Pekanbaru Jadi Episentrum Ngopi: Transformasi Kota 'Bertuah' Menuju Budaya Kafein Urban
Sabtu, 13-12-2025 - 16:41:27 WIB 👁 5249
Foto: Ngopi
TERKAIT:
 
 

SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Munculnya budaya ngopi di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Pekanbaru, merupakan fenomena yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Pekanbaru telah bertransformasi menjadi pusat budaya minum kopi.

Dari kafe estetik di sudut kota hingga mesin seduh otomatis yang terpasang di ruang kerja, kopi menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat urban. Tak lagi sekadar soal kafein, kopi kini menyatu dengan ritme produktivitas, bahkan menjadi bagian dari identitas sosial dan simbol gaya hidup modern.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Beni Febrianto menyampaikan, bahwa Kota Pekanbaru bukanlah penghasil kopi utama seperti Sumatera Utara atau Lampung maupun Aceh, tapi Pekanbaru berkembang pesat menjadi kota dengan budaya ngopi yang kuat.

“Kita bukan daerah penghasil kopi yang banyak ragam-nya, seperti Aceh, atau daerah Toraja lainnya. Provinsi Riau memiliki kopi yang khas yaitu Liberika Meranti, tetapi di Riau khususnya di Pekanbaru itu sudah tercipta budaya ngopi. Membuat Kota Pekanbaru menjadi kota dengan budaya ngopi yang kuat,” ungkap Beni di kantornya, Jumat (12/12/2025).

Pembuktian budaya ngopi yang kuat ini terlihat dari menjamurnya kafe dan coffee shop di berbagai lokasi, baik di pusat kota maupun di setiap sudut Kota Pekanbaru. Fenomena ini menunjukkan tingginya aktivitas konsumsi kopi yang berkembang pesat.

Menurut data dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau, jumlah pelaku usaha di sektor kuliner termasuk coffee shop telah mencapai 4.652 gerai pada tahun 2025 ini. Angka ini menunjukkan pertumbuhan pesat sektor kuliner di wilayah tersebut.

“Data yang kita punya, untuk sektor kuliner itu ada 4.652 gerai, berkembang pesat jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu yang terbanyak di Pekanbaru itu berkembangnya coffee shop, menjadi cerminan bahwa UMKM kopi sangat berkembang di Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Dengan bertumbuhnya kedai kopi, coffee shop maupun kopi keliling di Kota Pekanbaru saat ini, telah menjadi titik tolak Pemerintah Provinsi Riau dalam perkembangan UMKM di Provinsi Ria. Selain itu, hal ini juga yang menunjukkan tingginya minat dan aktivitas konsumsi kopi, menjadikan Kota Pekanbaru sebagai pusat budaya minum kopi di Riau dan sekitarnya.

“Walaupun kita bukan daerah penghasil kopi yang beragam, tapi kita bisa menjadi salah satu daerah untuk orang menikmati kopi dengan nyaman. Jadi istilahnya, tempat ngopi enak adalah Kota Pekanbaru,” sebut Beni.

Menurut Beni, perkembangan budaya ngopi yang kuat menandai transformasi Pekanbaru, dari yang semula dikenal dengan julukan "Bertuah". Transformasi ini menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang kaya akan dinamika sosial seputar kopi.

“Pekanbaru adalah kota konsumsi kopi yang hebat, bukan produsen utama, tetapi sukses besar dalam menciptakan ekosistem kafein yang kaya dan beragam untuk para pencinta kopi,” ucapnya.

Diungkapkan Beni, Dispar Riau memberikan peran aktif bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya kopi. Keterlibatan aktif ini diwujudkan dalam bentuk pemberian ruang dan kesempatan bagi UMKM kopi untuk membuka stand secara gratis di berbagai festival besar yang diselenggarakan Pemprov Riau. Acara-acara seperti Kenduri Riau, Festival Ekraf dan Riauphoria, serta Siak Bermada, selalu melibatkan UMKM.

"Mereka sangat kami libatkan dalam setiap event, baik itu festival, bazar ekraf, atau event pariwisata yang sifatnya festival. Kita libatkan mereka untuk bergabung dan membuka stand (gratis). Ini menjadi salah satu cara kami di Pemprov Riau untuk membantu mereka para pelaku usaha terkhusus UMKM kopi," tambahnya.

Tidak hanya sebatas penyediaan ruang pameran, Pemprov Riau juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi dan legalitas usaha. Komitmen ini diimplementasikan melalui program roadshow dan pelatihan intensif untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Selain itu, Beni Febrianto juga menyampaikan bahwa Pemprov Riau memfasilitasi dalam pengurusan legalitas usaha secara gratis, mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Bantuan ini adalah wujud nyata dukungan pemerintah agar produk-produk UMKM Riau tidak hanya berkualitas, tetapi juga legal dan diakui, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

H




 
Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bupati Roby Kurniawan Serahkan 11 Unit Sarana Penangkapan Ikan kepada Kelompok Nelayan
  • Sentuhan Humanis Kalapas Pekanbaru Lewat Waksabi di Blok Hunian
  • Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu
  • Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Bupati Roby Kurniawan Serahkan 11 Unit Sarana Penangkapan Ikan kepada Kelompok Nelayan
    03 Sentuhan Humanis Kalapas Pekanbaru Lewat Waksabi di Blok Hunian
    04 Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu
    05 Polsek Mandau Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pria Diamankan dengan Enam Paket Diduga Sabu
    06 Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru
    07 Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan Gelar Coffee Morning Bersama Kapolres Kuantan Singingi
    08 Perkuat Implementasi Program Aksi, Kepala Biro Perencanaan Dan Keuangan Kunjungi Rutan Pekanbaru
    09 Meriahkan Malam Puncak HUT ke-514 Bengkalis, Ini Ungkap Kabag Umum
    10 Kapolres Pasaman Barat Pimpin Serah Terima Jabatan PJU Polres dan Kapolsek Sungai Beremas
    11 Dirlantas Polda Sumbar Perkuat Soliditas dan Kebugaran Bersama Personil
    12 Jum'at Berkah Polsek Kampar Kiri: Hadir di Tengah Warga, Bagi Beras Ringankan Beban Ekonomi Dua Desa
    13 Jum'at Barokah Polsek Kampar, Kapolsek Langsung Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Desa Penyasawan
    14 Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Limapuluh Tanam Jagung Pipil di Lahan Produktif Bersama Kelompok Tani
    15 Pisah Sambut Camat Rumbio Jaya, Kapolsek Kampar Berikan Bibit Pohon Wujud Gerakan Green Policing
    16 Kalapas Pasir Pangarayan: Pengurusan PB, CB, dan CMB Gratis, Tidak Ada Ruang Untuk Pungli
    17 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba Yang Meresahkan Masyarakat
    18 Ka KPLP Lapas Pasir Pangarayan Pimpin Laksanakan Pemeliharaan Gembok sebagai Upaya Penguatan Keamanan
    19 Pererat Silaturahmi dan Perkuat Sinergi, Ketua DPRD Bengkalis Ikut Fun Football Sempena Hari Jadi ke-514
    20 Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
    21 Paripurna Hari Jadi ke-514 Bengkalis, DPRD Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan
    22 Perkuat Pelestarian Budaya Melayu, Ketua DPRD Bengkalis Apresiasi Kenduri Adat Hari Jadi ke-514
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com