Komisi IV DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Finalisasi Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kamis , 20-11-2025 - 16:27:05 WIB 👁 5569
Foto:Komisi IV DPRD Provinsi Riau saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Finalisasi Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah
TERKAIT:
 
  • Komisi IV DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Finalisasi Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Komisi IV DPRD Provinsi Riau menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Bahas Finalisasi Renja Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Provinsi Riau 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Kamis (20/11/2025).


    Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau, Ma’mun Solikhin, menyoroti struktur anggaran BPBDPK Provinsi Riau. Ia menilai perlunya penataan ulang anggaran agar kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana dapat berjalan lebih optimal.


    Dalam penjelasannya, Ma’mun menyebut bahwa dari total pagu anggaran BPBD untuk tahun 2026 akan mengalami efisiensi sekitar 20 persen. Selain itu, adanya potensi pemotongan TPP juga akan berdampak pada berkurangnya alokasi belanja keseluruhan.


    Dari hasil penyisiran komisi, sekitar 87 persen anggaran terserap untuk belanja rutin, sehingga kegiatan penanggulangan bencana hanya memperoleh porsi sekitar 13 persen.


    “Kita cek satu per satu. Dari total belanja rutin saja sudah hampir 90 persen. Jadi untuk kegiatan-kegiatan mitigasi, persiapan menghadapi bencana, hanya tersisa sedikit. Padahal sekarang sudah memasuki musim penghujan,” ujar Ma’mun.


    Komisi IV juga meminta BPBD memastikan kesiapan alat dan sarana pendukung yang lebih modern untuk penanganan bencana.


    Ma’mun menegaskan bahwa kejadian banjir dan kebakaran hutan/lahan merupakan siklus bencana yang selalu berulang di Provinsi Riau, sehingga kebutuhan peralatan dan kesiapsiagaan tidak boleh diabaikan.


    Dalam kesempatan tersebut, Ma’mun juga menyoroti sejumlah belanja pemeliharaan yang dinilai tidak efektif. Ia mencontohkan adanya mesin fotokopi lama yang biaya perawatannya justru lebih besar dibanding manfaatnya. Ia meminta seluruh peralatan yang sudah tidak layak digunakan untuk “diputihkan” agar anggaran pemeliharaannya dapat digeser ke program yang lebih mendesak.
    “Alat-alat yang tidak mutu lagi lebih baik diputihkan. Anggaran pemeliharaannya bisa dialihkan untuk kebutuhan logistik bencana dan kegiatan yang benar-benar dibutuhkan,” tegasnya.


    Lebih lanjut, Ma’mun menekankan pentingnya penguatan mitigasi bencana, termasuk kesiapan relawan di daerah serta penyediaan alat pemantau bencana.


    Menurutnya, langkah pencegahan jauh lebih penting dan lebih murah dibanding penanganan setelah bencana terjadi.


    “Tugas kita memastikan kesiapan. Kalau perlu alat-alat pendukung, siapkan. Jangan sampai ketika ada kebakaran atau banjir kita tidak bisa mengantisipasi. Mencegah itu lebih penting daripada mengobati,” ujarnya.


    Terkait langkah selanjutnya, Ma’mun menyampaikan bahwa Komisi IV telah meminta BPBD untuk menggeser belanja pemeliharaan yang tidak prioritas ke kegiatan yang lebih mendukung mitigasi bencana. Selanjutnya, perhitungan teknis akan dibahas bersama Tim Anggaran (TA) dan BPBD sebelum disampaikan ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Riau.


    “Dengan kondisi anggaran yang tidak bisa ditambah, satu-satunya cara adalah penataan ulang. Nanti angkanya dibahas oleh TA dan BPBD, setelah itu baru kita bawa ke Banggar,” tutup Ma’mun.


    Untuk diketahui, rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Riau Ma’mun Solikhin, didampingi Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Riau Zulfadhli Alhamdi, serta dihadiri anggota Komisi IV DPRD Provinsi Riau, yakni Zulhendri, Munawar Syahputra, Dodi Irawan, Samsuri Daris, Manahara Napitupulu, Jons Ade Nopendra, Suyadi, dan Khairul Umam.


    Hadir dalam rapat ini, Kepala Pelaksana BPBDPK Provinsi Riau, M Edy Afrizal, beserta jajaran. ADV




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolsek Kampar Kiri : Panen Raya Jagung Pipil Sangat Mengembirakan Program Ketahanan Pangan Astacita Presiden Prabowo Subianto
  • Median Jalan Nasional Kota Pekanbaru Dicor Pakai Beton Adukan Ditempat Menuai Sorotan Publik
  • Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia
  • Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi Tiba di Bumi Lancang Kuning
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Kapolsek Kampar Kiri : Panen Raya Jagung Pipil Sangat Mengembirakan Program Ketahanan Pangan Astacita Presiden Prabowo Subianto
    03 Median Jalan Nasional Kota Pekanbaru Dicor Pakai Beton Adukan Ditempat Menuai Sorotan Publik
    04 Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia
    05 Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi Tiba di Bumi Lancang Kuning
    06 Karutan Pekanbaru Dorong Peningkatan Kinerja Dan Profesionalisme Pegawai, Melalui Apel Senin Pagi
    07 Sidak Tambang MBLB di Kampar, Pemprov Riau Dorong dan Bimbing Pelaku Segera Lengkapi Perizinan
    08 Polres Kampar Tangkap Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Tapung
    09 Luar Biasa Kapolsek Kampar Kiri Hadir Kedekatan Dengan Masyarakat Wujud Polri Bersama TNI dan Pers! Nonton Bareng Pildun 2026
    10 Polda Riau Bongkar Begal Sadis dan Sindikat Curanmor, 18 Kendaraan Hasil Kejahatan Diamankan
    11 Dari Gading Gajah ke TPPU: Polda Riau Bongkar Aliran Dana Rp1,8 Miliar, Dua Tersangka Dimiskinkan
    12 Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan
    13 Dugaan Pelanggaran Proyek Pembongkaran Jembatan CH, Alat Berat Tak Terlihat di Lokasi
    14 Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pemasangan Kanstin Ruas Jalan Marpoyan-Muara Lembu Diminta Dibongkar dan Diaudit
    15 Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo “Nona Seroja”, Simbol Harapan Baru Konservasi
    16 Dukung Ketahanan Pangan Astacita Polsek Mandau Berhasil Panen Jagung Cukup Memuaskan
    17 Polresta Pekanbaru Bersaman Polsek Lima Puluh Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
    18 Sambung Rasa kepada Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Terus Perkuat Keamanan dan Ketertiban
    19 Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur
    20 Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Di Wilayah Hukum Polsek Mandau Diamankan
    21 PKK Rumbai Barat Kompak, Camat, Lurah Dan Ibu Walikota Satu Barisan Lawan Stunting & Jaga Ketahanan Pangan Program Astacita
    22 Polsek Tambusai Dampingi Pemipilan Jagung PT. PSA, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com