Sungguh Tak Disangka,
Kota Kecil Bengkalis Riau Adalah Pusat Royal Family Obat Herbal Asal Negara Turki
Senin, 21-01-2019 - 16:54:15 WIB 👁 127716
SERGAPONLINE.COM KUALA LUMPUR - Sungguh tak disangka, kota kecil Bengkalis, Riau Indonesia adalah pusat Royal Family obat Herbal asal negara Turki menyebar ke seluruh Indonesia bahkan ke negara Malaysia.
Hal ini sebagaimana diakui Direktur Royal Family, Dody Arif yang lebih jauh menuturkan, "Ini satu sejarah dalam dunia marketing Indonesia yang biasanya diawali berkembang di Jakarta tapi ini unik, satu perusahaan luar negeri Turki dengan produknya Royal Kiraz berkembang di kota kecil, Bengkalis. Dalam setahun ini (2018,red), omsetnya bernilai miliaran rupiah," ungkap Dody Arif kepada media, Ahad (20/1/2019) saat berada di salah satu hotel di Kuala Lumpur.
Agar keberhasilan mengobati berbagai macam penyakit ini bisa dibagikan kepada masyarakat luas di mana saja, maka Dody Arif menggelar pelatihan perdana yang pesertanya berasal dari berbagai daerah dan negara. "Ada yang berasal dari Surabaya, Kendari, Pekanbaru, Medan, Turki tapi kebanyakannya berasal dari Bengkalis mengikuti pelatihan pertama Royal Family dengan produksi Royal Kiras dan Launching Royal Nar hari ini," pungkasnya.
Royal Family sebut Dody Arif ini memberikan manfa'at untuk kesehatan, "Siapa yang tidak mau sehat. Banyak orang yang sudah menyerah tak ada jalan lain untuk mencari alternatif pengobatan di samping obat-obat dari dokter, mereka lari ke herbal. Herbal (Royal Kiraz dan Royal Nar,red) ini fungsinya untuk berbagai macam penyakit khususnya ketidakseimbangan hormon bagi orang-orang yang tidak harmonis dalam rumah tangganya," tambah Dody Arif.
Masih kata Dody Arif, berbagai macam penyakit berat sudah sembuh. "Kanker otak, ada stroke, bahkan Faizal seorang peserta pelatihan ini dari Pekanbaruberlobang kakinya karena penyakit diabetes dengan minum Royal kiraz Alhamdulillah sembuh
Khusus kepada pemuda Bengkalis, Dody Arif melihat memiliki semangat yang sangat tinggi. "Yakin, dulunya saya buat konvensional saja sekarang telah sukses bahkan beberapa pemuda Bengkalis baru saja mengunjungi negara Turki.
Apalagi pulang dari pelatihan tahun 2019 ini akan ramai lagi orang yang akan berangkat ke negara Turki yang berasal dari Bengkalis. Salah satunya adalah Muhammad Faizal, pemuda Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan yang saat berita ini ditulis, tengah sibuk untuk kelanjutan pelatihan setelah makan siang pada Ahad ini.
"Saya menderita diabetes kronis, kaki kanan saya yang hampir saja diamputasi. 2014 saya sakit diabetes, 2016 saya habiskan Royal Kiras sebanyak 5 kaleng, saya mulai membaik. Membaiknya luka kaki saya mulai mengering sehingga bolong tertutup habis. Sekarang baiknya luar biasa. Alhamdulillah semua makanan yang dulunya pantang sekarang tidak lagi," ungkap Farizal.
Sembuhnya penyakit ini menurut Farizal tidak ada mimpi. Semuanya adalah mukjizat Allah dan sekarang menyuruh saya bantu orang lain lagi agar sembuh dari penyakit. Saya kenal dengan Royal Kiras setelah bertemu dengan Pak Dody Arif di kota Pekanbaru yang awalnya hanya berkenalan di online saja. Sekarang Saya hanya menjual produk Royal Kiras, tidak ada menjual produk-produk yang lain," kata Afrizal penuh syukur yang mengantarkan Muhammad Efendi asal Desa Pambang yang saat ini mahasiswa managemen dakwah UIN Suska Riau sebagai Vice President dengan total belanja sekitar 154 juta rupiah.
Direktur Royal Family, Dody Arif bersama Muhammad Faizal, pemuda Desa Pambang Pesisir, Kecamatan Bantan di salah satu hotel di Kuala Lumpur.(f)
Komentar Anda :