Sukses, Seminar Nasional Potensi Dan Peluang Budidaya Aren Di Lahan Gambut
Senin, 28-01-2019 - 13:17:21 WIB 👁 223203

TERKAIT:
 
  • Sukses, Seminar Nasional Potensi Dan Peluang Budidaya Aren Di Lahan Gambut
  •  

    SERGAPONLINE.COM BENGKALIS  - Kegiatan terobosan antara Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Aren Indonesia (DPD AAI) Kabupaten Bengkalis dengan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis yang menggelar Seminar Nasional Potensi dan Peluang Budidaya Aren di Lahan Gambut berjalan dengan sukses dan lancar.

    Kegiatan sehari penuh pada Sabtu, 26 Januari 2019 bertempat di lantai dua gedung lembaga yang beralamat di Jalan Pramuka Desa Air Putih ini diikuti sekitar 300an peserta yang berasal dari berbagai daerah, bukan saja dari kabupaten yang berjuluk Negeri Junjungan tapi juga luar kabupaten.

    Dari pohon Aren atau masyarakat Bengkalis biasa menyebutnya Enau (Arenga pinnata, suku Arecaceae) yang hingga kini masih memanfaatkan buahnya sebagai manisan saat Idul Fitri tiba sesungguhnya masih banyak memberikan manfaat lain dari setiap bagian pohon berakar serabut ini khususnya bagi kesehatan.

    Khasiat air nira misalnya bisa mengatasi sembelit, menurunkan demam, menjaga kesehatan tulang, melancarkan ASI, menyegarkan tubuh, mengatasi sakit perut, menghangatkan badan, mencegah osteoporosis, melancarkan pencernaan, memperkuat otot, memperkuat sel-sel dalam tubuh dan menjaga kesehatan mata.

    Sedangkan gula aren bisa untuk mengobati sakit maag, menambah tenaga, mencegah anemia, memperlancar peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kadar kolesterol tubuh, sumber antioksidan, menjaga sistem pencernaan, baik untuk yang sedang diet, mengobati sariawan, sebagai campuran ramuan tradisional, sebagai pemanis rendah kalori sehingga cocok untuk penderita diabetes, sebagai bahan dasar dan pembuatan makanan.

    Kemudian, buah kolang-kaling yang hanya dijadikan manisan, bisa memperkuat tulang karena kaya kalsium, makanan diet, obat anti radang sendi, kaya akan kandungan serat, memperlancar pencernaan serta sebagai obat anti gatal-gatal.

    Akar dari pohon aren ini pula bisa dijadikan obat kencing batu, obat ruam kulit, obat melancarkan haid, obat lemah syahwat, obat infeksi saluran kencing, obat menyembuhkan memar dan bengkak serta sebagai viagra alami.

    Bagian luar batang Aren yang merupakan kayu yang keras digunakan untuk industri meubeler. Selain itu juga untuk peralatan dapur seperti sendok, mangkok, piring, gagang sapu dan cangkul.

    Bagian dalam batang pohon Aren atau empulur yang masih muda dan belum keluar tandannya bisa dibuat sagu Aren bahan untuk membuat makanan tradisional dan mie bihun.

    Ijuk Aren pula digunakan sebagai tali setelah dipintal yang tahan dengan air asin. Bisa juga digunakan sebagai penjernih air, penangkal petir, menangkal efek radiasi elektromagnetik, sebagai atap rumah serta sebagai serat optik terbaik dan tahan banting.

    Bagian daun Aren pula digunakan untuk membuat atap rumah sederhana, untuk membungkus tembakau saat masih kuncup, untuk membungkus gula Aren, lidi aren dibuat kerajinan anyaman karena lidinya lebih alot dari lidi kelapa.

    "Sebatang Aren menghasilkan 10 liter nira perhari. Kalau dihargai sepuluh ribu rupiah maka akan menghasilkan uang seratus ribu perhari," kata Ketua DPW AAI Provinsi Riau, Warsito.

    "Paling tidak, lima puluh ribu perhari, kalau getah beghape calong baghu dapat segini," kata Ketua Umum DPH LAM Riau Kabupaten Bengkalis Datuk Seri H Sofyan Said pula yang ingin mengembalikan sebutan Bengkalis Kota Terubuk.

    Sementara, H Jon Erizal, SE, MBA anggota komisi XI DPR RI memunculkan potensi Aren melalui peribahasa di mana ada gula di situ ada semut. "Ini gula Aren dah ada, semutnya mana?" ungkap Jon Erizal seorang pengusaha memandang budidaya Aren dari segi pemasarannya pula.

    Jon Erizal menyarankan kepada pengurus asosiasi tadi agar membuat semacam laporan atau draf kerja resmi sampaikan ke Bupati Bengkalis, ke Gubernur Riau setelah dilantik pada Februari 2019 nanti. "Potensinya ada, pasarnya ada. Sebagai seorang bekas pengusaha.

    Jangan tanaman (Aren,red)-nya  melebihi nilai ekonomisnya artinya nasibnya seperti nasib kelapa sawit hari ini," sebut Jon Erizal yang setelah seminar kembali terbang ke Jakarta.

    Selain hadir pemateri Wasisto yang menyampaikan materi potensi dan peluang Provinsi Riau dalam budidaya tanaman Aren serta Jon Erizal dengan materi peluang ekonomi masyarakat berbudidaya Aren, juga hadir DR. Adhy Prayitno dari LPPM Unri membawakan materi peluang tanaman Aren sebagai tanaman konservasi lahan gambut, Rapandi Nasution petani Aren di Rambah Kabupaten Rokan Hulu tampil di sesi testimoni serta pemateri anak watan Desa Sungai Alam DR. H. M. Rizal Akbar, M.Phil menyampaikan materi tantangan sosial kemasyarakatan di era milenial.

    Semua materi terfokus pada Muhammad Isnaini atau akrab disapa Bang Pilot yang merupakan Dewan Pakar DPP AAI yang mengupas tuntas materi selama 3 jam yang masih kurang durasinya.

    Yersi Nadia Sari pelajar SMPN 3 Bantan seorang peserta seminar yang juga juara lomba menulis potensi dan peluang budidaya Aren di lahan gambut mengaku mengerti atas materi yang disampaikan pada seminar ini.

    "Untuk di wilayah Kecamatan Bantan banyak yang kurang tahu tentang potensi Aren ini. Saat saat wawancara untuk lomba menulis, nara sumbernya berada di Desa Papal dan Bantan Tengah yang sudah lansia, jadi kurang memahami dan dia bukan petani Aren tapi petani kelapa," ungkap Yersi Nadia Sari kepada Media. 

    Sesaat setelah menerima hadiah seraya menambahkan karena ada dijual  bibit Aren di Bengkalis, akan menanam Aren yang jumlahnya akan ditanyakan kepada orang tuanya terlebih dahulu.

    Ketua DPD AAI Kabupaten Bengkalis DR. Eng Mohamad Syahminan, ST,MT terlihat puas atas suksesnya acara tersebut. Kepuasan juga terlihat di wajah semua panitia, pihak LAM Riau Kabupaten Bengkalis juga bagi seorang Khoriah istri Syahminan yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Bengkalis.(f)



     
    Berita Lainnya :
  • Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
  • Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
  • Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
  • Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
  • Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
  •  
    Komentar Anda :

     
        Indeks Berita
    01 Polsek Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Desa Sendayan
    02 Ganja16 Kg Ganja Disita di Jalan Lintas Medan–Bukittinggi, Kurir Berusia 17 Tahun Diamankan
    03 Maulid Nabi 1448 H, Bupati Roby : Bukan Sekedar Peringatan, Tapi Jadikan Nabi Sebagai Teladan
    04 Sholat Istisqo dan Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sail
    05 Polres Pasaman Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Sepanjang Semester Tahun 2026
    06 Patroli RAGA Polresta Pekanbaru Intensifkan Pengamanan Dini Hari, Cegah Geng dan Aksi Anarkisme
    07 PKK dan BPBD Bintan Gandeng Kader Wujudkan Keluarga Tangguh Bencana
    08 Kecewa Atas Penetapan Tersangka Terhadap Korban Oleh Polsek Mandau, Istri Rudi Saputra Laporkan ke Mabes Propam Polri
    09 Jaga Desa Diperkuat, Kawal Program Prioritas Nasional di Kepri
    10 Sidang Pengeroyokan, Saksi Ringankan Terdakwa Si Baju Merah Diduga Ikut Memukul
    11 Ditlantas Polda Riau Edukasi Safety Riding kepada Prajurit Pomdam XIX/Tuanku Tambusai
    12 Polantas Karib Bagikan Masker kepada Pengendara & Pengguna Jalan
    13 Antisipasi Kabut Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan Masker dan Imbau Warga Manfaatkan SIGNAL
    14 Udara Pekanbaru Masih Berasap, Polantas Karib Turun ke Jalan Bagikan Ribuan Masker
    15 Pemkab Bintan Ajak Masyarakat Hadiri Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Community Centre Teluk Sebong
    16 Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Pastikan Pembinaan Berjalan Optimal
    17 Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung Bagikan Ribuan Masker Bagi Masyarakat Pengguna Lalulintas Mencegah ISPA
    18 Polres Pasaman Barat Gelar Konferensi Pers Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Nenek Kandung di Sungai Aur
    19 Polres Dumai dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai Perkuat Sinergi Melalui Kerja Sama Kampus Anti Kejahatan dan Program Green Policing
    20 Pelaku Penganiayaan Istri di Pasaman Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara
    21 Asap Tebal Selimuti Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
    22 Ditlantas Polda Riau Tinjau Kesiapan Open Traffic Tahap 2, Pastikan Akses Tol Aman bagi Pengguna Jalan
     
     
     
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © Sergaponline.com