Hati-hati! Pelaku Kekerasan Seksual Bisa Ramah, Mengayomi, dan Tepercaya
Senin, 21-04-2025 - 08:26:49 WIB 👁 8728
Foto: Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Hati-hati! Pelaku Kekerasan Seksual Bisa Ramah, Mengayomi, dan Tepercaya
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU - Indonesia tengah menghadapi situasi darurat kekerasan seksual yang kian mengkhawatirkan. Bukan hanya jumlah kasus yang melonjak, karakter para pelaku pun semakin sulit dikenali, bahkan kerap bersembunyi di balik wajah ramah dan sosok yang dipercaya.


    Pengamat sosial dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati menegaskan, pelaku kekerasan seksual masa kini tidak lagi tampil menyeramkan seperti bayangan publik. Sebaliknya, mereka hadir sebagai orang yang dipercaya, dikagumi, bahkan dianggap sebagai figur pengayom oleh korban maupun lingkungan sosialnya.


    "Pelaku tidak lagi tampil seperti monster. Justru mereka hadir bak malaikat, bisa sebagai sahabat, orang tua, atau sosok penyayang yang membuat korban merasa aman dan bergantung," ungkap Devie dalam program "Beritasatu Sore", Sabtu (19/4/2025).


    Devie menyoroti, para pelaku kekerasan seksual kerap memanfaatkan kedekatan emosional dan relasi kuasa, terutama terhadap anak-anak yang rentan dan belum memahami manipulasi hubungan semacam ini. Ironisnya, banyak pelaku justru memiliki citra baik di masyarakat, bahkan menyandang gelar akademik atau jabatan publik.


    "Kita baru saja dikejutkan oleh kasus pelaku berstatus doktor dan guru besar yang melakukan kekerasan seksual. Masyarakat sulit percaya karena citra pelaku sangat baik," ujar Devie.


    Fenomena ini membuat posisi korban makin terpojok, terutama saat lingkungan sosial meragukan kesaksiannya. Devie menekankan pentingnya edukasi sejak dini, agar anak-anak mengenali relasi yang tidak sehat dan memahami hak atas tubuh mereka.


    "Orang dewasa wajib menyosialisasikan tidak semua orang yang tampak baik itu aman," tegasnya.


    Devie juga mengingatkan fenomena serupa terjadi di berbagai negara, termasuk negara maju seperti Amerika. Oleh karena itu, sistem perlindungan yang edukatif, responsif, dan berpihak pada korban harus segera dibangun, untuk menghadapi situasi kekerasan seksual yang semakin kompleks


    Mei




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Kapolsek Kampar Kiri : Panen Raya Jagung Pipil Sangat Mengembirakan Program Ketahanan Pangan Astacita Presiden Prabowo Subianto
  • Median Jalan Nasional Kota Pekanbaru Dicor Pakai Beton Adukan Ditempat Menuai Sorotan Publik
  • Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Kapolsek Kampar Kiri : Panen Raya Jagung Pipil Sangat Mengembirakan Program Ketahanan Pangan Astacita Presiden Prabowo Subianto
    04 Median Jalan Nasional Kota Pekanbaru Dicor Pakai Beton Adukan Ditempat Menuai Sorotan Publik
    05 Resmi Dibuka, Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog UIR Siap Mencetak Psikolog Profesional untuk Indonesia
    06 Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi Tiba di Bumi Lancang Kuning
    07 Karutan Pekanbaru Dorong Peningkatan Kinerja Dan Profesionalisme Pegawai, Melalui Apel Senin Pagi
    08 Sidak Tambang MBLB di Kampar, Pemprov Riau Dorong dan Bimbing Pelaku Segera Lengkapi Perizinan
    09 Polres Kampar Tangkap Sepasang Kekasih Pengedar Narkoba di Tapung
    10 Luar Biasa Kapolsek Kampar Kiri Hadir Kedekatan Dengan Masyarakat Wujud Polri Bersama TNI dan Pers! Nonton Bareng Pildun 2026
    11 Polda Riau Bongkar Begal Sadis dan Sindikat Curanmor, 18 Kendaraan Hasil Kejahatan Diamankan
    12 Dari Gading Gajah ke TPPU: Polda Riau Bongkar Aliran Dana Rp1,8 Miliar, Dua Tersangka Dimiskinkan
    13 Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan
    14 Dugaan Pelanggaran Proyek Pembongkaran Jembatan CH, Alat Berat Tak Terlihat di Lokasi
    15 Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Pemasangan Kanstin Ruas Jalan Marpoyan-Muara Lembu Diminta Dibongkar dan Diaudit
    16 Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo “Nona Seroja”, Simbol Harapan Baru Konservasi
    17 Dukung Ketahanan Pangan Astacita Polsek Mandau Berhasil Panen Jagung Cukup Memuaskan
    18 Polresta Pekanbaru Bersaman Polsek Lima Puluh Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
    19 Sambung Rasa kepada Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Terus Perkuat Keamanan dan Ketertiban
    20 Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur
    21 Dugaan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Jenis Shabu Di Wilayah Hukum Polsek Mandau Diamankan
    22 PKK Rumbai Barat Kompak, Camat, Lurah Dan Ibu Walikota Satu Barisan Lawan Stunting & Jaga Ketahanan Pangan Program Astacita
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com