Susun APBD dengan Cara Berbeda, Bupati Kampar: Jangan Ada OPD Pusing Habiskan Anggaran
Kamis, 10-04-2025 - 20:37:56 WIB 👁 9141
Foto: Bupati Kampar
TERKAIT:
 
  • Susun APBD dengan Cara Berbeda, Bupati Kampar: Jangan Ada OPD Pusing Habiskan Anggaran
  •  

    SERGAPONLINE.COM KAMPAR - Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyusun anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dengan cara yang berbeda agar dana yang dialokasikan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) benar-benar mampu menjawab kebutuhan pembangunan dan memiliki efek peningkatan kesejahteraan kepada masyarakat.

    Hal itu disampaikan Ahmad Yuzar dalam menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kampar terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Kampar tahun anggaran 2024 pada rapat paripurna DPRD Kampar, Kamis (10/4/2025).

    Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Kampar H Ahmad Taridi yang didampingi tiga orang wakil ketua yakni Iib Nursaleh, Zulpan Azmi dan Sunardi DS. Rapat paripurna juga dihadiri dua puluhan anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kampar H Hambali dan para pejabat dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

    Ahmad Yuzar mengungkapkan, tahun ini ia menampilkan model berbeda dalam penyusunan APBD. Jika dulu setiap OPD terlebih dulu telah diberikan porsi anggaran, lalu dilakukan penyusunan, namun pada tahun ini setiap OPD diminta untuk melakukan ekspos terlebih dulu. Setelah menyampaikan ekspos baru ditentukan berapa porsi anggaran yang pas untuk setiap OPD.

    “Jika mereka butuh banyak (anggaran) dan daya ungkit pembangunan dan kesejahteraannya tinggi maka kita kasih anggaran yang banyak,” cakap Yuzar.

    Ia tidak ingin ada OPD yang kebingungan dan pusing menghabiskan anggarannya, sementara ada OPD lain yang butuh anggaran yang lebih banyak justru tidak mendapatkannya. “Pola saya menyusun APBD menggunakan pendekatan tugas pokok dan fungsi dan beban kerja yang dilaksanakan OPD tersebut,” tegas Yuzar.

    “Nanti dikasih anggaran dua belas miliar tapi bingung menghabiskan,” tegasnya lagi.

    Berkaitan permintaan DPRD agar Pemkab melakukan pembayaran honorarium tenaga harian lepas (honorer) sampai akhir masa kerja, mantan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kampar dan Penjabat (Pj) Sekda Kampar ini mengungkapkan bahwa hal itu perlu perhatian khusus karena yang dibelanjakan ini adalah uang negara.

    Menurutnya, niat baik yang dilakukan belum tentu dilakukan dengan cara yang baik. Ia ingin niat yang baik dilakukan dengan tata cara yang baik dan sesuai aturan yang berlaku.

    Mengenai permintaan DPRD agar melakukan revitalisasi terhadap badan usaha milik daerah, Bupati Ahmad Yuzar mengatakan bahwa ia telah melakukan langkah-langkah perbaikan, di antaranya telah memanggil pimpinan Perusahaan Daerah Kampar Aneka Karya.

    Ia menegaskan bahwa perusahaan daerah harus mampu menghasilkan keuntungan dalam masa tiga tahun yang akan datang. Yuzar juga berjanji akan mengaudit perusahaan daerah, salah satu dengan menggunakan tenaga audit dari Inspektorat.

    Terhadap pandangan umum Fraksi Partai Gerindra Ahmad Yuzar mengajak pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kampar sama-sama menyisir aspirasi masyarakat dari bawah, termasuk pada saat pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan daerah (Musrenbang) dengan memilah aspirasi mana saja yang harus masuk skala prioritas sehingga semua yang dibiayai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) merupakan keputusan bersama antara eksekutif dan legislatif.

    Selanjutnya terhadap pandangan umum Fraksi Golkar ia menyatakan setuju untuk membuat kajian ilmiah potensi pendapatan asli daerah (PAD) bahkan Yuzar ingin setiap tahun ada pemutakhiran data baik data objek maupun nilai jual objek pajak (NJOP) sehingga nilai tanah meningkat dan PAD juga bisa meningkat.

    Pada kesempatan ini Yuzar juga mengakui pelayanan dasar belum merata. Ia mengungkapkan, pada saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lalu ia bersama Misharti (Wakil Bupati red) telah menjanjikan ke masyarakat akan membuat layanan Puskesmas 24 jam dan itu akan direalisasikan untuk seluruh Pukesmas dan pada tahun ini juga Bupati berjanji akan memfungsionalkan Puskesmas di Desa Laboy Jaya Kecamatan Bangkinang dan Puskemas Kuntu Kecamatan Kampar Kiri dan anggarannya telah masuk di anggaran pergeseran.

    Pada kesempatan ini Bupati Yuzar juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap belanja operasional. Berkaitan penanggulangan bencana, Pemkab Kampar akan terapkan daerah rawan bencana. Diantaranya penempatan mobil pemadam kebakaran dan speed boat di daerah yang tepat.

    Terhadap pandangan umum fraksi PPP/PKS, Ahmad Yuzar menyebutkan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prirorotas utama. Di bidang pendidikan, ia siap melaksanakan program beasiswa.

    “Dalam penyusum APBD, ada urusan wajib dalam pelayanan dasar. Dari enam itu ada pendidikan dan kesehatan. Kita akan berikan beasiswa tidak hanya melalui APBD tapi koordinasi dengan Baznas dan CSR perusahaan,” terangnya.

    Terhadap pandangan umum fraksi Nasdem, Bupati merespon keinginan fraksi dengan mewajibkan camat tinggal di tempat di mana dia bertugas. “Kalau tidak tinggal di tempat, maka dicari camatnya yang tinggal di sana,” ulasnya.

    Yuzar juga menjawab permasalahan yang disampaikan Fraksi PDIP terkait banyaknya tambang galian c ilegal yang telah menyebabkan puluhan rumah telah dimakan abrasi di pinggiran Sungai Kampar di wilayah Kecamatan Tambang dan beberapa wilayah sekitarnya. Galian c juga menyebabkan kerusakan lingkungan.

    Yuzar mengakui bahwa kerusakan tebing dan infrastruktur di sepanjang tebing Sungai Kampar sudah sangat masif sekali. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

    Dikatakannya, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, yang mengatur kewenangan pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) ada di pemerintah provinsi. “Tapi urusan kamtibmas itu masalah kita, kami dengan Forkopimda akan melaksanakan rapat,” ulasnya.

    Terhadap harapan Fraksi PKB, Bupati berjanji akan memperhatikan mahasiswa miskin. Ia prihatin banyak mahasiswa yang tidak sanggup membayar UKT (uang kuliah tunggal), bahkan ada yang sampai berhenti kuliah

    Mei




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
  • Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
  • Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
  • Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    03 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
    04 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
    05 Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
    06 Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
    07 Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
    08 Respon Cepat, Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Empat Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama Di Air Bangis
    09 Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
    10 Ketua PWMOI Pekanbaru Lulus Ujian Advokat PERADI 2026, Keluarga Besar PWMOI Pekanbaru Ucapkan Selamat
    11 Awali Tugas, Ka. KPLP Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa Bersama Warga Binaan
    12 Dengan Semangat Polri Untuk Masayakat Menuju Indonesia Maju Polres Siak Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026
    13 Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas,Satlantas Polres Siak Gencar Lakukan Kegiatan Preemtif dan Edukasi
    14 Ungkap Kasus Perdagangan Emas Ilegal Lintas Negara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Tangkap WNA India di Solok
    15 Polresta Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Sembako dan Stabilitas Harga di Pasar Sail
    16 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    17 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    18 Dirlantas Polda Riau Berikan Dari Helm SNI Hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Tebar Berkah Bersama Ojol Pekanbaru
    19 Semangat Pengabdian Membara, Kapolres Kampar Pimpin Khidmat Upacara Hari Juang Polri: Tingkatkan Profesionalisme Demi Masyarakat
    20 Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis Bagi Masyarakat Pesisir
    21 Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
    22 Pejabat Baru Dilantik, Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau Diperkuat
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com