Proyek Pembangunan Parit di Depan Gedung RCH Pekanbaru Diduga Siluman, Zulmansyah Sukedang Bantah Terlibat
Sabtu, 19-10-2024 - 09:41:15 WIB 👁 20233
Foto: Proyek Siluman
TERKAIT:
 
  • Proyek Pembangunan Parit di Depan Gedung RCH Pekanbaru Diduga Siluman, Zulmansyah Sukedang Bantah Terlibat
  •  

    SERGAPONLINE.COM PEKANBARU  - Proyek pembangunan parit di depan Gedung RCH Pekanbaru menuai sorotan publik, Jumat (18/10/2024).
    Pasalnya, proyek tersebut diduga sebagai "proyek siluman" karena tidak dilengkapi dengan papan informasi yang biasanya berisi keterangan tentang pelaksana proyek, anggaran, serta pihak penanggung jawab.
    Ketidak terbukaan ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran proyek ini.
    Masyarakat sekitar menyampaikan keheranan atas proyek tersebut. "Kami sama sekali tidak tahu siapa yang menjalankan proyek ini dan berapa nilai anggarannya. Tanpa plang proyek, semuanya seperti sengaja disembunyikan," ujar salah seorang warga.
    Pada saat awak media melaksanakan tugas peliputan dilapangan, Selasa (15/10/2024) siang, tidak ditemukan merk/plang proyek yang seharusnya di pasang secara permanen oleh kontraktor.
    Pengawas lapangan bernama Andre dari Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Provinsi Riau tiba tiba datang dan menghardik wartawan yang sedang meliput proyek siluman dan mempertanyakan izin wartawan meliput proyek milik saudara Zulmansyah.
    "Hoi... Kau ada minta izin memfoto? Saya dari kantor PWI Riau ini proyek milik Zulmansyah. Ku foto kau ya." kata Andre.
    Wartawan meminta ketegasan kembali kepada Andre, ini proyek Zulmansyah? "Iya," tegas Andre.
    Secara terpisah, mantan Ketua PWI Riau Zulmansyah Sukedang saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp di nomor 0811751XXX membantah memiliki proyek.
    "Informasi dari siapa ya? Andre memang ada di PWI Pokja Kota Pekanbaru. Kantornya di PWI Riau. Tapi rasanya wartawan tidak ada main proyek. Apalagi saya. Gak pernah main proyek bro. Hati-hati fitnah yaa." ucap Zulmansyah membantah saat ditanya awak media.
    Ketika wartawan menegaskan kembali terkait informasi bahwa proyek milik Zulmansyah bukan fitnah karena informasinya dari pengawas/mandor Proyek dilapangan bernama Andre. Lantas Zulmansyah meneruskan pesan percakapan dari seseorang yang tidak dijelaskannya.
    "Ijin bang mohon di bantu mungkin Andre salah ngomong. Tapi nggak pernah nyebut nama abang (Zulmansyah,red)" Isi percakapan Zulmansyah dari seseorang yang dikirimnya ke Wartawan.
    Aneh bin ajaib proyek tanpa merk/plank itu publik tidak mengetahui siapa tuannya dan nama perusahaan kontraktor pelaksana di lapangan serta jumlah nilai uang rakyat di alokasikan.
    Situasi semakin menarik perhatian setelah nama Zulmansyah Sukedang, mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, dikaitkan dengan proyek tersebut. Namun, Zulmansyah dengan tegas membantah keterlibatannya. "Saya tidak ada urusan dengan proyek ini
     dan saya tidak bermain proyek," jelas Zulmansyah dalam keterangannya. Ujar Zulmansyah.
    Ketiadaan papan proyek memicu spekulasi bahwa proyek ini bisa saja tidak mengikuti prosedur yang seharusnya. Sebagai peraturan umum, setiap proyek infrastruktur, terutama yang menggunakan dana publik, wajib mencantumkan informasi rinci agar masyarakat dapat mengawasi jalannya proyek. Hal ini sesuai dengan semangat keterbukaan informasi publik dan mencegah terjadinya penyimpangan anggaran.
    Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait, termasuk pemerintah kota Pekanbaru dan instansi pelaksana proyek, belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Publik berharap agar pemerintah segera mengambil tindakan dan memberikan penjelasan agar kecurigaan tidak berlarut-larut.
    Kontrol Publik dan Tanggung Jawab Pemerintah
    Kasus seperti ini memperkuat urgensi perlunya pengawasan ketat dalam setiap proyek infrastruktur. Pengamat kebijakan publik menilai bahwa ketidakjelasan seperti ini dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan membuka celah bagi praktik korupsi.
    "Transparansi dalam proyek pemerintah bukan hanya soal prosedur administratif, tapi juga bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang uangnya dipakai untuk pembangunan," ungkap seorang pengamat.
    Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pemerintah dan penjelasan yang jelas terkait proyek pembangunan parit di depan Gedung RCH Pekanbaru. Akankah kasus ini menjadi awal perbaikan sistem, atau justru menambah panjang daftar proyek-proyek tak transparan?.
    Dengan sorotan ini, diharapkan adanya klarifikasi resmi agar integritas pembangunan publik tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan.

    Penulis: Naso




     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Keakraban Terlihat di Kediaman Daeng Johan dan Desi Novita Saat Media Hadir Dalam Rangka Acara Rutin Grup Info Lalu Lintas Polda Riau
  • Polsek Tambang Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Koto Perambahan, Sita Puluhan Sabu-sabu Siap Edar
  • Saat Diperiksa Kasus Kehutanan, Pria di Kampar Kiri Ternyata Simpan 37 Butir Pil Ekstasi di Mobil
  • Rakor Akselerasi Perda Green City Perda Lingkungan Kota Pekanbaru Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Keakraban Terlihat di Kediaman Daeng Johan dan Desi Novita Saat Media Hadir Dalam Rangka Acara Rutin Grup Info Lalu Lintas Polda Riau
    03 Polsek Tambang Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Koto Perambahan, Sita Puluhan Sabu-sabu Siap Edar
    04 Saat Diperiksa Kasus Kehutanan, Pria di Kampar Kiri Ternyata Simpan 37 Butir Pil Ekstasi di Mobil
    05 Rakor Akselerasi Perda Green City Perda Lingkungan Kota Pekanbaru Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru
    06 Polres Kampar Serahkan Jembatan Merah Putih Presisi Hasil Renovasi ke Warga Pulau Jambu Kuok
    07 Wakil Bupati Bintan, Deby Maryanti Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026
    08 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Dari Desa Palas Untuk Indonesia! Berjayalah Bangsaku Majulah Desaku
    09 Semangat Dukung Swasembada Pangan, Kapolsek Kampar Turun Langsung Panen Jagung di Sendayan
    10 Dirlantas Polda Riau Tebarkan Semangat Keselamatan Berlalulintas Jelang HUT RI Ke-81
    11 Pemkab Bintan Buka Seleksi Bakal Calon Komisaris dan Direktur BUMD PT. Bintan Karya Bahari (Perseroda)
    12 Polres Dumai Laksanakan Program Jelajah Riau Untuk Rakyat (JALUR) Berikan Pelayanan Humanis Kepada Masyarakat Pesisir
    13 Polres Inhil Bersama Pemkab Inhil dan BKSDA Riau, Perkuat Sinergi Tangani Gangguan Kera Liar di Tembilahan
    14 Kapolresta Pekanbaru Pimpin Gelar Penanggulangan Karhutla Dan Banjir Bersama BPBD Kota Pekanbaru
    15 Advokat Bentrok Dengan DC di Pekanbaru, LBH SPN Desak Polda Riau Usut Dugaan Premanisme
    16 TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata Untuk Negeri
    17 Rohil Berstatus KLB Malaria, Wabup Jhony Charles Pimpin Rakor dan Tegaskan Sinergi Lintas OPD
    18 Hadiri Pemusnahan BB, DPRD Bengkalis Ajak Masyarakat Basmi Narkoba
    19 Buka Bakti Taruna 2026, Wabup Rohil Jhony Charles Minta Peserta Jadi Role Model
    20 Rayakan HUT RI ke-81, Kades Palas H. Samsari AS Siapkan Hadiah Sapi Untuk Juara 1 Lomba Kebersihan Lingkungan
    21 Bupati Roby Kurniawan Serahkan 11 Unit Sarana Penangkapan Ikan kepada Kelompok Nelayan
    22 Sentuhan Humanis Kalapas Pekanbaru Lewat Waksabi di Blok Hunian
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com