Prabowo Ambil Langkah Cepat Libatkan 4 Menteri Agar Sritex Tidak Bangkrut
Rabu, 30-10-2024 - 07:29:37 WIB 👁 22878
Ket Foto: Wakil Menteri Tenaga Kerja saat berkunjung ke Sritex
TERKAIT:
 
  • Prabowo Ambil Langkah Cepat Libatkan 4 Menteri Agar Sritex Tidak Bangkrut
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Kebangkrutan Sritex tidak hanya berdampak pada ribuan karyawan, tetapi juga pada perekonomian Sukoharjo secara keseluruhan. Sebagai salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara, Sritex berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sukoharjo, Jawa Tengah.
    Menurut data BPS, antara 2019-2023, mencatat bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ADHB Sukoharjo pada 2019 mencapai Rp36,95 triliun. Namun, pada 2020, turun menjadi Rp36,89 triliun akibat adanya pandemi Covid-19.
    Kondisi kembali membaik pada 2021, dengan meningkat menjadi Rp38,99 triliun dan terus tumbuh hingga mencapai Rp46,52 triliun pada 2023.
    Kebangkrutan Sritex dapat menghambat laju pertumbuhan ekonomi, terutama karena sekitar 50.000 karyawan bergantung pada perusahaan tekstil ini sebagai sumber utama penghasilan mereka.
    Jika Sritex benar melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar, dampak tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat Sukoharjo.
    Adanya PHK ini bisa menurunkan daya beli masyarakat setempat dan memperlambat pemulihan ekonomi lokal.
    Selain itu, banyak usaha kecil dan menengah yang bergantung pada rantai pasok Sritex, yang kemungkinan juga akan berdampak pada penurunan pendapatan karena menurunnya jumlah permintaan produksi.
    Berbagai pihak, termasuk pemerintah, kini tengah mencari solusi untuk dapat meminimalkan dampak sosial-ekonomi dari adanya kasus pailit Sritex, upaya ini bertujuan menjaga stabilitas industri tekstil di Sukoharjo yang sangat bergantung pada keberadaan Sritex.
    Intervensi Prabowo dengan Melibatkan Empat Menteri
    Menanggapi adanya kebangkrutan yang terjadi di Sritex, Prabowo bergerak hingga mengerahkan empat kementerian. Keempat kementerian tersebut yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Tenaga Kerja.
    “Presiden Prabowo sudah memerintahkan Kementerian Perindustrian, Kemenkeu, Menteri BUMN. dan Menteri Tenaga Kerja untuk segera mengkaji beberapa opsi dan skema untuk menyelamatkan Sritex,” ungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.
    Agus juga menekankan bahwa prioritas pemerintah adalah melindungi 50.000 karyawan Sritex dari pemulihan PHK.
    "Pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah agar operasional perusahaan tetap berjalan dan pekerja bisa diselamatkan dari PHK.
    Opsi dan skema penyelamatan ini akan disampaikan dalam waktu secepatnya, setelah empat kementerian selesai merumuskan cara penyelamatan," tutur Agus Gumiwang.
    Namun, manajemen Sritex juga menyadari bahwa kebangkrutan ini dapat menyebabkan efek domino pada rantai pasokan serta berdampak pada usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergantung pada aktivitas bisnis perusahaan.
    Sritex telah beroperasi selama 58 tahun di industri tekstil dan memiliki peran penting dalam ekonomi lokal dan industri tekstil nasional. Kelangsungan bisnisnya tidak hanya krusial bagi kreditur dan pelanggan, tetapi bagi pemasok dan mitra lokal yang telah bekerja sama lama.
    Selain itu, pailitnya Sritex dapat memberikan dampak signifikan pada industri tekstil dan garmen di Indonesia, mengingat perannya sebagai salah satu pemain utama di sektor tersebut.
    Sementara Direktur Utama PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto, menjelaskan bahwa keputusan pailit terjadi ketika perusahaan memasuki fase penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
    Perusahaan tekstil Sritex yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah, mengalami kesulitan dalam membayar utang akibat adanyanya pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir tiga tahun sehingga menyebabkan penurunan daya beli masyarakat.
    "Di situ kami melalui proses yang cukup panjang, utang-utang yang perusahaan kami punya ini mempunyai satu kesepakatan yaitu perjanjian homologasi atau perjanjian pembayaran utang," kata Iwan,Selasa (29/10) Bersama Wamenaker
    Kebangkrutan ini berpotensi mengurangi pasokan tekstil yang dapat memicu kenaikan harga akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan.
    Dampak ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan berisiko mengakibatkan kerugian besar. Sritex dinilai sebagai perusahaan besar yang memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia.
    Oleh karena itu, untuk terus berkontribusi pada perkembangan industri tekstil di Indonesia di masa mendatang, Sritex memerlukan dukungan dari pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya.

    Editor: Agus




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
  • Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
  • HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
  • Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Perkuat Pelaksanaan Tugas Pos Bapas, Ka. Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Penguatan Tusi Pembimbingan Kemasyarakatan
    03 Kepala Lapas Perempuan Pekanbaru Pimpin Kegiatan PKMB, Tingkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat
    04 HUT ke-27 Pelalawan, Bupati Zukri Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Pembangunan
    05 Komitmen Berantas Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
    06 Pemprov Riau dan UNRI Bersinergi Lestarikan Budaya Melayu Lewat Tugu Tanjak Tok Beruas
    07 Pemprov Riau Salurkan Bansos Pendidikan ke 1.138 Mahasiswa
    08 Harga TBS Sawit Plasma Riau Turun Jadi Rp3.783 per Kg, Ini Penjelasan Disbun
    09 RDP Dengan PT SPRH Perseroda, DPRD Pertanyakan Transparansi Rekrutmen Minta Jagan Ada PHK Karyawan
    10 Bupati Kampar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi
    11 HUT ke-27 Pelalawan, Pemprov Riau Apresiasi Capaian Pembangunan di Tengah Tekanan Fiskal
    12 Bupati Hj. Kasmarni Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan Rumah Tanam Aneka Sayuran
    13 Pekanbaru Kembali Berasap Pekat, Siak dan Kampar Masih Sangat Tidak Sehat
    14 Pemprov Riau Akselerasi Perdagangan Karbon Melalui Program GREEN for Riau
    15 Siak Terima Rp370,8 MIliar Pembiayaan Pembangunan dari Pusat Sepanjang 2026
    16 DPRD Pekanbaru : Pemko Pastikan Setiap Pelanggaran Peraturan Paerah (Perda) Ditindak Secara Konsisten
    17 Anggaran Jalan dan Drainase Pekanbaru 2027 Belum Diputuskan, DPRD Berikan Penjelasan
    18 SF Hariyanto Minta Program Perumahan Dipercepat, Riau Berharap Alokasi Bertambah
    19 Kabut Tebal Selimuti Pekanbaru, Dua Penerbangan ke Jakarta Delay
    20 Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
    21 Perkuat Keimanan dan Motivasi Warga Binaan, Kalapas Perempuan Pekanbaru Berikan Pembinaan Spiritual
    22 Kental Nuansa Melayu, Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Awali Tugas dengan Tepuk Tepung Tawar
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com