Kasus dugaan Penggelapan, Empat Truk Tangkos Berhasil di Gagalkan Pihak Keamanan PTPN IV Sei Rokan
Sabtu, 30-11-2024 - 20:52:29 WIB šŸ‘ 35848
Foto: Empat unit cold diesel muatan tangkos milik PTPN IV unit SEI Rokan di duga dibawa keluar areal kebun.
TERKAIT:
 
  • Kasus dugaan Penggelapan, Empat Truk Tangkos Berhasil di Gagalkan Pihak Keamanan PTPN IV Sei Rokan
  •  

    SERGAPONLINE.COM ROHUL - Kasus dugaan penggelapan tangkos dari areal pabrik kelapa sawit (PKS) PTPN IV reg III Unit SEI Rokan yang terletak di desa pagaran tapah kecamatan pagaran tapah Darussalam Kabupaten Rokan hulu  yang diduga melibatkan sejumlah unsur karyawan pelaksana dan bekerja sama dengan truk cold diesel pihak pendor di perusahaan BUMN  hingga kini belum terungkap.

    Kronologi kejadian yang ditemukan oleh awak media sergaponline.com, Sabtu (23/11/2024) menemukan bahwa ada empat mobil truk coldiesel bermuatan tangkos  melintas keluar dari pos AS menuju pasar hitam dengan nopol BM 957x UO, BM 974x BYY, BM 807x UO,  lalu awak media mempertanyakan kepada pihak pengamanan PTPN IV reg III unit SEI Rokan dan pihak pengamanan membenarkan kejadian tersebut.

    "Ia benar ada empat truk cold diesel keluar membawa tangkos tetapi kami sudah menghubungi sopir truk yang keluar tersebut dan menyuruh agar tangkos di bawa kembali masuk ke areal Afdeling II karena itu jatah kebun Afdeling bukan tangkos jatah untuk keluar."terang satpam.

    Sementara, awak media ketika mengetahui perihal empat truk cold diesel  yang membawa tangkos keluar areal kebun menduga merasa ada yang janggal lalu  menuju pabrik SEI Rokan untuk mempertanyakan ke pihak karyawan timbangan pabrik PTPN IV SEI Rokan kemana tujuan tangkos tersebut,

    "Karyawan timbangan pabrik PTPN IV reg III unit SEI Rokan menjelaskan bahwa tujuan tangkos tersebut  serta tertulis di buku harian pos satpam  tangkos seharus nya tujuan nya ke Afdeling II  PTPN IV reg III Sei rokan.

    "Menurut sumber yang dihimpun awak media yang tidak mau menyebutkan identitas nya membenar kan bahwa empat truk yang bermuatan tangkos tersebut yang seharus nya ke Afdeling dua tetapi kami disuruh dan diperintah KETUA agar tangkos tersebut dibawa keluar agar di bongkar diladang pribadi dan bukan ke areal Afdeling dua.

    "Sementara, Karyawan penerima tangkos lapangan di Afdeling II Farhan saat dihubungi awak media sergaponline.com  melalui telepon selular nya  membenarkan bahwa diketahui empat truk bermuatan tangkos tersebut sempat keluar menuju pasar hitam tetapi sesudah truk  keluar memang truk tersebut masuk lagi tiga unit truk dan hingga jam 16.00 wib kami baru menerima tiga truk tangkos dan sudah kami bongkar di lapangan "tuturnya.

    "Lanjutnya, informasi yang saya dengar dari pihak pabrik seharus nya empat truk tangkos untuk jatah Afdeling II tetapi sampai saat ini baru masuk tiga truk, apa bila satu truk lagi belum masuk saya besok membuat laporan penerimaan hanya 3 truk tangkos yang di bongkar di Afd II ," pungkas fajar.

    "Menurut Informasinya dari pihak pengamanan PTPN IV reg III unit SEI Rokan kepada awak media saat di jumpai membenarkan kasus ini sudah ditangani oleh pihak pengamanan internal perusahaan perihal dugaan niat penggelapan dalam jabatan akan tetapi saat ini masih dalam proses pemeriksaan internal  agar menjadi pembelajaran dan tidak sewenang wenang mengambil putusan karena jabatan dan wewenang yang di emban seseorang.

    "Memang, persoalan ini belum dilaporkan ke aparat penegak hukum, karena masih proses pemeriksaan belum tuntas memang mobil yang satu unit dengan BM 941X CJ ,betul masuk jam 22.30 wib, kembali membawa muatan tangkos dan membongkar ke afdeling II dan patut di duga ada niat menggelapkan barang perusahaan dan patut diduga ada unsur kelalaian karena sesudah mobil truk hendak keluar Arel PTPN IV reg III mobil truk sempat ditahan oleh keamanan pos jaga palang namun ada seseorang yang memerintah kan agar mobil tersebut tidak ditahan agar dilepaskan," ungkapnya.

    Menyikapi kejadian ini patut disayangkan dan patut diduga ada  niat penggelapan dalam jabatan  menurut pasal 374 KUHP menyatakan bahwa penggelapan dengan pemberatan adalah penggelapan yang dilakukan oleh mereka yang menguasai suatu benda kerana jabatan nya dan karena pekerjaan nya atau mendapat uang sebagai imbalan nya diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun.

    Kita awak media selaku sosial control menyayangkan kejadian ini, sudah jelas terbukti bahwa truk cold diesel tersebut membawa tangkos keluar areal kebun SEI Rokan mengapa pihak pengamanan tidak serta Merta menahan mobil tersebut, kita selaku sosial control mendorong agar pihak keamanan PTPN IV reg III unit SEI Rokan tidak pilih kasih dalam penegakan hukum di areal perkebunan plat merah tersebut.

    Editor: Frengky Nainggolan




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
  • Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
  • Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Polres Kampar Berduka, Aiptu Zainal Arifin Tutup Usia
    03 Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
    04 Kakanwil Ditjenpas Riau Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Tinjau Program Ketahanan Pangan di Rutan Pekanbaru
    05 Lapas Kelas IIA Pekanbaru dan Distankan Kota Pekanbaru Tandatangani PKS, Warga Binaan Dibekali Keterampilan Peternakan Ayam Petelur
    06 Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
    07 Kapolri Tinjau Pabrik Pupuk Batu Bara Di Kampar – Lepas Distribusi 80 Ton Untuk 5 Kelompok Tani Riau, Kapolres Kampar Awasi Keamanan
    08 Kadis Perkimtan Adi Pranoto Hadir Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Ketam Putih
    09 Pemkab Bintan Matangkan Ranperda Pengelolaan Sampah Melalui Konsultasi Publik
    10 Polsek Mandau Gelar Pengelolaan Program Swasembada Pangan Jagung Di Desa Bathin Betuah
    11 Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El NiƱo dan Prioritaskan Pencegahan
    12 Pekanbaru Menuju Zero Anak Stunting, Pemko Pastikan Intervensi Berlanjut
    13 Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
    14 Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Polresta Pekanbaru Perkuat Akses Warga dan Wujudkan Polri Hadir untuk Masyarakat
    15 Polres Dumai Amankan 220 Butir Diduga Pil Ekstasi, Seorang Pria Ditangkap di Dumai Timur
    16 Polsek Kampar Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan – Tersangka Ditangkap Setelah Larikan Dari Atap
    17 PPK 1.4 Pastikan Pembongkaran Empat Jembatan CH Berjalan Sesuai Kontrak
    18 GEMA Melayu Riau RDPU di DPR RI, Sekjen Dukung Bupati dan DPRD Inhu Segerakan Perda MHA
    19 Polsek Mandau Berhasil Tangkap Pengedar Sabu di Talang Mandi – Satu Tersangka Diamankan, Satu Lagi DPO
    20 Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Pemko Pekanbaru Gelar Bimtek DTSEN Bagi Operator Puskessos
    21 Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
    22 Langsung Tanggapi Aduan Masyarakat, Polres Pasaman Barat Gelar Patroli Cegah Aksi Premanisme Dan Pungli Di Objek Wisata
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com