Lokasi Teknopolitan Langgam Sering Didatangi Menteri,
Pembenahan Pembangunan Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Terabaikan
Jumat, 15-03-2019 - 16:08:29 WIB 👁 72549

TERKAIT:
 
  • Pembenahan Pembangunan Kota Kecamatan Pangkalan Kerinci Terabaikan
  •  

    SERGAPONLINE.COM PELALAWAN-Dengan seusia Kabupaten Pelalawan sekarang, semestinya daerah ini sudah berkembang. Namun sungguh sangat disayangkan daerah yang memiliki slogan Tuah Negeri Seia sekata ini, masih terlihat kumuh, banjir dan belum masuk kategori daerah berkembang seperti daerah seusianya.
     
    Pasalnya, Sejak pemekaran daerah ini dari Kabupaten Induk (Kabupaten Kampar) dan pembangunan kota Kecamatan Pangkalan Kerinci yang menjadi aiqon dan atau wajah daerah Pelalawan itu sendiri, terus menjadi perdebatan dan pembahasan di kalangan masyarakat dengan memperbandingkan di kabupaten/kota yang seusia pemekarannya.

    Perdebatan masyarakat Pelalawan tentang perkembangan pembangunan di daerah dimaksud karena beberapa Kabupaten dan Kota yang dimekarkan secara serentak ketika itu, jauh lebih maju dan berkembang.
     
    Padahal, daerah Kabupaten Pelalawan ini memiliki slogan "Tuah Negeri Seia Sekata". Ironisnya, sekeliling kotanya, belum terbenahi dari sektor pembangunan infrasntruktur jalan, baik semenisasi maupun aspal.
     
    Salah satu contoh di jalan Pinang Ujung antara Jalan Studio dan Jalan Silais,  belum maksimal dilakukan pembangunan ifranstruktur jalan.

    Pantauan media ini(red), di Jalan Pinang Ujung, Kel. Kerinci Kota, Kecamtan Pkl Kerinci. Ada jalan tanah yang jauh sebelumnya, warga setempat berharap kepada pemerintah Kabupaten Pelalawan untuk melakukan pembangunan Box Culvert kecil. Akan tetapi, harapan tersebut tidak pernah direalisasikan. Jika Parit itu dibangun Box Culvert, tentu tidak akan banyak menghabiskan APBD Pelalawan. Parit itu hanya berukuran kecil. Namun hal itupun tidak diperhatikan oleh pemerintah, sehingga warga setempat harus membuat jembatan penyeberangan dengan swadaya dan menggunakan kayu broti seadanya untuk dapat dilewati masyarakat. Jembatan yang dibuat oleh warga itu telah memakan korban jatuh. Korban itu, salah seorang ibu rumah tangga bernama Yulia (36), terjatuh bersama motornya ke dalam parit saat berangkat ke pengajian.

    Yulia (korban) terjatuh dalam parit yang dimaksud dan mengalami luka-luka di tangan dan kaki, karena jembatan kayu darurat itu patah, sehingga korban bersama motornya terjungkal dan terjun bebas ke dalam slokan parit itu.

    “Iya, Pak. Saya berencana berangkat pengajian. Namun tidak jadi karena Sepeda Motor yang saya kendarai sekitar pukul 14.30 WIB masuk ke parit karena broti yang terpasang padab titian itu, salah satunya patah (lapuk),” jelasnya, Selasa (12/3/2019).

    Lebih lanjut Yulia menjelaskan bahwa parit itu sudah dibuat jembatan darurat dengan menggunakan broti selebar 2 meter dan kedalamannya sekitar satu setengah meter.

    “Iya Pak. Saya berharap kejadian ini tidak dialami oleh warga lainnya. Cukup saya saja yang menjadi korban parit ini, jangan ada lagi korban lain,” katanya, seraya meminta pejabat berwenang agar menangani parit itu harus secepatnya. Jangan sampai timbul korban lagi, baru instansi terkait turun memperbaiki, ujarnya sambil menahan rasa sakit.

    Sementara itu, sejumlah warga setempat juga mengharapkan jalan tersebut cepat ditangani. Tujuannya agar jalan tersebut dilakukan perbaikan dan pembangunan Box Culvert tanpa harus menunggu korban berikutnya.

    “Kami meminta Pemerintah Kabupaten Pelalawan (PUPR) untuk membangun Box Culvert di parit ini dan juga di Semenisasi, karena jalan ini setiap kali turun hujan licin,” jelasnya.

    Sementara itu, penjelasan salah seorang warga yang mengaku Namanya Ady kepada media ini menyebutkan, parit tersebut sebelumnya, telah dipasang gorong-gorong sehingga bisa dilalui Dump Truk dan setelah dilakukan pembersihan untuk rencana pembangunan semenisasi sampai sekarang tidak terealisasi.

    “Tidak terealisasinya pembangunan Semenisasi dan pembangunan Box Culvert di Parit ini karena Dana APBD Kabupaten Pelalawan diduga banyak terserap karena sering mengundang para Menteri di lokasi Teknopolitan Langgam,” ungkapnya, kecewa.

    Terkait dengan persoalan ini kata Ady, Pihaknya meminta Camat, RT, RW, Lurah Pangkalan Kerinci Kota agar peduli dengan masyarakat disini. (UR/FIR)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
  • Buka Mubes Ke-II Kerapatan Empat Suku Kubu, Wabub Rohil Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat Melayu
  • Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan
  • Dari Modal Rp70 Ribu Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan Diresmikan di UI
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
    03 Buka Mubes Ke-II Kerapatan Empat Suku Kubu, Wabub Rohil Ajak Generasi Muda Lestarikan Adat Melayu
    04 Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan
    05 Dari Modal Rp70 Ribu Hingga Jadi Referensi Akademik Dunia, Buku Muhammad Ja'far Hasibuan Diresmikan di UI
    06 Berawal dari Uang Jajan Rp3.000, Apin Akhirnya Kembali ke Pelukan Orang Tuanya Berkat Kepedulian Warga dan Kesigapan Personel Polresta Pekanbaru
    07 Tim Ditresnarkoba Polda Sumbar dan Polres Pasbar Gagalkan Peredaran Narkotika, 30 Paket Ganja Kering Siap Edar Disita
    08 Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Jiwa
    09 Pembatasan Truk Bertonase Besar di Air Molek Mulai Dibahas, Ditlantas Polda Riau Tekankan Pemasangan Portal Harus Berdasarkan Regulasi
    10 APJI Hadiri Kegiatan Pembinaan Ormas oleh Kesbangpol Kabupaten Bekasi Dalam Penguatan Peran Organisasi Kemasyarakatan
    11 Delapan Personel Ditlantas Polda Riau Terima Penghargaan Kapolda, Briptu Jessica Ukir Prestasi Nasional di Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026
    12 Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan Bagi Korban Angin Puting Beliung Di Bathin Solapan
    13 Polres Kampar Tangkap Pensiun PNS Terkait Kasus Pencabulan Pada Anak Usia 7 Tahun
    14 Pelaksanaan Sosialisasi Hukum oleh Bidkum Polda Riau, Perkuat Pemahaman Personel Polres Dumai Terhadap KUHP, KUHAP dan Perubahan UU Kepolisian
    15 Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Untuk Pekerjaan Sambungan Tol Permai–Tol Lingkar Pekanbaru
    16 Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri Libatkan Tim Gabungan Lapas Kanwil dan Kepolisian
    17 Satlantas Polres Kampar Gelar Patroli dan Teguran Humanis, Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas di Kampar Kiri Hilir
    18 Perkuat Sinergi Pemasyarakatan dan Kepolisian, Kakanwil Ditjenpas Riau Audiensi dengan Kapolda Riau
    19 Police Goes to School di MAN 1 Kuok, Satlantas Polres Kampar Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Bagikan Helm SNI
    20 Komitmen Polri dalam Mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas
    21 Wadir intelkam Polda Riau Perkuat Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Riau Gandeng Maxim dan Jasa Raharja Edukasi Ratusan Driver
    22 Kesbangpol Rohil Mulai Bina Paskibraka Kabupaten 2026
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com