Janji Presiden Prabowo ke Korban Banjir Sumatera
Jumat, 12-12-2025 - 16:28:00 WIB š 3185
 |
| Foto: Presiden Prabowo |
SERGAPONLINE.COM ACEH - Pemerintah bakal membangun hunian sementara bagi korban banjir dan tanah longsor yang ada di Sumatera.
Rencanannya, hunian sementara yang disiapkan oleh pemerintah dibangun dengan anggaran Rp 30 juta per unit.
Dalam kunjungannya ke lokasi bencana di wilayah Aceh Tengah pada Jumat (12/12/2025) siang, Presiden Prabowo tidak hanya menjanjikan hunian sementara saja, tapi juga hunian tetap bagi para korban banjir dan tanah longsor.
Menurut Presiden, pemerintah saat ini tengah bekerja keras untuk menangani korban bencana di Sumatera, termasuk menyiapkan hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak.
Namun dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pembangunan hunian sementara membutuhkan waktu.
"Ada nanti hunian sementara. Kemudian hunian tetap yang kita sudah siapkan," kata Prabowo saat mengunjungi posko pengungsian di Takengon, Aceh Tengah, Jumat (12/12/2025).
"Kita rencanakan, kita alokasikan anggaran. Tapi butuh waktu. Jadi kami mohon kesabaran, saya tidak bisa mengerjakan semua begitu cepat," ucap dia.
Di sisi lain, Prabowo meyakinkan bahwa pemerintah akan terus bekerja sebaik-baiknya untuk membantu kesulitan masyarakat. Ia memastikan masyarakat tidak sendirian dalam menghadapi musibah yang terjadi.
"Kita sudah bekerja dengan sebaik-baiknya. Saya minta ketabahan dan kesabaran semua. Pasti kita akan bantu. Tenang saja," kata Prabowo.
Sebelumnya, korban banjir dan tanah longsor menginginkan hunian.
Mereka berharap namanya masuk dalam daftar penerima hunian dari pemerintah, pasca menjadi korban banjir dan tanah longsor.
Baca juga: Pemkot Yogyakarta Prediksi Kunjungan 2 Juta Wisatawan saat Libur Nataru, Siapkan Skenario Parkir
Anggaran Rp 30 juta
Sebagai informasi, pemerintah akan menyiapkan anggaran Rp 30 juta per unit hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatera, yakni di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, rumah yang disiapkan adalah tipe 36 karena dinilai layak bagi korban bencana.
“Luasnya tipe 36, 8 kali 5, Bapak Presiden. Jadi daripada mereka tinggal di tenda ini, lebih representatif mereka tinggal di hunian sementara,” ujar Suharyanto, saat rapat koordinasi yang dipimpin Prabowo di Banda Aceh, Minggu (7/12/2025).
Rumah tersebut sudah lengkap dengan fasilitas kamar, sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), dan ruangan lainnya.
Suharyanto menyebutkan, pembangunan huntara akan dilaksanakan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI-Polri.
Salah satu hunian yang bisa dibangun secara cepat adalah hunian modular yang kini mulai marak dipasarkan dan dikembangkan swasta.
H
Komentar Anda :