terus dilakukan secara bertahap dan berbasis data lapangan. Hingga 18 Desember 2025, pendataan telah menjangkau 3.691 kepala keluarga dengan total luasan sekitar 10.106 hektare yang tersebar di sejumlah desa, termasuk Desa Bagan Limau.

    Menurut SF Hariyanto, data tersebut menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan relokasi yang adil serta memastikan proses pemulihan ekosistem berjalan secara terarah.

    Kemudian Plt Gubri menegaskan Pemprov Riau terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan membutuhkan dukungan penuh dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), terutama dalam penyediaan lahan pengganti pada tahap selanjutnya.

    "Relokasi harus diselesaikan dengan tuntas, masyarakat harus memperoleh kepastian, dan pemulihan ekosistem Tesso Nilo harus berjalan secara berkelanjutan," pintanya.

    Peluncuran program relokasi dan pemulihan kawasan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam menyelamatkan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu benteng terakhir hutan hujan dataran rendah di Sumatera, sekaligus memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

    H




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
  • Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
  • Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
  • Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    03 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    04 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    05 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    06 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    07 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    08 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    09 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    10 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    11 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    12 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    13 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    14 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    15 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    16 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    17 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    18 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
    19 Polres Dumai dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Kampus Anti Kejahatan dan Program Green Policing
    20 Pelaku Penganiayaan Istri di Pasaman Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
    21 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    22 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com