Prabowo Ambil Langkah Cepat Libatkan 4 Menteri Agar Sritex Tidak Bangkrut
Rabu, 30-10-2024 - 07:29:37 WIB 👁 19734
Ket Foto: Wakil Menteri Tenaga Kerja saat berkunjung ke Sritex
TERKAIT:
 
  • Prabowo Ambil Langkah Cepat Libatkan 4 Menteri Agar Sritex Tidak Bangkrut
  •  

    SERGAPONLINE.COM JAKARTA - Kebangkrutan Sritex tidak hanya berdampak pada ribuan karyawan, tetapi juga pada perekonomian Sukoharjo secara keseluruhan. Sebagai salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara, Sritex berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sukoharjo, Jawa Tengah.
    Menurut data BPS, antara 2019-2023, mencatat bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ADHB Sukoharjo pada 2019 mencapai Rp36,95 triliun. Namun, pada 2020, turun menjadi Rp36,89 triliun akibat adanya pandemi Covid-19.
    Kondisi kembali membaik pada 2021, dengan meningkat menjadi Rp38,99 triliun dan terus tumbuh hingga mencapai Rp46,52 triliun pada 2023.
    Kebangkrutan Sritex dapat menghambat laju pertumbuhan ekonomi, terutama karena sekitar 50.000 karyawan bergantung pada perusahaan tekstil ini sebagai sumber utama penghasilan mereka.
    Jika Sritex benar melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar, dampak tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat Sukoharjo.
    Adanya PHK ini bisa menurunkan daya beli masyarakat setempat dan memperlambat pemulihan ekonomi lokal.
    Selain itu, banyak usaha kecil dan menengah yang bergantung pada rantai pasok Sritex, yang kemungkinan juga akan berdampak pada penurunan pendapatan karena menurunnya jumlah permintaan produksi.
    Berbagai pihak, termasuk pemerintah, kini tengah mencari solusi untuk dapat meminimalkan dampak sosial-ekonomi dari adanya kasus pailit Sritex, upaya ini bertujuan menjaga stabilitas industri tekstil di Sukoharjo yang sangat bergantung pada keberadaan Sritex.
    Intervensi Prabowo dengan Melibatkan Empat Menteri
    Menanggapi adanya kebangkrutan yang terjadi di Sritex, Prabowo bergerak hingga mengerahkan empat kementerian. Keempat kementerian tersebut yakni Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Tenaga Kerja.
    “Presiden Prabowo sudah memerintahkan Kementerian Perindustrian, Kemenkeu, Menteri BUMN. dan Menteri Tenaga Kerja untuk segera mengkaji beberapa opsi dan skema untuk menyelamatkan Sritex,” ungkap Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.
    Agus juga menekankan bahwa prioritas pemerintah adalah melindungi 50.000 karyawan Sritex dari pemulihan PHK.
    "Pemerintah akan segera mengambil langkah-langkah agar operasional perusahaan tetap berjalan dan pekerja bisa diselamatkan dari PHK.
    Opsi dan skema penyelamatan ini akan disampaikan dalam waktu secepatnya, setelah empat kementerian selesai merumuskan cara penyelamatan," tutur Agus Gumiwang.
    Namun, manajemen Sritex juga menyadari bahwa kebangkrutan ini dapat menyebabkan efek domino pada rantai pasokan serta berdampak pada usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergantung pada aktivitas bisnis perusahaan.
    Sritex telah beroperasi selama 58 tahun di industri tekstil dan memiliki peran penting dalam ekonomi lokal dan industri tekstil nasional. Kelangsungan bisnisnya tidak hanya krusial bagi kreditur dan pelanggan, tetapi bagi pemasok dan mitra lokal yang telah bekerja sama lama.
    Selain itu, pailitnya Sritex dapat memberikan dampak signifikan pada industri tekstil dan garmen di Indonesia, mengingat perannya sebagai salah satu pemain utama di sektor tersebut.
    Sementara Direktur Utama PT Sritex Iwan Kurniawan Lukminto, menjelaskan bahwa keputusan pailit terjadi ketika perusahaan memasuki fase penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).
    Perusahaan tekstil Sritex yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah, mengalami kesulitan dalam membayar utang akibat adanyanya pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir tiga tahun sehingga menyebabkan penurunan daya beli masyarakat.
    "Di situ kami melalui proses yang cukup panjang, utang-utang yang perusahaan kami punya ini mempunyai satu kesepakatan yaitu perjanjian homologasi atau perjanjian pembayaran utang," kata Iwan,Selasa (29/10) Bersama Wamenaker
    Kebangkrutan ini berpotensi mengurangi pasokan tekstil yang dapat memicu kenaikan harga akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan.
    Dampak ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan berisiko mengakibatkan kerugian besar. Sritex dinilai sebagai perusahaan besar yang memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi Indonesia.
    Oleh karena itu, untuk terus berkontribusi pada perkembangan industri tekstil di Indonesia di masa mendatang, Sritex memerlukan dukungan dari pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya.

    Editor: Agus




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
  • Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
  • Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
  • Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    03 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
    04 Warga Pangkalan Gondai Tolak Penguasaan Lahan, Minta PT Agrinas dan KSO Angkat Personel dari Area Sengketa
    05 Jaga Silaturahmi dan Kamtibmas, Polsek Bukit Kapur Gelar Subuh Keliling di Masjid Al Manan
    06 Atlet Terbaik Kickboxing Bengkalis Raih Medali Emas di SSS Pekanbaru
    07 Weekend Aman dan Lancar, Polantas Karib Intensifkan Patroli di Jalan Protokol dan Jalur Tol
    08 Respon Cepat, Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Menangkap Empat Pelaku Pemerkosaan Secara Bersama-sama Di Air Bangis
    09 Apresiasi Untuk PT Musim Mas: Kontribusi Nyata Sukseskan HUT RI ke-81 dan Berbagi untuk Para Pejuang Bangsa, Senin 17 Agustus 2026
    10 Ketua PWMOI Pekanbaru Lulus Ujian Advokat PERADI 2026, Keluarga Besar PWMOI Pekanbaru Ucapkan Selamat
    11 Awali Tugas, Ka. KPLP Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa Bersama Warga Binaan
    12 Dengan Semangat Polri Untuk Masayakat Menuju Indonesia Maju Polres Siak Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026
    13 Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tertib Berlalu Lintas,Satlantas Polres Siak Gencar Lakukan Kegiatan Preemtif dan Edukasi
    14 Ungkap Kasus Perdagangan Emas Ilegal Lintas Negara, Ditreskrimsus Polda Sumbar Tangkap WNA India di Solok
    15 Polresta Pekanbaru Pastikan Ketersediaan Sembako dan Stabilitas Harga di Pasar Sail
    16 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    17 Hentikan Pingpong Berkas Kasus PT Musim Mas KNPI Riau Desak Penahanan Direksi, Penghentian Aktivitas, Cabut Sertifikasi Hijau, dan Usut Dugaan Kejahatan Pajak
    18 Dirlantas Polda Riau Berikan Dari Helm SNI Hingga Bibit Pohon, Polantas Karib Tebar Berkah Bersama Ojol Pekanbaru
    19 Semangat Pengabdian Membara, Kapolres Kampar Pimpin Khidmat Upacara Hari Juang Polri: Tingkatkan Profesionalisme Demi Masyarakat
    20 Polres Dumai Gelar Program JALUR, Hadirkan Pelayanan Humanis Bagi Masyarakat Pesisir
    21 Dana Rp10 Untuk Pembangunan Jembatan Alternatif di Desa Teluk Sejuah Diduga Kades Selewengkan
    22 Pejabat Baru Dilantik, Kinerja Kanwil Ditjenpas Riau Diperkuat
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com