Prabowo Beri Atensi Luar Biasa Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta
Rabu, 10-12-2025 - 17:31:33 WIB 👁 12413
Foto: Presiden Prabowo
TERKAIT:
 
  • Prabowo Beri Atensi Luar Biasa Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian luar biasa terhadap insiden kebakaran gedung Terra Drone yang menewaskan 22 orang, meski saat ini ia berada di Pakistan.

    "Saya juga berdiskusi dengan Bapak Mensesneg (Prasetyo Hadi), yang intinya Bapak Presiden memberikan atensi yang sangat luar biasa terhadap peristiwa ini. Kita tidak menginginkan kejadian ini terulang kembali," ujar Tito kepada wartawan di saat meninjau lokasi kebakaran Gedung Terra Drone, Rabu (10/12).

    Tito menyatakan Presiden Prabowo tidak ingin hal ini kembali terulang, mengingat kejadian ini menewaskan banyak korban hingga 22 orang.

    "Jumlah korbannya yang tidak sedikit, 22 orang, itu adalah nyawa semua. Jadi kita tidak boleh sampai terulang lagi. Jangan kita beranggapan bahwa, "Ah sudah selesai," nanti diam-diam setelah itu kejadian yang sama terulang. Saya yakin Bapak Presiden tidak menginginkan ini terulang kembali," katanya.

    Lebih lanjut Tito selaku Mendagri akan melakukan evaluasi sesuai arahan dari Mensesneg.

    "Oleh karena itu Pak Mensesneg menelepon kami, saya selaku Mendagri tentu pembina wilayah ini memiliki tanggung jawab untuk menangani jangan sampai terulang kembali. Kita melakukan evaluasi," ujarnya.
    Evaluasi prosedur pembuatan gedung
    Tito mengatakan akan mengevaluasi proses pembuatan gedung imbas kebakaran di gedung Terra Drone.

    Ia menekankan setiap pembuatan gedung harus dilakukan pengujian terkait mitigasi kebakaran.

    "Kemudian dari diskusi tadi dengan Pak Walikota, Pak Kapolres, kemudian juga dengan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI, logika saya tadi berpikir bahwa setiap pembuatan bangunan juga harus ada pengujian tentang pencegahan kebakaran atau mitigasi atas kebakaran," ujarnya.

    Tito menyatakan evaluasi ini perlu mengingat banyak gedung di Jakarta yang termasuk ke dalam kategori gedung-gedung tinggi dengan resiko kebakaran sangat besar.

    "Apalagi di Jakarta ini banyak sekali high risk building, gedung-gedung tinggi, yang kalau terjadi kebakaran risikonya lebih besar dibanding dengan yang low risk building, gedung-gedung yang rendah," ujarnya.

    "Jadi pemilik yang akan membangun gedung, itu mengajukan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Itu yang diterbitkan oleh pemerintah daerah melalui namanya DPM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu),"

    Terkait dengan mekanisme penentuan jenis risiko, akan dibuatkan sistem Online Single Submission yang nantinya akan dikelola oleh Kementerian Investasi/BKPM.

    "Menggunakan mekanisme OSS, Online Single Submission. Jejaring ini dikelola oleh Kementerian Investasi/BKPM sistemnya," ujarnya.

    Sementara untuk syarat pembangunan gedung, harus ada sertifikat laik fungsi (SLF). Penerbitan surat nantinya akan ditinjau dari kelayakan gedung terkait dengan mitigasi kebakaran.

    Tito juga mengatakan pihak Pemadam Kebakaran akan dilibatkan dalam proses penerbitan SLF ini.

    "Syaratnya salah satunya Dinas Pemadam Kebakaran akan melihat. Apakah tempat itu ada alat pemadam kebakaran? Kemudian apakah di tempat itu ada. Misalnya, jalur evakuasi, sprinkler, bila terjadi kebakaran untuk memadamkan cepat, dan lain-lain" katanya.

    Evaluasi tersebut dilakukan oleh Kemendagri karena melihat adanya masalah administrasi yang menyebabkan kebakaran di gedung Terra Drone tersebut.

    Kebakaran melanda Gedung Terra Drone yang berlokasi di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Selasa (9/12) siang. Kebakaran ini menewaskan hingga 22 orang.

    Kebakaran diduga berawal dari sebuah baterai drone yang terbakar di lantai 1 gedung tersebut.

    H




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • 9.932 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Terpapar Kabut Asap
  • Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
  • Kualitas Udara Terus Memburuk, Puskesmas dan Rumah Sakit di Pekanbaru Siaga Layani Warga
  • Riau Diselimuti Asap, BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Sejumlah Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 9.932 Warga Pekanbaru Alami Gangguan Kesehatan Akibat Terpapar Kabut Asap
    03 Harga Cabai Melonjak, Pemko Pekanbaru Siapkan Intervensi Ongkos Angkut dari Daerah Penghasil
    04 Kualitas Udara Terus Memburuk, Puskesmas dan Rumah Sakit di Pekanbaru Siaga Layani Warga
    05 Riau Diselimuti Asap, BMKG Prediksi Hujan Lebat Masih Guyur Sejumlah Daerah
    06 Kanwil Ditjenpas Riau Perkuat Tata Kelola dan Kinerja UPT
    07 Kakanwil Ditjenpas Riau Lantik 135 PNS, Tekankan Integritas dan Pengabdian
    08 Sekda Ronny Kartika Buka FGD RDTR dan Konsultasi Publik KLHS, Dorong Tata Ruang Dukung Investasi Berkelanjutan
    09 Perkuat Evaluasi dan Sinergi, Lapas Perempuan Pekanbaru Ikuti Rapat Analisis dan Evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
    10 Komitmen Keamanan Siber, Pemprov Riau Terima Penghargaan BSSN
    11 Jadi Narasumber, TP-PKK Inhil Gencarkan Sosialisasi Gemarikan di Tempuling
    12 Bupati Kampar Minta OPD Percepat Pelaksanaan Kegiatan Sesuai Jadwal
    13 Wakil Bupati Kampar Pimpin Rapat Persiapan Akhir MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026
    14 Pemprov Riau Perlebar 3 Ruas Jalan di Pekanbaru, Wako Agung yakin Beri Dampak Luas
    15 Jemput Aspirasi Warga, Bupati Kampar Cek Jalan, Sekolah hingga Puskesmas di Tapung Hulu
    16 Taklukkan Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
    17 Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, Bupati Kampar Tekankan Kesinambungan Sinergi Forkopimda
    18 Lapangan Tembak Arisman Zakaria Diresmikan
    19 Baznas Kampar Siap Bantu Pendidikan Alumni Ponpes Yang Alami Keterbatasan Finansial
    20 BERASAP TEBAL! Sekolah di Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ
    21 Pemprov Riau Siapkan Sistem Digital Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
    22 Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com