Gubernur Riau Abdul Wahid Mengungkapkan Sektor Migas Memberikan Sumbangan Tidak Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Riau 2025
Jumat, 17-10-2025 - 19:59:49 WIB 👁 10509
Foto : Gubernur Riau Abdul Wahid saat pertemuan dengan jajaran direksi Pertaminan Hulu Rokan dan SKK Migas Sumbagut di kantor Pertamina Hulu Rokan di Gedung RDTX Place kawasan Mega Kuningan Jakarta
TERKAIT:
 
  • Gubernur Riau Abdul Wahid Mengungkapkan Sektor Migas Memberikan Sumbangan Tidak Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Riau 2025
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Gubernur Riau Abdul Wahid mengungkapkan sektor migas memberikan sumbangan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi riau pada tahun 2025.

    Hal itu ia sampaikan saat menggelar pertemuan yang dihadiri jajaran direksi Pertaminan Hulu Rokan dan SKK Migas Sumbagut di kantor Pertamina Hulu Rokan di Gedung RDTX Place kawasan Mega Kuningan Jakarta, Jumat (17/10/2025).

    "Ada beberapa sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi Riau, diantaranya yang terbesar itu ada kelapa sawit, hutan tanaman industri dan sektor migas, selain soal sektor jasa dan perdagangan," jelas Wahid.

    Dikatakannya lagi, "Problemnya pada triwulan II pertumbuhan ekonomi kita berada pada 4,59 persen, namun sektor migas justru menyumbang negatif, jika tanpa sektor migas pertumbuhan ekonomi Riau tumbuh di angka 5,6 persen, artinya ada tatakelola yang salah," beber Gubernur Riau.

    Abdul Wahid menduga, investasi yang dilakukan PHR selama ini tidak banyak melibatkan perusahaan-perusahaan lokal, yang justru sangat berdampak bagi perekonomian di Riau.

    "Saya menduga investasi besar yang dilakukan PHR tidak melibatkan lebih banyak porsinya kepada lokal konten" lanjutnya.

    Gubernur juga mendesak pihak PHR bisa lebih transparan terhadap upaya investasi yang mereka lakukan. "Kita memahami ada beban target lifting oleh pemerintah, harus melakukan investasi, namun juga harus terbuka dengan kita berapa nilai investasinya dan berapa hasil yang diperoleh, kita tidak tahu datanya, lalu PI 10 persen hanya kita terima 1 Dollar sejak Januari lalu, jadi libatkan kita untuk bisa melihat pergerakan progresnya," tegas Wahid lagi.

    Lebih lanjut Abdul Wahid menegaskan meminta pihak PHR berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Riau di.tengah kondisi fiskal yang sangat terbebani pada tahun 2025.

    Hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan (PHR) Ruby Mulyawan, ia beralasan beban Insentif progresive split 10 persen dan melonjaknya investasi mempertahankan lifting.

    "Beban kami pak, biaya insentif progresolive split, dan melonjaknya biaya investasi proyek CEOR, karena untuk mempertahankan lifting bahkan sampai inline, ditambahkan harga minyak dunia terus turun, sehingga kondisi kita negatif," jelas Ruby.

    Lebih lanjut Direktur PHR ini menegaskan komitmen PHR terhadap sektor pertumbuhan ekonomi Riau. "Saya tidak tahu persis ya pak, yang jelas kita ada lebih 200 kontrak yang melibatkan lokal konten, saya rasa sudah cukup signifikan melibatkan pengusaha lokal, seharusnya bisa mendorong pertumbuhan, " jelas Direktur PHR.

    Sementara itu, perwakilan SKK Migas yang dihadiri C.W. Wicakson Direktur SKK Migas Sumbagut berharap pertemuan ini sebagai wujud kolaborasi, koordinasi dan sinergi antar pemerintah daerah SKK dan PHR.

    "Ini diharapkan menjadi pertemuan memperkuat kolaborasi, sinergi dan koordinasi, sehingga mendorong percepatan proses eksporasi migas kedepan, terkait data progres akan kita buka pada pertemuan mendatang, " pungkas Wicaksono.

    Dalam kesempatan itu Sekdaprov Riau Syahrial Abdi juga mengungkapkan keinginan Riau meminta ada amandemen terhadap akta peralihan antara BUMD Penerima PI dengan PHR.

    "Kami pemerintah daerah juga berharap, ada adendum terhadap akta peralihan antara BUMD kita dengan PHR, terutama ada klausul yang sangat memberatkan, jika PHR ada mengajukan amandemen share KBH, kitapun bolehlah minta amandemen, " pinta Sekda Riau.

    Pertemuan berakhir dengan kesepakatan untuk pertemuan lanjutan dan sama-sama mendorong perubahan kontrak skema gross split menjadi cost recovery. Usulan akan diajukan pihak PHR dan didukung oleh pemerintah daerah kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian ESDM. ADV








     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com