Komisi A DPRD Tulungagung Janji Perjuangkan Nasib PPPK Paruh Waktu
Jumat, 17-01-2025 - 20:15:47 WIB šŸ‘ 12823
Foto : Suasana Hearing Komisi A DPRD Tulungagung bersama Forum Perjuangan Honorer
TERKAIT:
 
  • Komisi A DPRD Tulungagung Janji Perjuangkan Nasib PPPK Paruh Waktu
  •  

    SERGAPONLINE.COM TULUNGAGUNG- Komisi A DPRD Tulungagung menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama puluhan anggota Forum Perjuangan Honorer (FPH) se-Kabupaten Tulungagung di aula DPRD setempat, Kamis (16/01/25). Pertemuan ini membahas tuntutan dari para guru non-ASN, khususnya mereka yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu atau R3, terkait kesejahteraan dan upah yang jauh dari layak.


    Dalam hearing tersebut, para guru mengeluhkan rendahnya honor yang mereka terima, berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp350 ribu per bulan. Jumlah tersebut dinilai tidak manusiawi dan jauh di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tulungagung. Status PPPK paruh waktu yang disandang pun dinilai tidak memberikan perubahan signifikan terhadap kesejahteraan mereka.


    Kami menolak status PPPK paruh waktu karena itu hanya pergantian istilah tanpa perubahan gaji. Dengan gaji Rp100 ribu hingga Rp350 ribu tentu itu jauh dari kelayakan,” tegas Ketua FPH PGRI Tulungagung, Candra Dian Rahman. Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 1.300 guru honorer di Tulungagung yang menyandang status PPPK paruh waktu. Dalam beberapa kali seleksi PPPK, mereka tidak mendapatkan formasi yang sesuai sehingga nasib mereka masih terkatung-katung


    Candra mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung untuk lebih serius memperhatikan kesejahteraan para guru honorer, terutama terkait penyesuaian honor agar sesuai dengan standar UMK. Menurutnya, perjuangan mereka tidak hanya soal status, tetapi juga hak atas penghidupan yang layak.


    Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Ebin Sunaryo, meminta para guru untuk tetap bersemangat dan tidak menyerah dalam memperjuangkan hak mereka. Ia berjanji DPRD akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi para guru agar mendapatkan perhatian dan solusi konkret dari Pemerintah Daerah.


    “Pihak kami akan membicarakan masalah ini dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mencari solusi terbaik agar besaran honor yang diterima guru non-ASN ataupun PPPK paruh waktu ini lebih layak,” jelas Ebin. Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan ini membutuhkan proses dan kesabaran.


    Pihak kami akan membicarakan masalah ini dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mencari solusi terbaik agar besaran honor yang diterima guru non-ASN ataupun PPPK paruh waktu ini lebih layak,” jelas Ebin. Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan ini membutuhkan proses dan kesabaran.


    Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Tulungagung, Soeroto, menyampaikan bahwa pihaknya siap mengakomodasi aspirasi para guru PPPK paruh waktu dan menyampaikannya ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Provinsi Jawa Timur hingga ke BKN pusat.


    Soeroto menjelaskan bahwa status PPPK paruh waktu diberikan kepada para pendaftar yang tidak lolos seleksi PPPK atau CPNS namun tetap mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) paruh waktu. Status ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghapus status pegawai honorer yang harus diselesaikan hingga akhir 2024, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).



    “Sesuai UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, pengangkatan pegawai honorer di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga kesehatan, dan guru tidak lagi diperbolehkan dan harus diselesaikan pada 2024,” pungkas Soeroto.


    Dari hasil hearing ini, diharapkan ada langkah konkret dari Pemkab Tulungagung untuk meningkatkan kesejahteraan para guru PPPK paruh waktu, terutama dalam penyesuaian honor yang lebih layak sesuai standar UMK. Para guru pun berharap perjuangan mereka mendapatkan dukungan penuh demi tercapainya hak dan kesejahteraan yang lebih baik.


    Reporter: Langgeng




     
    Berita Lainnya :
  • Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Salurkan BLT-DD Tahap I, Pemdes Kelemantan Barat Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas Penyaluran
  • Wujud Polisi Cinta Petani Wakapolres Siak Kunjungi Kebun Jagung Binaan Polres Siak
  • Ditlantas Polda Riau Hadir di LKDO STIKES Payung Negeri, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas dan Semangat Green Policing
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Pelayanan ATR/BPN Riau Patut Dipertanyakan? Aliansi Basmi Mafia Tanah Kecewa Kakanwil Tak Pernah Ada di Kantor
    02 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    03 Salurkan BLT-DD Tahap I, Pemdes Kelemantan Barat Komitmen Jaga Transparansi dan Akuntabilitas Penyaluran
    04 Wujud Polisi Cinta Petani Wakapolres Siak Kunjungi Kebun Jagung Binaan Polres Siak
    05 Ditlantas Polda Riau Hadir di LKDO STIKES Payung Negeri, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas dan Semangat Green Policing
    06 Kapolres Kampar Silaturahmi Ke Pos Satkamling Batu Belah - Serahkan Bantuan & Bibit Pohon Dukung Green Policing
    07 Idul Adha 1447 H, Pemkab Bintan Laksanakan Pawai Takbir di Bintan Timur dan Salat Id di Toapaya
    08 Wali Kota Pekanbaru Kembali Merombak Kabinet Kerjanya, Beberapa Jabatan Strategis Mengalami Pergeseran
    09 Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kota Dumai 2026, Wako Paisal: Perang Melawan Narkoba Harus Lebih Keras
    10 Plt Gubernur Riau SF Hariyanto Meninjau Langsung Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti Kota Pekanbaru
    11 Polsek Mandau Melakukan Pengecekan Pengelolaan Lahan Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 juta Ha Polri Dalam Program 100 Hari Asta Cita
    12 Polresta Pekanbaru Dan Instansi Terkait Gelar Program Jalur, Warga Pelabuhan Sei Duku Darat Layanan Kesehatan Gratis
    13 Kejati Riau Lakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemprov Riau Terkait Pemulihan Barang Milik Daerah
    14 Luar Biasa Sat PJR Ditlantas Polda Riau Gerak Cepat Evakuasi Korban Laka Tol Permai
    15 Kawal Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rokan IV Koto Aktif Dampingi Petani Jagung Hibrida di Koto Ruang
    16 Wabup Bagus Santoso Sambut Baik dan Apresiasi Internasional Seminar On Arabic Language And Religion
    17 Pemprov Riau dan HIMPERRA Perkuat Sinergi Bangun Rumah Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
    18 Pengawasan Jalur Laut di Riau Diperkuat, Pemprov dan TNI AL Fokus Berantas Narkoba
    19 Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah, Melalui Bupati Kasmarni Sekda Bengkalis Hadiri Penutupan TMMD Ke-128 di Pinggir
    20 AMI Soroti Dugaan Ketertutupan Publikasi Media di DPRD Pekanbaru
    21 Keluarga Korban Lakalantas Bongkar Dugaan Oknum Jadi Perantara Damai: ā€œKami Mencari Keadilan, Bukan Uangā€
    22 Rapat Pembahasan Permohonan Izin Pembongkaran Median dan PJU, Ditlantas Polda Riau Bahas Rekayasa Akses U-Turn
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com